Anak Kedua, Pakai Barang Lungsuran Kakaknya Aja?

Hiks, hiks, untuk kasus kakak beradik yang jarak kelahirannya dekat, mungkin bisa. Tetapi kalau kayak Diana dan adiknya yang jarak usianya 7 tahun, mana bisa?

Hampir semua barang yang dulu dipakai sama Diana, saat ini sudah nggak ada sama sekali. Hanya ada beberapa barang yang sampai saat ini masih bisa dipakai ulang sama calon adiknya. Beberapa barang yang bisa dilungsurkan antara lain:

Breast Pump

Asip Asi Perah 2
Continue reading →

Pengalaman Makan Malam di Empal Gentong Krucuk Cirebon

Ini pengalaman bulan September 2018 lalu ya. Udah lama banget, tapi biasalah, setelah liburan males nulisnya, jadi kelewat jauh baru mau ditulis sekarang. Secara garis besar sih sudah ditulis, bisa dibaca dulu kalo mau: Weekend Trip Ke Cirebon Bareng Anak.

Jalan-jalannya santai saja, cuma semalaman juga di Cirebon, nggak banyak objek wisata yang didatengin, tapi tetep seru.

Untuk makan malam, kami keliling kota saja, lalu memilih salah satu warung makan yang kami lewati. Karena Cirebon terkenal dengan kuliner Empal Gentong dan Nasi Jamblang, maka kami pilih salah satu dari dua makanan paling terkenal tersebut.

Continue reading →

Membuat Lunchbox Notes, Pemanis Bekal Anak Sekolah PAUD, TK dan SD

Lunchbox Notes Hiasan Bekal Sekolah Anak

Gimana cara saya selama ini menghias bekal sekolah anak? Saya biasanya menggunakan stiker nasi, foodpicks dan puncher supaya bekal sekolah anak menjadi lebih unyu. Tentang hal tersebut bisa dibaca di sini.

Nah, kemarin saya lagi nonton Youtube buat cari inspirasi bekal anak karena sebentar lagi masuk SD, saya lihat mama-mama di luar negeri ada yang membawakan bekal anak ke sekolahnya dengan menambahkan Lunchbox Notes.

Lunchbox Notes ini adalah sebuah catatan atau pesan yang ingin kita sampaikan kepada anak saat anak membuka bekalnya. Catatan ini biasanya berupa pesan sederhana bergambar pada kartu yang diselipkan di dalam bekal anak ketika berangkat ke sekolah.

Gimana cara dapetinnya? Tenang, kalau yang nggak suka ribet, bisa beli langsung kok di online shop. Yang lokal saya survey ada yang harganya Rp. 40.000,- dapat 30 lembar kartu. Yang dari luar negeri, harganya lumayan juga, bisa $10 sampai $12 satu setnya berisi 20an kartu, tapi gambarnya bagus-bagus dan bahan kartunya jauh lebih berkualitas. Ada harga ada rupa ya.

Tapi biasalah, saya lebih pilih bikin sendiri aja, yang gratisan, hehehe.

Gimana caranya? Gampil!

Continue reading →