17 Bulan Kini Usiamu, Diana

Sudah jarang ya, saya nulis secara khusus perkembangan Diana berdasarkan usianya. Huh, dasar emak malas. Padahal ya nggak terlalu sibuk juga. Biasa-biasa aja, palingan kerjaan nulis doang, hehe…

Bayi saya hari ini sudah 17 bulan. Makin gedhe, makin butuh kesabaran ekstra buat emak dan bapaknya mendampingi tiap hari. Makin banyak kepintaran, makin merasa ‘repot’ buat yang tua.

Yang paling nyebelin kalau udah berusaha naik tangga sendiri mau ke lantai dua. Kalau sudah terlanjur sampai tengah, dan dia tahu orang tuanya mendekat, malah jadi kesenengan campur ketakutan kalau mau dipegang, eh, bocahnya malah berusaha mundur turun sendiri. Jadinya pernah juga sih sekali jatoh dari pijakan tangga nomer dua dari bawah. Duh. Continue reading “17 Bulan Kini Usiamu, Diana”

Bayi 15 Bulan Mulai Menunjukkan Rasa Cemburu Dan Bersaing

Saya sudah menulis kalau Diana memang agak lambat dalam mengucapkan kata-kata. Sudah berumur 15 bulan, tetapi belum mampu secara spesifik memanggil “mama” dan “papa” kepada orangtuanya, meskipun saat menggumam, dia sudah mampu mengucapkan beberapa kata seperti nenenenenen, mamamama, papapapa dan lain sebagainya.

Ya sudahlahya, nggak apa-apa bayi 15 bulan belum bisa bicara. Saya yakin sebentar lagi sih bakalan bisa. Toh, saya secara rutin mengajarinya berbicara terus menerus.

Nah, yang mau saya ceritain di tulisan ini, adalah soal cemburu dan rasa bersaingnya yang sudah mulai kelihatan di usia 15 bulan ini. Cemburu pertama adalah kalau mamanya digodain mau diambil. Jangankan diambil orang lain, diambil sama papanya aja Diana juga bakalan nangis.

Deeeekkk, mamanya diambil yaa…”
Hayooo, mama ambil ya, mama ambil ya…”

Udah deh, bakalan nangis gulung-gulung Diananya.

Satu lagi, adalah rasa bersaingnya alias nggak mau kalah. Kalau ada kakak-kakaknya (anak tetangga yang berumur lebih tua, sekitar 2,5 atau 3 tahun) yang lagi main, Diana bakalan ngikutin. Ini mungkin karena bayi itu punya insting buat meniru gitu kali ya…

Saat ada kakaknya jongkok, Diana bakalan deketin dan ikut-ikutan jongkok. Nanti kakaknya duduk di atas kursi, pengennya dia juga ngikutin duduk. Pokoknya nggak mau kalah, deh. Kayak udah gede aja, padahal jalan sendiri aja masih suka nyusruk-nyusruk, hehehehe…

Soal makan, udah mulai membaik. Yang kemarin-kemarin sempat nggak mau makan sama sekali, minggu ini makannya lahap bener. Pakai sayur sop kuah dan wortel doang udah gembul. Sorenya, masih pakai kuah yang sama ditambah ayam rebus juga habis banyak. Oiya, Diana juga hobi makan krupuk. Hayah, masih bayi 15 bulan udah seneng gorengan aja ini anak!

Minum air putihnya sekali minum juga bisa habis setengah gelas lebih. Nenennya juga masih kuat bener, sampai-sampai emaknya kalau tengah malam kelaperan dan bisa bangun jam 2 malam buat makan lagi. Dan hal pertama yang dicari saat emaknya bangun adalah roti buat dikemil, karena semalaman nyusuin Diana itu bikin laper setengah mati. 😆

Hahahaha, ini mau nyeritain cemburu dan rasa bersaing pada bayi kok ngelantur ke acara laper setelah nenenin bayi. :mrgreen: Udah, ah. Kalau nulisnya banyak ngelantur gini tandanya lagi nggak mood ngeblog. Ketemu lagi di postingan selanjutnya aja ya, teman-teman.