Mengenalkan Siklus Hidup Hewan

Siklus Hidup Ayam

Sebagai penikmat film Ipin Upin, Diana sedikit banyak tentu terpengaruh dengan isi film tersebut. Salah satunya adalah gemar makan ayam goreng, terutama bagian paha. *sedaaapnye* Kalau diberi makan dengan sayur sop berkuah banyak dan sepotong ayam goreng paha, pastilah makan Diana bertambah lahap. Tak jarang, kalau sudah lama tidak dikasih ayam goreng paha, Diana minta dibuatkan ayam goreng.

Kalau pas lagi main di taman, Diana juga suka lihat ayam. Pemiliknya adalah rumah yang di samping taman. Diana suka jongkok memperhatikan ayam-ayam yang ada di kandang.

Kemarin saya mencari beberapa printable siklus hidup hewan. Nggak cuma ayam, tetapi juga ada kupu-kupu, kura-kura dan juga kodok. Sekalian saja, biar Diana tahu, bahwa hewan-hewan itu harus melalui beberapa tahap sebelum menjadi yang seperti sekarang.

Kategori Umur:
4-6 Tahun
Kategori Kecerdasan Majemuk:
Kecerdasan Logika Matematik, Kecerdasan Naturalis

Tujuan Pencapaian:

  • Menyelesaikan suatu permasalahan
  • Mengenalkan siklus hidup hewan

Alat dan Bahan:

  • Berbagai macam printable siklus hidup hewan.

Siklus Hidup Kodok

Siklus Hidup Kupu-kupu

Siklus Hidup Kura-kura

Dari berbagai siklus hidup hewan yang saya coba jelaskan, Diana paling tertarik dengan dua siklus hidup yaitu ayam dan kura-kura. Memang dua hewan itulah yang sudah dikenal dengan baik oleh Diana. Ayam dari film Ipin Upin, dan Kura-kura dari kisah hidup Sammy sang petualang lautan. Sedangkan dua hewan yang lain, kupu-kupu dan kodok, Diana tidak begitu tertarik.

Masih PR buat saya mengenalkan dua hewan yang belum dikenal Diana. Mungkin nanti saya akan ajak ke Museum Kupu-kupu kalau ada dananya sekalian ke Bantimurung kali, ya? Hehehe..

Saya mencari online shop via Instagram yang menjual miniatur siklus hidup hewan ini di Indonesia belum ada. Padahal beberapa mama di luar negeri sana (saya lihat di Australia), ada lho yang meng-upload gambar-gambar yang menceritakan miniatur siklus hidup hewan ini.

Pengen deh bikin DIY-nya, nyar-nyari dulu bahan-bahannya, karena sebagian belum ada di rumah. Benang-benangan saya belum punya stoknya, itu bahan buat bikin kepompong. Minifigure kura-kura juga belum punya. Harus punya beberapa ukuran kan ya, untuk menjelaskan kura-kura yang masih kecil hingga dewasa. Atau, mungkin juga bisa dibuat dari lilin play dough kali, ya? Lihat nanti deh.

Ide untuk mengenalkan siklus hidup hewan ini saya dapat dari mana lagi kalau bukan dari website Morinaga MI Play Plan? Di web itu semua ide-ide menstimulasi kecerdasan anak bisa dicari, dan kemudian dipraktikkan dengan cara bermain bersama anak. Belajar jadi menyenangkan, kan?

Tulisan ini sudah 931 kali dibaca

2 thoughts on “Mengenalkan Siklus Hidup Hewan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *