Persiapan Camping Di Pinggir Pantai Pertama Kali

Saya lumayan serius soal kepengenan camping di pinggir pantai bersama keluarga di pinggir pantai tahun ini. Dalam bayangan saya, kepengenan ini baru bisa terwujud pada pertengahan tahun, saat saya dan keluarga liburan hari raya Idul Fitri. Saat libur lebaran seperti itu, biasanya kami akan pulang kampung sejak pertengahan puasa. Saya membayangkan saat itulah waktu yang tepat untuk camping semalam dua malam di pinggir pantai Gunungkidul.

Tenda NatureHike

Karena serius, saya mulai banyak baca-baca tulisan blogger tentang camping. Pas lagi asyik browsing, temen kantor malah nyeletuk kalau dia mau liburan ke pantai di Gunungkidul gara-gara liat foto-foto saya. Dan dia bakal liburan bulan depan, saat libur imlek! Wow, ternyata ada libur long weekend deket-deket ini!

Saya langsung cek dong, kebenarannya. Dan spontan memekik, “Gue juga mau ikutan liburan ah pas Imlek! Tapi gue pengen camping di Kepulauan Seribu!”

Jadilah saya heboh sendiri. Harus nyiapin semuanya DARI NOL. Saya sendiri belum pernah naik gunung. Ya, sekedar ke Cibodas sama naik Curug Sawer di Situ Gunung mah pernah lah, tapi belom pernah nakhlukin puncak gunung. Dan belum tertarik nyoba karena saya benci kedinginan. Tanpa pengalaman sebelumnya, keinginan buat camping yang lebih masuk akal ya di pinggir pantai saja.

Biar nggak bertiga banget (iya, saya secemen itu), saya coba ajak adek buat ikutan. Pas! Dia juga belom ada acara di tanggal tersebut. Rencananya, nanti jadi kami berangkat berlima bersodara. Hasyek!

Persiapan pertama, ya pastilah banyak baca blog dan lihatin youtube berbagai hal tentang camping seperti cara mendirikan tenda, cara memasak dengan kompor portable dan lain sebagainya. Setelah itu, saya cari juga bacaan tentang pulau mana yang akan jadi destinasi untuk camping ini nanti. Saran adik saya sih asal jangan pulau A dan pulau B, katanya (btw, dia sudah 4 kali camping di Kepulauan Seribu).

Kalau saya sih cari aman saja, justru pengen camping ke pulau yang sudah pernah saya datangi sebelumnya, sehingga ‘sudah kenal medan‘. Saya sudah pernah ke Pulau Tidung dan Pulau Pari, jadi kemungkinannya bakalan nenda di salah satu dari dua pulau itu.

Nah, persiapan selanjutnya adalah soal alat dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk kemping. Saya sudah bikin listnya, dan ternyata banyak bener. Padahal saya belum punya satupun dari peralatan utama yang dibutuhkan. Huhuhuhu.

Tenda NatureHike

List Peralatan dan Perlengkapan Camping:

· Carrier
· Trash Bag
· Raincoat
· Topi
· Kaos Kaki
· Daypack
· Senter
· Batere
· Kamera
· P3K – (Obat, Perban, Betadine, Minyak Kayu Putih, Lotion Anti Nyamuk)
· Peralatan Mandi (Sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi, handuk)
· Pluit
· Korek Api
· Lilin
· Piring
· Gelas
· Sendok Garpu
· Tissue (Basah dan kering)
· Tenda
· Flysheet
· Matras
· Tali (rafia?)
· Sleeping Bag
· Jacket
· Kaos Kaki
· Kaos Lengan Panjang
· Celana Panjang
· HP, charger
· Makanan, Air Mineral

Ini belom termasuk kompor segala, karena saya masih galau, pengennya jajan aja, tapi kok ya kalau berlima dan liburan selama 3D/2N makannya jajan terus, banyak juga ya pengeluarannya jadinya. Mending duitnya buat beli kompor portable aja dan masak sendiri, hiks.

Kemarin udah mulai ngider muter-muterin Instagram mau beli tenda, hammock sama flysheet aja harganya lumayan banget. Apalagi sleeping pad. Duh. Suami sih pengen sewa aja, tapi saya keukeuh buat beli, karena ke depannya saya pengen camping ini jadi rutinitas. Yes, nanti saya update lagi jadinya gimana ya.

Tulisan ini sudah 2,499 kali dibaca

2 thoughts on “Persiapan Camping Di Pinggir Pantai Pertama Kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *