Pasir Garam Berwarna Melatih Kecerdasan Kinestetik

 

Diana Main Pasir

Diana seneng banget kalau diajakin ke pantai. Bakalan anteng maen pasir sendiri. Emaknya nungguin aja di bawah pohon yang rindang. Hahaha. Tapi ya harus dipilih pantai yang sepi. Jadi main pasirnya bisa puas tanpa takut anaknya hilang di kerumunan orang. Atau, pergi ke pantainya di hari kerja. 

Karena pergi ke pantai nggak bisa sering-sering tiap minggu, jadi harus dicari alternatif supaya anak bisa tetap bisa bermain pasir.

Tujuan Pencapaian:

  • Meningkatkan kemampuan visual.
  • Mengasah kreativitas dalam mewarnai sesuatu.
  • Mengasah keterampilan tangan.

Alat dan Bahan:

  • Pipet khusus untuk Si Kecil 1-3 tahun atau pipet biasa (untuk 4-6 tahun).
  • Sendok (untuk 1-3 tahun).
  • Pewarna makanan.
  • Air.
  • Wadah-wadah kecil atau plastik zip lock.
  • Garam halus.
  • Cetakan pasir.

Menyiapkan alat dan bahan bermain pasir garam di atas meja.

Meneteskan pewarna pada garam.

Beri warna merah pada garam.

Aduk garam dan pewarna sampai rata.

Pasir warna kuning dari garam dan pewarna

Cetak menjadi kepiting. :)

Mencetak pasir garam menjadi bentuk kura-kura.

Cara Bermain:

  • Untuk mencegah pasir garam termakan oleh Si Kecil saat bermain, diharapkan Bunda dan Ayah memberikan arahan kepada Si Kecil untuk tidak memasukkan pasir ke dalam mulutnya, serta selalu mengawasi Si Kecil saat bermain.
  • Siapkan garam beserta wadah-wadah kecil.
  • Minta Si Kecil untuk meneteskan pewarna menggunakan pipet.
  • Lalu minta Si Kecil untuk mengaduknya hingga warna tercampur rata.
  • Beri beberapa tetes air agar garam bisa menyatu.
  • Minta Si Kecil untuk menuangkan garam ke dalam cetakan.
  • Bantu Si Kecil menekan-nekan adonan garam hingga menjadi padat, lalu balikkan cetakan hingga adonan tercetak pada alas bermain.

Evaluasi:

  • Sambil bermain, saya selalu mengajak berkomunikasi dengan menanyakan warna apa garamnya, dan mau dicetak menjadi apa. Diana (3 tahun) sudah mengenal berbagai jenis warna dan bentuk binatang.
  • Untuk anak 1-3 tahun, latihan ini sekaligus  sebagai sarana belajar memegang sendok. Diana sudah makan sendiri, jadi tidak ada kesulitan dalam menggunakan sendok.
  • Memegang  pasir garam yang sedikit terasa lengket di tangan, mengenalkan anak sensori sehingga mengerti rasa kasar/lengket/asin. Masih ada sedikit PR saya, agar anak tidak merasa bersalah rumah menjadi kotor dan berantakan akibat permainan garam pasir berwarna banyak yang berjatuhan ke lantai. (Lihat video youtubenya ya!) Sudah kebiasaan di sebagian besar keluarga sih, jika anak dilarang kotor-kotoran. Padahal berani kotor itu baik. 😉

Tulisan ini sudah 3,618 kali dibaca

3 thoughts on “Pasir Garam Berwarna Melatih Kecerdasan Kinestetik

  1. Arya juga suka main pasir. Tapi belum pernah sih saya ajak mainan pasir garam. Paling kalau ada tumpukan pasir di sebelah rumah, dia buat mainan. Sambil bilang kalau pasirnya halus atau kasar 🙂

    1. Hihihi iya, main pasir di kebon emang yang paling asyik. Yang penting anak nggak dikekang kalau pengen maen gelesotan di pasir, jadi bisa ngerasain mainan pasir. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *