Sampaikan PESAN, Ayo Sarapan!

Seperti apakah menu sarapan teman-teman? Kalau saya biasanya seperti ini:

Saya pikir sudah benar. Yang namanya sarapan, ya seadanya saja. Yang penting sarapan, daripada tidak sama sekali. Jadilah sepiring nasi, satu potong ayam dan segelas teh hangat manis menjadi menu sarapan.

Ternyata masih kurang tepat kalau menu sarapan kita seperti itu. Saya baru tahu setelah menghadiri PESAN (Pekan Sarapan Nasional), Kamis 14 Februari 2013 lalu di gerai Carrefour Lebak Bulus. Pekan Sarapan Nasional sendiri setiap tahunnya diselenggarakan dari tanggal 14 hingga 20 Februari.

Dari Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS, saya jadi tahu pentingnya sarapan bergizi dan memahami bahwa sarapan merupakan kegiatan terpenting sebelum memulai beraktifitas. Jadilah menu sarapan saya berubah menjadi seperti ini:

Atau, kalau lagi bosan makan nasi, bisa diganti dengan Sereal Sarapan Nestlé yang lezat:

Apa itu PESAN?

Pekan Sarapan Nasional, disingkat PESAN, dideklarasikan oleh empat organisasi profesi ahli gizi dan pangan Indonesia, yaitu PERGIZI PANGAN Indonesia, PERSAGI, PDGMI, dan PDGKI, pada 8 Januari 2013 lalu sebagai momentum berkala setiap tahun yang bertujuan memberikan informasi, mengajak dan mendorong masyarakat agar menerapkan kebiasaan sarapan bergizi seimbang setiap hari dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih produktif.

PESAN didukung oleh Nestlé dan Carrefour. Nestlé membagikan dua juta mangkuk Sereal Sarapan Nestlé di 40 kota Indonesia hingga akhir tahun 2013 dan secara simbolis dibagikan kepada 20 murid Sekolah Dasar di gerai Carrefour Lebak Bulus, Jakarta.

Dari dua juta mangkuk Sereal Sarapan Nestlé tersebut, sekitar 50 ribu dibagikan melalui lima gerai Carrefour di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar dan Medan mulai 14 hingga 20 Februari.

Apa pentingnya sarapan?

Dari website Sahabat Nestlé saya kutip 10 Manfaat Sarapan antara lain:

Memenuhi Kecukupan Asupan Gizi.
Sarapan ibarat mengisi bensin bagi mobil. Ia akan memberikan tenaga, sumber gizi yang akan dipakai untuk beraktifitas. Sekurangnya 25% dari kebutuhan gizi akan didapat saat sarapan. Dengan mengabaikan sarapan, energi dan asupan gizi esensial yang mestinya didapat saat sarapan akan sulit digantikan pada makan siang dan makan malam.

Asupan Vitamin dan Mineral lebih baik.
Riset membuktikan anak yang sarapan dengan sereal, asupan vitaminnya lebih baik dibanding anak yang tidak sarapan. Evaluasi terhadap 5000 anak sekolah di Prancis menunjukkan bahwa anak yang teratur sarapan makan sereal, asupan kalsiumnya lebih tinggi.

Lebih Sehat.
Sarapan sereal diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi asupan gizi. Konsumsi sarapan sereal dengan susu menambah nilai gizi dan lebih disukai anak. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Smith dan Rees, 2002; sarapan dapat mengurangi kejadian dan tingkat keparahan infeksi saluran nafas atas (batuk dan pilek).

Aktifitas Fisik dan Produktifitas lebih Optimal.
Terpenuhinya kecukupan energi oleh sarapan, membuat tenaga fisik dan otak untuk aktifitas berjalan lancar dan berproduktifitas optimal.

Meningkatkan Daya Ingat dan Prestasi.
Berbagai penelitian menunjukkan sarapan dapat memperbaiki konsentrasi sehingga dapat meningkatkan daya ingat khususnya short term memory. Pada anak, pemberian sarapan terbukti dapat meningkatkan kelancaran berbicara/bercerita dan nilai pelajaran matematika lebih tinggi. Disamping itu, sarapan juga meningkatkan kecepatan merespon dan ketelitian bekerja.

Memberi Mood yang Baik.
Sarapan rutin sereal juga mengurangi tingkat depresi dan meningkatkan positif mood (Smith, clark, Gallagehre, 1999).

