Mulai Baca Soal Clodi Lagi

Salah satu hal yang harus dipikirkan sama ibu hamil itu adalah, nanti pas lahir bayinya mau pakai popok apa? Popok kain biasa, popok clodi, atau popok sekali pakai?

Saat ini, karena kehamilan saya yang kedua ini menyentuh usia kepala 4, secara fisik tentu jauh berbeda ya dengan pas hamil Diana dulu yang masih perkasa. Nah, saya sudah realistis saja, mungkin kurang bijaksana kalau saya tetap memaksakan diri pakai popok kain. Huhuhuhu, membayangkan saja badan sudah tak sanggup.

Continue reading →

Akhirnya Ngerasain Mual Muntah Di Trimester Pertama Kehamilan

Hollaaaa~ Muncul lagi dengan tulisan baru setelah beberapa saat males nulis, dan kerjaan juga lagi numpuk sih. Oke, di tulisan ini khusus cuma mau curhat soal pengalaman mual dan muntah di trimester pertama kehamilan.

Ternyata rempong juga ya yang namanya morning sickness ini. Kirain karena namanya morning, mual dan muntahnya ini pas pagi-pagi doang, ternyataaa~ oh bisa sepanjang hari, bahkan sampai tengah malam sebelum tidur.

Ya maap kalau dianggap katrok, soalnya pas kehamilan pertama dulu sama sekali nggak pernah ngerasain yang namanya mual, muntah bahkan sama sekali nggak ngidam, nggak ada keinginan apa-apa.

Elhakok sekarang ini jaauuuh berbeda 180 derajat. Untungnya ya (masih ada untungnya) morning sickness ini nggak dimulai dari awal kehamilan. Kalau diingat-ingat, mulai ngerasa dan langsung agak parah itu setelah masuk minggu keempat.

mual muntah hamil
Continue reading →

3 Cara Cepat Menghias Bekal Anak TK dan PAUD

Sebagai ibu yang bekerja kantoran, saya ngerti banget kok kalau membuatkan bekal anak TK dan PAUD itu lumayan ribet. Tanpa ART pulak. Komplit deh rempongnya di pagi hari, persiapan ke kantor sekaligus persiapan anak sekolah harus bawa bekal.

Bekal Anak PAUD
Bekal tanpa dihias aja udah cakep, kan?

Makanya, selama ini saya selalu mencoba membuatkan bekal sekolah anak TK dan PAUD dengan sederhana, tidak banyak dihias layaknya kyaraben bento. Bagaimana caranya? Setidaknya ada 3 cara cepat yang selama ini saya lakukan.

Continue reading →