Mommychi, Aplikasi Mantap Buat Mommy Memantau Tumbuh Kembang Anak

Mommychi Praktis, Bisa Gantikan Ini

Ada yang sudah merasakan betapa ribetnya menjadi seorang mommy? Ya kalo cuman jadwal ngasih makan, mandiin dan momong di pagi hari dan sore hari, itu sih belom ada apa-apanya. Udah rutin memantau perkembangannya belum? Rutin ngecek kenaikan grafik berat badan versus tinggi badannya normal, tidak? Imunisasinya udah sesuai jadwal, atau kadang kelewatan karena mommy lupa ngecek kapan seharusnya diimunisasi? Trus, milestone bayi kita gimana? Masih sempet juga bawa bayi ke dokter anak atau ke puskesmas buat cek kesehatan? Gimana dengan Kartu Menuju Sehat?

DHHUUUAAAR!

Ternyata jadi ibu enggak segampang yang ada di benak saya sebelumnya. *nangis di belakang tumpukan baju yang belom sempat diseterika*

Itulah kenapa, saya baru menyadari himbauan tentang jarak antar kelahiran jangan begitu rapat di iklan keluarga berencana oleh pemerintah benar adanya. Biar anak jangan dibikin doang, tapi juga diurusin yang bener. πŸ˜†

Dan ‘ngurusin’ bayi yang paling krusial, sebagai penentu kualitas anak di masa depan, itu ada di 1.000 hari pertamanya. Ngitungnya dari bayi ada di dalam kandungan ya. Sampai kira-kira berumur dua tahunan lah.

Bagaimana caranya?

1. Sejak di dalam kandungan, perhatikan asupan gizinya. Jangan sampai kekurangan gizi hanya gara-gara ketidaktahuan mommy akan pentingnya makanan bergizi buat ibu hamil. Masalah yang mungkin timbul di awal kehamilan adalah eneg dan mual, juga bisa muntah berlebih. Konsultasikan dengan dokter, jangan hanya makan makanan itu-itu saja, mentang-mentang disukai dan tidak membuat eneg. Jangan-jangan, gizinya tidak seimbang. Asup juga susu untuk ibu hamil, dan nyemil yang sehat.

2. Lanjut saat bayi sudah lahir, jangan lupa Golden Standard of Infant Feeding. IMD (inisiasi menyusui dini) dan memberikan asi ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupannya.

3. Setelah asi ekslusif 6 bulan terlampaui, baru diberikan makanan pendamping asi, sambil tetap menyusui hingga 2 tahun atau lebih.

Sampai saat ini, umur Diana sudah 1,5 tahun. Selama ini, saya juga belum termasuk mommy yang begitu rapi mendokumentasikan semua tumbuh kembang Diana dalam sebuah catatan yang bisa diakses kapan saja saya butuhkan. Sebagian ada di buku, sebagian lagi ada di blog ini. Yap, di blog yang sedang Anda baca ini. Ini semacam diary online-nya Diana lah ya…

Nah, minggu lalu, diluncurkan aplikasi Mommychi oleh PT. Kalbe Farma, ini pas banget buat mommy yang sekarang ini punya mobilitas yang tinggi, tapi juga nggak ingin ketinggalan dan terlewat moment-moment indah dalam mengurus buah hati. Mommychi ini cucok buat memantau kehamilan dan tumbuh kembang anak. Sengaja dirancang untuk para mommy modern, tinggal buka gadget, semua catatan tumbuh kembang anak, terekam semua deh.

Aplikasi mommychi ini tentunya gratis ya. Dan yang penting, user friendly, nggak cuma bisa dioperasikan oleh mommy yang tech savvy aja, hahahaha…

Mommychi di handphone saya

Isinya emang apa aja? Wuih, lengkap. Saya sudah cobain, adaΒ  tiga bagian fitur unggulan Mommychi yaitu pertama, fitur pada saat kehamilan (kontrol kehamilan, jurnal kehamilan, ensiklopedia ibu, namerator bayi), kedua, fitur monitoring kesehatan anak (imunisasi, jurnal kesehatan anak, deteksi tumbuh kembang anak, deteksi gejala penyakit, ensiklopedia anak), dan ketiga fitur umum (galeri, direktori, musik, games, tanya dokter). Kalau saya favoritnya galeri, jadi bisa aplot banyak foto bayi. Kalau Diana favoritnya mewarnai, jadi bisa dicorat-coret gambarnya. Hehehehe…

Kenapa sih, 1.000 hari pertama dari kehidupan anak itu perlu dimonitor dengan seksama?

