Stimulasi Anak Sejak Dini Agar Siap Cerdaskan Bangsa

Meskipun saya bekerja kantoran berangkat pagi pulang sore, saya masih tetap berusaha memberikan stimulasi buat Diana. Karena saya tahu, saat anak berusia 2 tahun, sirkuit otaknya sudah terbentuk 80% dan akan mencapai 90-95% saat nanti berusia 6 tahun. Makanya, saya berusaha memaksimalkan kemampuan otaknya dengan memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan umurnya saat anak masih pada periode sensitifnya.

Seperti apa contohnya?

Diana Membaca Buku

Berusaha menanamkan cinta membaca buku –meski mamanya tidak begitu, hahaha. Ya jelas saja anaknya juga masih agak susah diarahinnya. Sudah saya belikan buku-buku, tapi yang menarik buat Diana adalah yang isinya bergambar tokoh-tokoh Disney, yang biasa dilihatnya di Youtube. Salah satu buku kesukaan Diana adalah Disney’s Family Story Collection Vol. 2.

Percayalah, foto di atas itu gaya-gayaannya Diana aja baca buku. Padahal cuma lihat-lihat gambarnya doang, kayak serius amat, hehehe. Tapi ya udah lumayan mau pegang buku kan?

Three Part Card Versi Isnuansa
Three Part Card buatan Trillium Montessori (kiri), vs buatan saya (kanan).

Kalau untuk stimulasinya sendiri, ada berbagai macam yang saya coba berikan untuk Diana. Beberapa contoh permainan yang bisa menstimulasi kecerdasan anak pernah saya tulis di sini. Dan sampai sekarang, saya masih berusaha mengalokasikan waktu untuk membuat sendiri alat-alat peraga untuk belajar sambil bermain yang bisa dipakai Diana di rumah. Beberapa memang saya ambil dari website-website yang menyediakannya secara gratis, tetapi karena bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris, belakangan saya mencoba membuatnya sendiri dalam Bahasa Indonesia.

Berhubung kemampuan teknis terbatas, jadi saya hanya menggunakan program Microsoft Excel saja. Saya cari gambar-gambar di Google, menyimpannya, lalu memakainya untuk membuat three part card (sebutan untuk materi belajar seperti terlihat pada gambar di atas). Meski belum puas dengan hasil buatan saya, saya sudah bangga, bisa menyediakan alat stimulasi untuk anak saya di usia pra-sekolahnya.

Tidak Cukup Nutrisi Saja

Lalu, apakah anak bisa menjadi cerdas hanya karena peran stimulasi saja? Tentu enggak ya. Karena dibutuhkan peran sinergis antara pemberian nutrisi anak yang tepat dan stimulasi yang optimal. “Karena otak dan daya tahan tubuh saling bergantung dan bekerja timbal balik, maka pemberian stimulasi menjadi sama pentingnya dengan nutrisi, terutama selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) Si Kecil,” jelas DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K), Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUD Dr. Soetomo / FK Unair Surabaya.

Moricare+ Prodiges

Di sinilah peran MORICARE+ PRODIGES yang saya berikan untuk Diana. Sinergi antara nutrisi dan stimulasi anak. Nutrisi melalui Morinaga Chill School dan Morinaga Chil-Go, stimulasi saya berikan dengan bantuan dari modul stimulasi digital Morinaga Multiple Intelligence Play Plan. Kalau ada Bunda yang mau menstimulasi Multiple Intelligence anak, bisa langsung meluncur ke website tersebut.

Perlu banget ini berterima kasih pada Kalbe Nutritionals karena tahun 2015 lalu mulai meluncurkan MoriCare+ Prodiges untuk mendukung pengembangan anak-anak Indonesia, agar potensinya makin terasah menjadi Generasi Platinum, siap menghadapi masa depan karena bekal fisiknya sehat dan kecerdasan intelektual, spiritual dan emosinya mantap.

Gerakan #SIAPCERDASKANBANGSA

Beberapa video dari permainan yang saya lakukan bersama Diana, saya upload di Youtube dan selanjutnya saya tuliskan di blog saya ini. Beberapa ada juga yang saya bagi di Instagram. Tujuannya, meskipun mungkin hanya butiran debu, bisa menginspirasi orang tua terutama Bunda yang memiliki si Kecil dalam masa periode emas 1000 hari kehidupannya.

Mungkin ada sebagian yang masih fokus hanya pada memaksimalkan pemberian nutrisinya saja, tetapi masih abai pada stimulasinya. 

