Membuat Playdough Sendiri Di Rumah

Hingga usia 2 tahun, Diana belum pernah mainan playdough. Beberapa hari lalu, iseng saya coba membuat playdough sendiri saat malam hari belom tidur-tidur juga. Toh, bahannya semua ada. Daripada beli yang harganya mahal (seperti Play Doh) mendingan kalau bisa bikin sendiri yang harganya murah, kenapa enggak?

Cari bacaan di beberapa situs, kok pakai air es ya, bikinnya? Waduh, saya nggak biasa minum air es, jadi di kulkas nggak ada air dingin. Mau bikin air es dulu kok males nunggunya, berarti harus besok, dong? Ah, hajar aja deh, pakai air biasa. Continue reading →

Batita Belajar Mewarnai Begini Jadinya

Kalau tembok kamar sih, jangan ditanya gimana penampakannya. Sejak umur setahun lebih dikit atau hampir setahun setengah, kali ya, waktu bisa memegang pensil dengan benar, Diana sudah memulai petualangannya menggambar di tembok kamar. Kebetulan saya punya stok pulpen dan krayon yang lumayan banyak dan belum terpakai sejak Diana masih bayi.

Lama-lama tembok makin penuh coretan, dan ‘tantangan’ buat nyoretinnya semakin berkurang. Yang diincer sekarang tembok di ruang tengah. Udah mulai sekali dua kali saya nggak perhatian ke Diana, tau-tau udah berwarna-warni aja temboknya. Continue reading →

Panggilan Mama dan Bapak Dari Diana

Naik empik abung-abung. Naik empik abung-abung.” ucap seorang bocah yang baru belajar ngomong, sambil jari telunjuknya mengacung ke atas. Itu terjadi lebih dari tiga puluh tahun lalu, dan saya selalu tertawa ketika cerita itu diulang-ulang oleh mama saya. Ada yang tahu terjemahannya dari kalimat di atas? :lol: :lol:Manuk emprit mabur-mabur. Manuk emprit mabur-mabur.” begitulah kata saya. ;-) Continue reading →

Page 1 of 9712345...102030...Last »