β€œKeunikan periode kritis ini terletak pada dua hal yaitu periode ini merupakan masa saat sirkuit jaringan otak terbentuk hingga 80% dan periode kritis ini hanya terjadi sekali dalam seumur hidup, sehingga selama periode ini Si Kecil harus benar-benar terpantau kemampuannya supaya tidak terjadi kegagalan pembentukan sirkuit otak yang berakibat permanen sepanjang usianya.” saya kutip dari DR. Dr. Ahmad Suryawan, Sp.A(K).

Pada 1.000 hari pertama kehidupan anak itulah, sel-sel otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Perkembangan otak tersebut, bisa dilihat dari ukuran lingkar kepala anak yang terus membesar, karena ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. Tapi ya jangan kegedean kepalanya daripada badannya kali ya, karena aneh juga kalo ukuran kepalanya terlalu besar, waspada hydrocephalus.

Ukuran lingkar kepala normal bayi lahir adalah sekitar 30 sampai 37 cm. Pertumbuhan lingkar kepala akan bertambah 2 cm setiap bulan pada usia 0-3 bulan. Pada usia 4-6 bulan akan bertambah 1 cm per bulan, dan pada usia 6-12 bulan pertambahannya 0,5 cm per bulan. Sampai usia 5 tahun biasanya sekitar 50 cm. Komponen terbesar dari otak disebut cognitive brain atau otak pembelajar, menjadi area terbesar untuk kecerdasan bahasa dan gerak. Sisanya berhubungan dengan kecerdasan visual, hearing, dan sebagainya.

Yuk, ukur lingkar kepala anak mommy. Setelah itu, rekam perkembangannya secara teratur di Mommychi ya. Jadi, kalau ada yang dirasa ‘nggak beres’, bisa cepet ditangani. Bawa anak ke dokter, atau, paling tidak manfaatkan dulu fitur konsultasi dengan dokter yang ada di Mommychi.

MAU?

Download di Google Store untuk platform Android atau Apple Store untuk iOS.
Saya udah download dua-duanya dong! *jumawa* Jadi, di handphone yang android ada, di iOS juga ada. Huhuhuhu…

Daftar Bacaan:
1. Readers Digest.
2. Press release Kalbe.

Tulisan ini sudah 12,828 kali dibaca

48 comments on “Mommychi, Aplikasi Mantap Buat Mommy Memantau Tumbuh Kembang Anak

  1. Ibukku dulu begitu gak ya? Kayaknya iya deh. Buktinya aku sekarang tumbuh besar hahaha..

  2. Tapi kalau lagi sakit , paniknya bukan main mbak sebagai orang tua.

  3. makasif info dan tipsnya

  4. Sebentar mbak e, ini masih nyari ibunya anak anak dulu… 😐

  5. wah, kasih tau adik saya ah tentang aplikasi ini πŸ™‚

  6. Baru tahu ada aplikasi seperti ini mb… Bolehlah dicoba…

  7. wah…jadi pingin hamil lagi *ups
    saya ngerasain hebohnya itu waktu anak pertama mbak. anak kedua tinggal jalan aja. soalnya jarak kelahiran mereka cm 1 tahun 2 bulan 7 hari. hehehe…jd sambil nimbang si adek, jg nimbang si mas. pokoknya satu paket deh.
    kl dibilang jarak kelahiran harus diatur, sy setuju. tp bg yg sdh ‘terlanjur’ kyk saya jangan juga jd takut, khawatir ga bs mengurus n mendidik anak. lha wong itu sdh digariskan Alloh.
    sun sayang buat dedek diana ya mbak. semoga tumbuh sehat sbgmn yg diharapkan org tuanya.

    • isnuansa on said:

      Aakk, iya, bener banget, Mbak. Bisa sepaket, kalau jarak kelahirannya berdekatan. Makan berdua, mandi berdua, main berdua. Tentu juga ada banyak kelebihannya jika jarak antar kelahiran rapat, selain juga kekurangannya.

      Makasih ya, Mbak, sudah mampir ke blog saya. πŸ˜€

  8. Infonya lengkap banget ya mbak. Dulu pas anak Saya masih kecil, Saya tak segitu detailnya memikirkan hal hal yang di luar sepengetahuan Saya. Semoga bermanfaat bagi bumil muda lainnya…:)

    • isnuansa on said:

      Saya juga masih suka terbata-bata, kok, Mbak kalau soal pengetahuan. Meskipun sudah banyak membaca, tetep saja kadang ada hal yang ‘terlewat’ baru tahu sesudah usia si anak lebih besar. Hehehe…

  9. wah, bagus juga sekarang ada aplikasi ini, sepertinya sangat membantu dalam mengabadikan setiap momen dan tumbuh kembang anak, maklum aku bukan pegingat yang baik dalam hal tanggal, jadi bisa lebih tercatat dengan jelas, trimakasih infonya mak

