Clodi Dedek Diana Nggak Kering

Clodi Dedek Diana

Pengen ngamuk-ngamuk, tapi energi saya sudah nggak ada. Badan sudah capek, nggak perlu ditambah lagi dengan energi negatif yang nggak perlu. Setelah sekian lama memakaikan clodi untuk dedek Diana, akhirnya kemarin saya membeli popok sekali pakai alias disposable diaper.

Musim hujan menjadikan insert clodi dedek Diana nggak kering-kering. Berhubung jemuran saya memang tidak bisa terkena sinar matahari secara langsung karena hanya di teras kamar yang ada di lantai dua dan tertutup, menjadikan insert yang diangin-anginkan nggak kering. Continue reading “Clodi Dedek Diana Nggak Kering”

Pengen Pakai Clodi Untuk Bayi Nanti

Mungkin agak lebay jika saya menyebut telah membaca beratus-ratus tulisan tentang clodi [cloth diaper]. Dan saya mulai teracuni untuk menggunakannya pada bayi saya nanti. Dua alasan terbesarnya adalah untuk kesehatan dan penghematan pengeluaran.

Untuk alasan kesehatan, popok sekali pakai [disposable diaper] mengandung bahan kimia, bisa menimbulkan iritasi pada kulit bayi, dan sangat tak ramah lingkungan karena menghasilkan sampah yang sulit terurai dalam jumlah besar.

Untuk alasan penghematan pengeluaran, jika dihitung-hitung, pemakaian clodi akan sangat murah pada akhirnya bila dibandingkan dengan popok sekali pakai. Hanya saja, untuk investasi awalnya memang jauh lebih mahal dibandingkan membeli disposable diaper. Tak apalah, harus mulai menabung untuk membeli clodi [lokal maupun impor] mulai saat ini.

Mungkin untuk satu bulan awal saya masih akan menggunakan popok kain, karena membaca dari berbagai blog disebutkan bahwa ukuran clodi ini akan terlihat kebesaran pada badan bayi. Kasihan bayinya kalau “tenggelam” di dalam clodi. Jadi saya memang sudah akan merencanakan untuk tidak banyak membeli popok kain. Syukur-syukur nanti ada yang ngasih hadiah, hehehe…

Harga clodi lokal yang paling murah adalah Rp. 75.000,- hingga Rp. 100.000,- Asumsikan saja kita membutuhkan 20 buah clodi agar proses mencucinya tidak perlu terburu-buru, cukup satu kali sehari, maka dana yang harus disiapkan adalah berkisar Rp. 1.500.000,- hingga Rp. 2.000.000,- Pemakaian clodi bisa sampai bayi berumur 2 tahun. Dan dapat digunakan untuk si adik kelak.

Bandingkan jika menggunakan popok sekali pakai dengan harga rata-rata satuannya Rp. 1.500,- dan kita membutuhkan 4 sampai dengan 6 buah popok dalam satu hari. Harga yang harus dibayar dalam jangka waktu satu tahun menjadi Rp. 2.160.000,- hingga Rp. 3.240.000,-

Trus, apa saja merk clodi lokal dan import? Dan berapa harganya dari yang murah sampai yang mahal?

Berikut saya coba tuliskan beberapa yang saya tahu. Tidak saya urutkan berdasarkan harga dan kualitasnya, hanya saya coba menuliskan yang saya tahu. Catat ya, saya bukan penjual clodi, jadi harga yang tercantum itu hasil saya nyari. Soalnya seringkali yang bukan blogger mengira kalau saya jualan. :lol

  • Itti Bitty harganya sekitar $27. Mahal atau murah? 😆
  • Rumparooz harganya Rp. 275.000,-
  • Grobaby harganya Rp. 275.000,-
  • Blueberry Minky harga Rp. 355.000,- Mahal ya.. :mrgreen:
  • Blueberry Deluxe harga Rp. 315.000,-
  • Bumbee harga Rp. 98.000,-
  • GG One Size Pocket harga Rp. 74.000,-
  • GG Lil G harganya Rp. 64.000,-
  • Fuzzy Bunz harganya Rp. 260.000,-
  • Cluebebe Pocket Petite harga Rp. 75.000,-
  • Cluebebe Large harganya Rp. 90.000,-
  • Bum Genus harganya Rp.260.000,-
  • Pempem harganya Rp. 67.000,-
  • Smart Nappy harga Rp. 270.000,-

Pokoknya udah mantap banget deh bakalan pakek clodi buat si bayi nanti. Nabung dulu deh. 😳