Mengurangi Stress.
Menurut Smith 2002, sarapan sereal dengan teratur dapat mengurangi produksi kortisol. Kortisol dikatakan sebagai “the stress hormone” karena selalu disekresi berlebih saat tubuh mengalami stress. Orang yang mengonsumsi sarapan sereal setiap hari lebih rendah emosional stressnya dan ketahanan terhadap strees lebih baik dibandingkan lainnya.

Membentuk Pola Makan yang Baik.
Secara fisiologis, kita dianjurkan untuk makan 3 kali sehari dengan 2 kali makan selingan diantaranya (jam 10.00 dan jam 15.00). Ini sesuai dengan irama tubuh kita dimana setiap 2-3 jam gula darah akan mengalami penurunan. Tubuh akan memberi tanda rasa lapar yang menunjukkan waktunya untuk mendapatkan asupan energi. Pemberian sarapan yang rutin akan membentuk pola makan yang baik.

Mencegah rakus.
Jika tidak sarapan, maka gula darah ditubuh sangat rendah. Ini akan menimbulkan rasa lapar dan keinginan untuk makan. Orang yang mengabaikan sarapan biasanya akan lebih rakus saat makan siang dan memiliki rata-rata BMI (Body Mass Index) lebih tinggi dibanding orang yang senatiasa sarapan. Tambahan lagi, orang yang terbiasa sarapan dengan sereal , BMI nya lebih rendah dibanding orang yang biasa sarapan tinggi lemak.

Menciptakan Kebersamaan keluarga.
Di kota kota besar dimana kemacetan lalu lintas sering terjadi, makan siang dan malam bersama keluarga adalah suatu hal yang langka dilakukan setiap hari. Sarapan bersama di saat semua anggota keluarga belum pergi beraktifitas adalah hal yang paling mungkin untuk dilakukan. Karenanya buatlah sarapan untuk menciptakan kebersamaan dan kehangatan keluarga.

Seperti apa sarapan yang benar?

Yang paling penting dari sarapan itu adalah nilai gizi penting tercukupi, bukan harus dengan menu yang mewah, bukan berarti pula bisa seadanya. Gizi yang harus dipenuhi pada saat sarapan adalah karbohidrat, protein, mineral, vitamin, lemak, air dan serat. Dari total kebutuhan harian, seyogyanya dicukupi 15-30% pada saat kita sarapan.

Menu sederhana sarapan contohnya adalah nasi goreng dengan telur ceplok dan irisan tomat atau mentimun, dan minuman. Bagaimana dengan anggapan bahwa mengkonsumsi buah-buahan saja atau minum teh manis saja itu sudah sebagai sarapan? Itu adalah anggapan yang keliru, karena sarapan adalah salah satu syarat pilar gizi seimbang.

Hmmm, memang sih, membiasakan diri untuk sarapan yang benar adalah sebuah tantangan yang sangat berat.

Apalagi untuk orang tua yang sudah memiliki anak. Kesulitan yang mungkin dihadapi antara lain membangunkan anak dari tidurnya dan mengajaknya sarapan pagi, mengajak anak untuk menghabiskan sarapannya dan anak sering kali beralasan akan terlambat tiba tepat waktu di sekolah.

Pesan dari PESAN

“Melalui Pekan Sarapan Nasional atau PESAN ini kami berharap akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang memahami pentingnya sarapan bergizi, terutama anak-anak usia sekolah, sehingga dapat meningkatkan kualitas anak Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih berprestasi.” ujar Country Business Manager Nestlé Breakfast Cereal, Nestlé Indonesia, Jose Oscar Yu.

“Kami merasa bangga dapat mendukung peringatan PESAN tahun ini dan menjadi bagian dalam memberikan edukasi mengenai sarapan yang sehat dan praktis. Kami berharap para pelanggan yang berbelanja di Carrefour dapat kembali ke rumah dengan memperoleh pengetahuan tentang sarapan sehat yang dapat memenuhi gizi yang baik,” ujar Bapak Adji Srihandoyo selaku Corporate Affairs Director Carrefour.

Sudahkah teman-teman sarapan pagi ini?

Related Post

Tulisan ini sudah 3,539 kali dibaca

6 comments on “Sampaikan PESAN, Ayo Sarapan!

  1. Wuiihhh mantappp…..nice post. Sarapan adalah sumber utama bagi tubuh untuk mendapatkan energi 🙂

  2. Sarapan Yuk !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

12,580 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>