    • isnuansa on said:

      Iya, Mbak. Jadi semua catatan bisa ada di satu tempat, gitu. Gampang kalau perlu tinggal buka. πŸ˜€

  10. Sejak android dan IOS merebak makin banyak aplikasi yang aneh-aneh dan bermanfaat ya Mbak.. saya ingat-ingat deh nama aplikasinya supaya besok kalau sudah punya anak saya install juga di android. Makasih infonya Mbak πŸ™‚

  11. Wah, nice info. Langsung download aplikasinya ahh πŸ™‚

  12. berkunjung mbak….
    wah coba dulu sudah ada alat ini, pasti mudah sekali memantau tumbuh kembang anak ya?
    Tapi sejak merencanakan kehamilan sampai melahirkan saya selalu konsultasi ke dokter, tapi sayang jadwal saya yang padat sampai tidak bisa memberikan asi eksklusif kepada anak saya.

    Terima kasih infonya ya mbak, sangat membantu dan bermanfaat sekali.
    Oh, ya saya sudah daftar ikutan GA-nya lho…

    Terima kasih
    Salam

    • isnuansa on said:

      Hallo Mbak, nggak usah terlalu sedih nggak bisa ngasih asi ekslusif, Mbak. Nanti anak kedua usaha lebih keras lagi, dan pakai Mommychi, tentunya. πŸ˜€

      Iya, GA-nya udah dicatat.

  13. Wina Purnamasari on said:

    aishhhh,,, makin canggih aja ya.. alhamdulillah sih ya si Kei dr pertama hamil cukup diperhatiin juga (kecuali faktor esmosi), dan emang bener loh.. buku KIA yang dari bidan itu luar biasa bermanfaat banget. walaupun udah lecek and kucel, tp sampe sekarang Kei 2 tahun 7 bulan msih sangat berguna banget buat POSYANDU… nanti deh kalo punya anak lagi (yakaliiiii… ) download beginian. hihihi… nice info mom…

    • isnuansa on said:

      Udah cucok tuh Mbak, buat hamil lagi. Sekarang kan udah mau 3 tahun, jadi adiknya nanti lahir pas udah 3,5 tahun lebih. ngomporin

      Iya, posyandu nimbang badan gratis, pulangnya dapat snack pula.

  14. Ini dia pemanfaatan teknologi yang berguna banget. Hanya saja saya masih single je πŸ˜€ Bisa untuk referensi kalau nanti sudah punya anak ini mak πŸ˜€

  15. Ide yg bagus, tapi sekarang bayiku udah 1,5 tahun hehe…

  16. keren mak aplikasinya bagus banget untuk mengetahui tumbuh kembang buah hati. Karena anak adalah harapan bangsa, sudah seharusnya sejak dini kita persiapkan secara matang, ya gizinya, kesehatannya, tentunya sebagai orang tua kita harus berupaya mengoptimalkan tumbuh kembang anak sebaik mungkin, agar nantinya anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas dan berguna bagi nusa dan bangsa

  17. Waahh… keren nih… tx infonya πŸ™‚

  18. coba ah nginstal di tab kuu, seru juga kayknyaa

  19. funnie on said:

    kebtulan belum punya bayi..nanti kalo udah punya jadi pengen punya aplikasi ini…mantap dan keren sekali…so aku bisa mengetahui tumbuh kembang si bayiku

  20. lebih mudah ya jadinya mbak memantau tumbuh kembang anak

  21. .AbduR on said:

    referensi buat istri dan anak saya nanti..

  22. coba dulu pas saya hamil, aplikasi kayak gini udah ada, ya πŸ™‚

  23. Save dulu ah… buat saya tunjukin ke calon ibu anak-anak saya nanti. πŸ˜€

  24. langsung bookmark!

  25. waah keren..harus beli gadget yg ada androidnya neh…#lirikcelengan

  26. Aplikasi ya bagus banget ya…jadi mudah memantau perkembangan anak.

  27. Bekal ilmu buat calon emak…hehe. aku save artikelnya, dihafalin biar klo nti jadi ibu, langsung praktek…hehehe
    makasih share ilmunya mbak. salam kenal…

  28. Hiii Bundanya Diana, aku sudah pasang di smartphoneku. Perkembangan kandungan dan anak adalah hal yang terindaaaah.

  29. eh, ini gratis ya? download aahh~ makasih infonya Mbak.^_^

  30. nanti kalau saya sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak ingin sekali mendokumentasikan semua tingakh laku dan pertumbuhannya..:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

11,315 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>