Tentunya saya mendukung program Morinaga yang merupakan kelanjutan dari peluncuran MoriCare+ Prodiges, yaitu Gerakan #SiapCerdaskanBangsa melalui www.siapcerdaskan.com.

Siap Cerdaskan
Di website Siap Cerdaskan, banyak sekali edukasi untuk orangtua, bahwasannya kualitas jangka panjang seorang manusia ditentukan oleh berbagai kejadian penting selama periode 1000 hari pertama kehidupan. Semua informasi mengenai pentingnya nutrisi dan stimulasi anak pada 1000 Hari pertama Kehidupan (1000 HPK) bisa diakses melalui modul digital Siap Cerdaskan. Setiap klik atau kunjungan ke website tersebut selama April s/d Juni 2016, akan dikonversi ke dalam nilai rupiah dan didonasikan untuk rehabilitasi sekolah di daerah lewat Yayasan ASA (Act, Serve, Aspire).

Salah satu informasi penting yang bisa diakses di Siap Cerdaskan adalah kesimpulan para ahli kedokteran anak menunjukkan bahwa terdapat 3 rentang periode penting untuk membentuk generasi anak yang berkualitas, yaitu:

Siap Cerdaskan

Periode Janin dalam kandungan (konsepsi sampai dengan lahir): 280 hari

Siap Cerdaskan

Periode lahir sampai dengan usia 6 bulan: 180 hari

Morinaga Moricare Prodiges

Periode usia 6 bulan sampai dua tahun: 540 hari

Dengan berbagai peristiwa tersebut,masa 1000 hari pertama kehidupan anak akan menjadi “jendela kesempatan” (window of opportunity) yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Bila kesempatan ini dipergunakan dengan baik, maka inilah periode terbaik untuk membentuk anak yang berkualitas.

Gerakan 1000 Hadiah Pertama

Hadiah saya buat Diana berupa buku dan mainan itu bisa dibilang lumayan banyak, tetapi nggak ada yang mahal-mahal, hehehe. Soal mainan ini yang suka agak nggak kompak antara saya dan bapaknya Diana. Saya suka beliin, sebaliknya papanya bilang, anak jangan terlalu banyak dibeliin mainan yang akhirnya cuma ditumpuk dan menuh-menuhin rumah aja. Rumah mini kayak rumah kami emang susah kalau kebanyakan barang.

Tapi pas lah, sekarang ini Morinaga ngadain Gerakan 1000 Hadiah Pertama, di mana kita bisa mendonasikan buku dan mainan untuk anak-anak yang masih layak pakai. Donasi bisa diberikan ke booth Morinaga dalam acara Morinaga Parenting Seminar RoadshowSiap Cerdaskan Si Kecil“. Lokasinya di:

  • 2 April 2016 di The Kasablanka, Jakarta
  • 21 Mei 2016 di The Trans Luxury Hotel, Bandung
  • 6 Agustus 2016 di Dyandra Convention Center, Surabaya

Morinaga Parenting Seminar Roadshow: SIAP CERDASKAN SI KECIL

Ada yang mau ikutan bareng saya upgrade ilmu tentang parenting? Hari Sabtu nanti, 2 April 2016 mulai jam 08.00 sampai dengan 15.00 wib di Kota Kasablanka Mal lantai 3, saya bakalan ikut acara Morinaga Parenting Seminar Roadshow, Siap Cerdaskan Si Kecil. Materinya tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Anak yang dibawakan oleh para ahlinya, yaitu: DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) – Dokter Ahli Tumbuh Kembang Anak dan DR. Dr. Anang Endaryanto SpA(K) – Dokter Ahli Alergi – Imunologi Anak bertema: Optimalkan Perkembangan Otak dan Daya Tahan Tubuh, Penentu Kecerdasan Majemuk Si Kecil.

Ada juga materi dari psikolog, Dr. Rose Mini A.P. M.Psi, tentang Kiat Pola Asuh Anak: Kenali Kecerdasannya Sejak Dini, Wujudkan Multitalentanya. Biaya pendaftarannya murah bingits, cuman seratus ribu rupiah, udah bisa dapetin ilmunya, dapet lunch, snack, goodie bag dan sertifikat. Ada door-prize iPad mini jugak! Yuk, ikutan.

Jangan lupa untuk update semua info tentang parenting seminar di www.siapcerdaskan.com, juga lewat sosial media Morinaga: Facebook: Morinaga Platinum, Twitter: @morinagaid dan Instagram: @MorinagaPlatinum

Tulisan ini sudah 1,402 kali dibaca

3 thoughts on “Stimulasi Anak Sejak Dini Agar Siap Cerdaskan Bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *