Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah?

Sewaktu kecil ada satu hal yang saya ingat, sebelum berangkat sekolah saya selalu sarapan nasi dengan kecap dan telor  ceplok. Plus krupuk. Sepertinya nggak ada menu lain yang bisa saya ingat. Setiap hari itu saja yang disiapkan mama sebelum saya berangkat sekolah. HAHAHAHA.

Begitu beranjak agak lebih besar, menu berganti menjadi nasi putih ditambah dengan sepotong tempe goreng. Dasar cucu anak penjual tempe. Jadi sarapannya ya selalu sama: tempe goreng. HIHIHI. 

Nah, sekarang Diana gimana? Apakah dia sarapan sebelum berangkat ke sekolah? Jawabannya: SERINGKALI TIDAK. Jarang dia mau makan di bawah jam sepuluh pagi. Termasuk tahan lapar juga dia, kalo emaknya malah sehari harus makan nasi tiga kali. TERTIB. Kalo enggak bisa cranky emaknya.

Trus, berangkat enggak sarapan, kuat dia? Ya kuat-kuat aja sih. Diana kalau laper bakalan ngomong kok, minta makan. Termasuk kalau pagi dia bangun tidur dan merasa lapar, dia bakalan bilang minta sarapan. Tapi kalau nggak minta, palingan dikasih makan ya habis tiga sampai 5 suap aja makannya.

Ke sekolah meskipun hanya belajar selama 2 jam, saya selalu siapkan bekal. Jadi tidak pernah jajan di sekolah. Untuk hal satu ini, mungkin diomongin juga sama macan ternak di sekolah, karena Diana tak pernah sekalipun jajan.

Nah, biasanya kekepoan berlanjut, kalau nggak sarapan di rumah, pas di sekolah berarti bekalnya selalu habis, dong?

NGGAK.. Tenang aja. Bekalnya nggak selalu habis juga. Tapi saya juga nggak pernah nunjukin kecewa yang berlebihan kalau bekalnya nggak dihabisin, karena sampai rumah pasti bakalan langsung disikat habis juga semua sama Diana. Cuma masalah waktu yang nggak cukup aja buat makan semuanya di sekolah. Tapi kalau sampai habis makannya di sekolah, Diana pun pasti juga bangga sama dirinya dan laporan ke emaknya kalau bekalnya habis.

Soal makan, Diana emang bisa dibilang gampang. Hampir semuanya dia mau dan doyan. Malah emaknya aja yang nggak bisa masakin. Sayur mbayung (daun kacang panjang ya? CMIIW) aja dimasakin sama simbahnya dia doyan. Top, kan?

Tulisan ini sudah 1,252 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *