Beli Clodi Via Online Shop, Akhirnya!

Setelah bolak-balik membaca banyak tulisan perlunya memakai clodi buat bayi saya nantinya, maka hari ini saya memutuskan untuk belanja online! Yeayy!

Sebenernya dulu sudah sempat ngeprint beberapa model clodi buatan lokal yang harganya murah dan nunjukin ke suami, tapi kok ya nggak ada respon apa-apa. Kayaknya kalau bapak-bapak emang agak mikir kali ya, beli popok aja kok mahal-mahal. Saya juga masih mikir sih, apa bener emang perlu, atau hanya kepengenan saja, padahal nggak butuh-butuh amat.

Berhubung keinginan belanja keperluan diri sendiri beberapa kali nggak terwujud, makanya saya langsung putuskan buat beli keperluan dedek bayi ajalah. Daripada nantinya malah lari ke belanja barang-barang sendiri. πŸ˜†

Maka berburulah saya clodi yang reviewnya ditulis sama blogger-blogger lain yang sudah terlebih dahulu memakaikan clodi buat anak-anak mereka. Makasih ya emak-emak blogger, yang sudah berbagi cerita sehingga saya bisa menemukannya melalui search engine.

Untuk memilih mana online shop yang terpercaya, saya punya trik. Dari website resminya salah satu merk clodi yang saya beli, saya tahu distributor resmi mereka yang posisinya paling dekat sama saya. Sepertinya produsen clodi ini nggak menjual barangnya secara langsung ke konsumen ya.. Padahal kan enak juga kalo beli langsung ke produsen, pasti harganya lebih murah. *ngarep*

Tapi ya sudahlah. Yang pasti, karena saya belinya dari distributor resmi yang diakui oleh sang produsen, maka nggak perlu ada lagi kekhawatiran kalo produk clodi yang saya beli melalui online shop ini adalah barang palsu atau KW. Seperti yang kita tahu, kayak tas, sepatu dan sendal yang harganya beberapa ratus ribu itu kan ada barang KW-nya di berbagai online shop kan ya? Jadi susah untuk membedakan mana yang asli, mana yang cuma tiruan. πŸ˜€

Buat belanja pertama kali, lumayan juga tadi yang saya beli, 3 buah clodi merk Lil G (lengkap bersama insertnya) @ Rp. 64.000,- lalu 3 buah clodi merk Cluebebe Coveria PetitΒ  @ Rp. 75.000,- dan langsung beli 15 buah insert-nya saja @ Rp. 30.000,- Totalnya Rp. 867.000,- belum termasuk ongkos kirim. Berat barangnya 2 kilogram, dengan pengiriman JNE kena Rp. 14.600,- Yah, lumayan banyak lah ya yang harus dibayar, hehehe…

Sekarang tugasnya adalah belajar merawat clodi supaya nggak cepet rusak. Sayang kalau dibeli mahal-mahal, trus cuma kepakai sebentar. Pengennya sih nanti masih bisa dipakai sama adiknya seandainya ada..

Beberapa point penting yang saya baca untuk merawat clodi:

  1. Cuci dan keringkan minimal 3 kali sebelum clodi digunakan. Hal ini dilakukan agar daya serapnya bagus.
  2. Jangan pernah gunakan detergen dengan pemutih, pelembut dan enzym. Merk apa dong yang bagus? Sebaiknya beli yang khusus untuk clodi. Tapi nanti sepertinya harus banyak baca lagi, merk detergen yang dijual umum di pasaran.
  3. Takaran detergen tak perlu sebanyak ketika mencuci pakaian biasa. Setengahnya saja. Dan tak perlu memakai air hangat. Maksimal 30 derajat Celcius. Lalu, tidak perlu disetrika.
  4. Jika daya serapnya berkurang, segera lakukan stripping dengan cara: rendam di air panas, kucek dan buang airnya. Ulangi hingga 3 sampai 4 kali. Jika perlu ditambahkan air cuka satu sendok teh.

Okesip! Besok saya bagi cerita tentang clodi lagi ya, kalau pesanannya sudah dikirim oleh online shop tempat saya belanja. πŸ˜€

Pengen Pakai Clodi Untuk Bayi Nanti

Mungkin agak lebay jika saya menyebut telah membaca beratus-ratus tulisan tentang clodi [cloth diaper]. Dan saya mulai teracuni untuk menggunakannya pada bayi saya nanti. Dua alasan terbesarnya adalah untuk kesehatan dan penghematan pengeluaran.

Untuk alasan kesehatan, popok sekali pakai [disposable diaper] mengandung bahan kimia, bisa menimbulkan iritasi pada kulit bayi, dan sangat tak ramah lingkungan karena menghasilkan sampah yang sulit terurai dalam jumlah besar.

Untuk alasan penghematan pengeluaran, jika dihitung-hitung, pemakaian clodi akan sangat murah pada akhirnya bila dibandingkan dengan popok sekali pakai. Hanya saja, untuk investasi awalnya memang jauh lebih mahal dibandingkan membeli disposable diaper. Tak apalah, harus mulai menabung untuk membeli clodi [lokal maupun impor] mulai saat ini.

Mungkin untuk satu bulan awal saya masih akan menggunakan popok kain, karena membaca dari berbagai blog disebutkan bahwa ukuran clodi ini akan terlihat kebesaran pada badan bayi. Kasihan bayinya kalau “tenggelam” di dalam clodi. Jadi saya memang sudah akan merencanakan untuk tidak banyak membeli popok kain. Syukur-syukur nanti ada yang ngasih hadiah, hehehe…

Harga clodi lokal yang paling murah adalah Rp. 75.000,- hingga Rp. 100.000,- Asumsikan saja kita membutuhkan 20 buah clodi agar proses mencucinya tidak perlu terburu-buru, cukup satu kali sehari, maka dana yang harus disiapkan adalah berkisar Rp. 1.500.000,- hingga Rp. 2.000.000,- Pemakaian clodi bisa sampai bayi berumur 2 tahun. Dan dapat digunakan untuk si adik kelak.

Bandingkan jika menggunakan popok sekali pakai dengan harga rata-rata satuannya Rp. 1.500,- dan kita membutuhkan 4 sampai dengan 6 buah popok dalam satu hari. Harga yang harus dibayar dalam jangka waktu satu tahun menjadi Rp. 2.160.000,- hingga Rp. 3.240.000,-

Trus, apa saja merk clodi lokal dan import? Dan berapa harganya dari yang murah sampai yang mahal?

Berikut saya coba tuliskan beberapa yang saya tahu. Tidak saya urutkan berdasarkan harga dan kualitasnya, hanya saya coba menuliskan yang saya tahu. Catat ya, saya bukan penjual clodi, jadi harga yang tercantum itu hasil saya nyari. Soalnya seringkali yang bukan blogger mengira kalau saya jualan. :lol

  • Itti Bitty harganya sekitar $27. Mahal atau murah? πŸ˜†
  • Rumparooz harganya Rp. 275.000,-
  • Grobaby harganya Rp. 275.000,-
  • Blueberry Minky harga Rp. 355.000,- Mahal ya.. :mrgreen:
  • Blueberry Deluxe harga Rp. 315.000,-
  • Bumbee harga Rp. 98.000,-
  • GG One Size Pocket harga Rp. 74.000,-
  • GG Lil G harganya Rp. 64.000,-
  • Fuzzy Bunz harganya Rp. 260.000,-
  • Cluebebe Pocket Petite harga Rp. 75.000,-
  • Cluebebe Large harganya Rp. 90.000,-
  • Bum Genus harganya Rp.260.000,-
  • Pempem harganya Rp. 67.000,-
  • Smart Nappy harga Rp. 270.000,-

Pokoknya udah mantap banget deh bakalan pakek clodi buat si bayi nanti. Nabung dulu deh. 😳

Hasil Belanja Kebutuhan Bayi #2

Sambungan dari tulisan sebelumnya, Akhirnya Belanja Kebutuhan Bayi! Kalau dijadiin satu hasilnya kepanjangan. πŸ˜†

Perlak Bayi

Perlak Bayi

Ada dua macam yang ditawarkan, yang lebih murah sama yang lebih mahal. Pas saya pegang, emang yang murah kurang empuk. Kasihan ya bayinya kalo kekerasan, makanya saya pilih yang agak mahalan.

Perlak Bayi

Begini penampakannya kalau sudah digelar. Ukurannya 90×60 cm, harganya dapat Rp. 65.000,-. Nawarinnya sih Rp. 75.000,- lumayanlah bisa nawar sampai selisih Rp. 10.000,- hehehe…

Alas Ompol

Alas Ompol Bayi

Alas Ompol Bayi

Waduh, saya lupa, ini selusin atau setengah lusin ya? Harganya saya ingat Rp. 55.000,- sepertinya setengah lusin deh. πŸ˜†

Baju Bayi Lengan Pendek

Baju Bayi Lengan Pendek

Dengan harga Rp. 40.000,- kita sudah bisa membawa pulang 6 buah (setengah lusin) baju bayi lengan pendek.

Baju Bayi Lengan Pendek

Dengan motif yang sama dan tiga warna berbeda, lumayanlah ya, baju bayi lengan pendek ini murah meriah. πŸ˜€

Washlap

Washlap

Yang ini itungannya murah, karena kalau beli eceran harganya Rp. 7.500,- per buah. Berhubung nggak mungkin beli lusinan, ngapain banyak-banyak, ya sudah saya beli 3 buah saja dan dikasih harga Rp. 20.000,- untuk 3 buah washlap.

Baju Bayi Tanpa Lengan

Baju Bayi Tanpa Lengan

Harganya saya dapat Rp. 35.000,- per setengah lusin. Perlu baju bayi yang tanpa lengan buat dipakai saat udara panas atau gerah. Hanya saja saya belum sempat beli yang lengan panjang.

Baju Bayi Tanpa Lengan

Selesai sudah hasil belanjaan saya yang pertama dari berburu perlengkapan bayi di Pasar Cipulir. Nanti kalau saya sudah beli sisanya [perasaan masih banyak banget yang kurang], saya bakalan tulis lagi di blog ini ya..