Mulai Mencari Pengasuh Dedek Diana

Masa cuti saya memang masih panjang, awal bulan Nopember 2012 nanti baru mulai masuk kerja lagi. Saat ini, saya dan suami sedang menimbang-nimbang kepada siapakah nanti kemungkinan Dedek Diana akan dititipkan selama bekerja. Saat ini, full Dedek Diana ada di tangan saya. Pekerjaan rumah tangga juga saya kerjakan sendiri meski rumah ya tentunya berantakan..

Awalnya, kepikiran untuk menitipkan Dedek Diana pada tante saya. Tetapi saya juga nggak boleh egois, meskipun tante saya tidak bekerja, kehidupan sosialnya masih banyak. Bayi berumur 3 bulan masih menuntut pengawasan secara penuh, belum bisa ditinggal ke mana-mana. Gimana kalau tante harus arisan, menjenguk tetangga yang sakit, mbantuin masak tetangga yang hajatan, atau jadi panitia posyandu? Tetap harus ada pengasuh yang mendampingi, supaya Dedek Diana ada yang mengawasi terus.

Bayi Lucu

Simbahnya Dedek Diana menawari untuk mengasuh Dedek Diana saat saya masuk kerja nanti. Tetapi, jaraklah yang jadi penghalang. Rumah orang tua saya di Cikarang, dengan waktu tempuh antara 2,5 hingga 3 jam perjalanan dari Jakarta. Saya dan suami kan nggak mungkin juga pindah rumah. Kalau Dedek Diana ikut simbahnya, berarti cuma seminggu sekali saya akan bertemu dengan bayi lucu saya itu. Berat banget rasanya.

Mencari pengasuh, juga bukan hal yang mudah di Jakarta ini. Tetapi alhamdulillah, kemarin sudah ada dua orang yang bersedia untuk momong Dedek Diana ketika saya kembali masuk kantor lagi. Belum menentukan sih, bakalan milih yang mana, karena pastinya saya juga butuh masukan dari tante saya dan mungkin tetangga-tetangga yang sudah mengenal track record calon pengasuh Dedek Diana nantinya.

Oiya, sebenernya ada satu lagi kemungkinan. Menitipkan Dedek Diana di Day Care. Tapi saya belum mencari informasi, adakah Day Care yang berkualitas bagus, tetapi dengan budget yang masih masuk akal sesuai dengan kantong saya, dan berada di sekitar Senayan. Kalau ada, itu juga bisa jadi pertimbangan salah satu pilihan, selain menitipkannya pada pengasuh anak.

Tulisan ini sudah 6,153 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *