Saat Bayi Belajar Jalan

Banyak yang khawatir saat bayi 15 bulan belum bisa jalan. Untungnya, Diana sudah bisa saat umurnya 13 bulan. Hanya ngomongnya aja yang masih males-malesan sampai sekarang. Karena setiap bayi itu unik, ya sudah, saya perhatikan saja tumbuh kembangnya. Kalau sudah saatnya harus waspada, baru saya perlu khawatir, tetapi kalau masih merasa baik-baik saja dan belum ada keanehan berarti, saya tak perlu was-was yang berlebihan kan ya?

Ini sedikit gambaran bagaimana bayi saya belajar berjalan. Ada beberapa foto yang selama ini belum pernah saya upload, dan karena teringat ada teman galau gara-gara bayinya berumur 15 bulan tetapi belum bisa berjalan, siapa tahu dengan berbagi pengalaman saat mengajari Diana kemarin sedikit membantu.

Sebelum berumur 1 tahun, Diana sudah kuat berdiri sendiri dan merambat. Tetapi memang masih belum mampu berjalan sendiri. Sayapun sempat galau, karena melihat video di Youtube, seorang bayi dari luar negeri sudah mampu berjalan dengan lancar di usianya 11 bulan. Waaah, tertinggal jauh dong ya Diana kalau begitu, pikir saya. Saya lantas mencari tahu dan membaca bagaimana caranya supaya orang tua bisa membantu anaknya bisa berjalan.

Ternyata, yang utama adalah kekuatan kakinya terlebih dahulu. Buat dia mampu berdiri sendiri dan menjaga keseimbangannya. Caranya? Bisa dengan meletakkan benda kesayangannya di tempat-tempat yang lebih tinggi, sehingga ada usahanya untuk meraih. Sederhana kan?

Saat dia sudah mampu mengangkat tubuhnya sendiri, dia pasti akan segera belajar merambati barang-barang yang bisa dilewatinya. Meja tinggi, kursi, dinding, lemari pakaian, apa saja. Nah, saat ini, saya mulai menetahnya. Ini bisa jadi perdebatan sih, karena ada sebagian orang merasa bayi tidak perlu dibantu ditetah, karena akan menghambat rasa percaya dirinya. Bayi akan bisa berjalan sendiri, katanya. Tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa menetah bayi, itu bagian dari komunikasi antara bayi dengan orang tua, dan dengan lingkungannya. Saya juga melibatkan banyak orang untuk membantu mengajari Diana berjalan. Foto di atas, Diana ditetah oleh PakDhe-nya.

Diana nggak pakai sendal atau sepatu? Yap! Udah biasa sih, pasti selalu akan ada yang berkomentar “Kok, nggak pakai sepatu? Nanti kotor, lho!” Halah, kaki yang kotor kan gampang banget dibersihinnya. Tinggal cuci pakai air juga bersih. Tapi belajar jalan tanpa alas kaki itu membuat jarinya berkoordinasi dengan lantai atau tanah.

Hasilnya? Diana bisa jalan sendiri saat umurnya 13 bulan. Foto di atas diambil saat Diana pulang kampung dan berumur 12 bulan. Cepet, kan?

Sering-sering berinteraksi dengan anak, itu salah satu kuncinya. Jangan cuma didiemin aja di baby walker ya, anaknya. Hehehehe…

Tulisan ini sudah 3,156 kali dibaca

2 thoughts on “Saat Bayi Belajar Jalan

  1. ga sabar nih supaya Kalki bisa jalan, karena maknya yang ngebet pengen jalan-jalan tapi ga mau terus-terusan nggendong 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *