Pantai Baron, Pantai Kedua Yang Dikunjungi Diana

Bayi Berenang di Pantai

Berbeda dengan kunjungan ke Pantai Pok Tunggal, saat ke Pantai Baron rombongan kami lebih banyak lagi. Tiga mobil beriringan, berisi keluarga besar yang memang tradisi dari tahun ke tahun liburan bareng setelah Lebaran. Sama seperti destinasi sejuta umat yang berlebaran di kampung halaman, pantai-pantai di Gunung Kidul semuanya dipadati pengunjung. Saya sendiri sebenarnya malas kalau harus ke Baron, tapi apa daya, menyatukan banyak keinginan supaya semua orang senang itu kan susah, jadinya ya harus siap kompromi. Okedeh, akhirnya ke Baron.

Pantai BARON Jogjakarta

Dan benar saja, ada tiga juga umat memadati pantai ini. *iya, ini lebeiii*

Tapi ada benarnya juga memilih tempat wisata ini. Saya jadi mengajarkan Diana berinteraksi dengan banyak orang di Pantai Baron. Entah apa yang ada dalam pikirannya. ‘Ini di mana sih, kok banyak banget orang di sini?’ Mungkin begitu pikirnya. Buat saya, yang penting Diana tetep nyaman selama di Pantai Baron, meskipun wisatawannya membludak.

Bayi MAndi di Pantai

Saya memilih lebih banyak duduk di bawah payung yang kami sewa. Dua buah payung seharga Rp. 50.000,- tak apalah lebih mahal dari tarif normal yang biasanya hanya Rp. 20.000,- saja. Diana berenang sama bapaknya, sampai kulit menggosong nggak mau diajak ke darat. Barulah saat sudah merasa kedinginan, dia mau diangkat dan digantiin bajunya.

Saya sudah nggak ingat, kapan terakhir ke pantai Baron. Sebagai orang yang pernah tinggal di Gunung Kidul tahun 1988-an, seingat saya sudah pernah ke pantai ini, yang memang terlebih dahulu terkenal dibanding pantai lainnya seperti Indrayanti dan Pok Tunggal yang baru belakangan ini ‘ditemukan’. Tahun depan, saya bakalan mengajak Diana ke pantai-pantai lain yang ada di Gunung Kidul ini ah. Cantik-cantik semua soalnya.

Bayi Main Pasir

Bayi di Pantai

Di Pantai Baron, banyak pedagang berjualan ikan yang sudah diolah, mulai dari udang sampai dengan cumi goreng. Penjual souvenir juga banyak berkeliling. Saya memilih membeli pisang rebus dan kopi buat mengganjal perut sebelum makan nasi. Diana pasti bakalan banyak minta nyusu setelah capek berenang, saya yang harus makan banyak, hehehe…

Libur Lebaran gini sebenernya nggak bisa terlalu menikmati jalan-jalannya, karena semua orang tumplek blek ke objek wisata. Tapi saat kumpul keluarga ini memang berasa lain liburannya, tidak sekedar menikmati keindahan alam, tapi keindahan terjalinnya silaturahmi keluarga besar berasa banget.

Masih ada lagi lho, tempat wisata yang dikunjungi Diana. Tungguin ya, apdet berikutnya. 😀

Tulisan ini sudah 4,737 kali dibaca

One thought on “Pantai Baron, Pantai Kedua Yang Dikunjungi Diana

  1. Waduhh.. itu yang berkunjung menyemut gitu di pantainya..

    Foto dedek diana yg terakhir cool banget euy.. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *