Pantau Sendiri Kadar Gula Darah Di Rumah

Biasanya orang itu nggak sadar akan sakitnya, sampai tiba-tiba sudah parah. Itu betul banget. Saya sendiri ngerasain, saat dikasih kesempatan buat test kesehatan gratis. Saya pilih test kepadatan tulang. Osteoporosis dong hasilnya!

Pantesan, saya itu gampang banget capek, padahal ke kantor udah nggak pernah pakai highheels dan tas tentengan juga udah enggak berat.

Okelah. Dengan hasil itu, saya beli produk susu kalsium mereka. Dan setiap pembelanjaan 50.000,- saya bisa test satu jenis lagi pemeriksaan kesehatan gratis.

Karena kakek saya diabetesi, tentu saya lantas concern akan hal ini. Saya pilih test gula darah sewaktu.

Hasilnya 140!

Ini tuh kalau diibaratkan udah kayak di pinggir jurang gitu. Udah siap nyebur.

Saya langsung cari tahu lebih detail tentang gula darah ini, sebelum semuanya menjadi terlanjur seperti kepadatan tulang saya yang sudah osteoporosis.

Saya nggak mau menjadi seperti kakek saya yang komplikasi, sampai menderita kelumpuhan. Apalagi, saya dengar penyakit stroke, jantung, ginjal dan TBC adalah penyakit yang lazim mengikuti si diabetes ini. Hiiiyyy, ngeri!

Aaah, saya kan menerapkan pola hidup dan makan sehat! Mungkin itu yang ada di benak temen-temen semua.

Ya, betul. Tapi nggak ada salahnya buat nyoba test untuk memastikannya. Periksa kadar gula darah nggak mahal dan lama kok. 😉

Apalagi kayak kita-kita nih, perempuan dengan pendidikan tinggi di kota besar, memiliki prevalensi yang lebih tinggi dibanding laki-laki. Yang paling banyak mengidap sih memang usia 45-52 tahun, tetapi resiko meningkat seiring pertambahan usia, terutama di atas 40 tahun.

Nah, di saat browsing-browsing pengetahuan soal diabetes ini, saya menemukan Self-Monitoring of Blood Glucose (SMBG). Apa itu? Test pemeriksaan gula darah mandiri.

Emang bisa?

Bisa. Tinggal beli alatnya (saya pakai Accu–Chek® dari Roche), dan kita bisa memonitor kadar gula darah kita, kapanpun kita butuhkan, tanpa harus bolak-balik ke klinik, laboratorium, atau ke dokter atau ke Rumah Sakit. Yes!

Self-Monitoring of Blood Glucose (SMBG) bisa dilakukan 2-3 hari sekali, sebelum dan sesudah makan. Hasilnya dicatat di buku monitoring ya, supaya bisa dibaca dan disesuaikan jenis obatnya oleh dokter jika diperlukan.

Target hasil tes gula darah yang baik itu:
• Gula darah puasa / sebelum makan: dibawah 100 mg/dL
• Gula darah setelah makan: dibawah 140 mg/dL

Hasilnya gimana?

Akurat, Kak. Setara dengan hasil laboratorium. Saya juga ngintip waktu diperiksa gula darahnya itu mereka pakai Accu–Chek®, makanya saya beli yang merek itu, hihihihi.

Dan terakhir, saya mau berbagi tips pengelolaan diabetes, dengan 4 sehat 5 teratur. Biar nggak salah langkah kita dan masuk jurang penyakit diabetes mellitus.

1. Edukasi Diabetes

Cari informasi sebanyak mungkin. Jaman sekarang informasi sudah canggih bener ya, jangan sampai kekurangan pengetahuan soal penyakit ini. Perhatikan sumbernya ya, lebih baik kalo dari situs departemen kesehatan, kalau ada.

2. Aktivitas Fisik

Kurangi mencari alasan nggak punya waktu minimal 30 menit selama 3 – 4 kali seminggu untuk berolahraga. Percaya deh, sumber berbagai macam penyakit itu kebanyakan karena kita jarang bergerak melakukan aktivitas fisik. Ya, nggak?

3. Pengaturan Pola Makan

Kalau sudah menderita diabetes, jumlah kalori perlu dibatasi dengan perbandingan 25 kalori x berat badan untuk wanita dan 30 kalori x berat badan untuk laki – laki. Yang belum, perlu menjaga pola makan rendah gula dan tinggi serat untuk menjaga gula darah seimbang.

4. Terapi Obat Atau Insulin

Terapi obat akan dianjurkan oleh dokter jika dibutuhkan, sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes yaitu obat oral atau insulin.

5. Self-Monitoring of Blood Glucose (SMBG)

Secara berkala, pantau terus ya kadar gula darah sendiri di rumah. Biar datanya akurat, dan kita tahu angkanya berapa.

Tulisan ini sudah 2,291 kali dibaca

3 thoughts on “Pantau Sendiri Kadar Gula Darah Di Rumah

    1. Iya, Mas. Tinggal ditujes gitu, keluar darahnya, trus alatnya mbaca berapa kadar gula darahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *