Meronce Kalung dan Gelang Dari Berbagai Manik-manik

Memasukkan kancing ke lubangnya merupakan pekerjaan yang mudah bagi kita, tapi tidak bagi anak-anak seumuran Diana (3 tahun 5 bulan). Pekerjaan ini perlu keterampilan tangan dan jari yang baik, nah Si Kecil bisa melatih keterampilan ini melalui latihan meronce berbagai macam manik-manik menjadi sebuah kalung dan gelang cantik.

Bahan meronce kalung untuk anak.

Diana anteng banget begitu saya sodorin semangkuk kecil manik-manik. Saya membelinya di sebuah toko yang menjual berbagai kebutuhan menjahit. Karena melihatnya saya jadi punya ide untuk mengenalkan kegiatan meronce, yang bisa melatih kecerdasan kinestetik pada anak. Kegiatan ini sudah bisa dilakukan oleh anak mulai usia 3 hingga 6 tahun. 

Meronce tentu saja melatih kesabaran pada anak, karena tidak mudah baginya memasukkan manik-manik yang kecil tersebut satu per satu. Teman-teman bisa melihat di video di bawah, bagaimana usaha Diana bisa memasukkan satu manik ke dalam benang. Mamanya yang bikin video sampai gemes sendiri, karena lamaaa banget baru bisa masuk satu. Hahahaha.

Tujuan Pencapaian:

  • Melatih gerakan motorik halus Si Kecil.
  • Mengenal bentuk dan warna.

Alat dan Bahan:

  • Berbagai manik-manik berbeda ukuran dan bentuk.
  • Tali elastis sebagai benang.
  • Gunting.

memasukkan manik-manik ke dalam tali

Satu per satu hingga meronce kalung selesai

Kalau sudah panjang, talikan dan jadi kalung!
Cara Membuat:

  • Bunda/ Ayah diminta untuk menyiapkan alat dan bahannya.
  • Pilih tali elastis sebagai benang, agar kalung dan gelang bisa digunakan dengan pas di leher atau tangan.
  • Ikat ujung tali elastis bagian satu, agar anak bisa memasukkan manik-manik tanpa terjatuh lagi di bagian ujung.


Jangan lupa menonton videonya ya.

Evaluasi:

  • Diana terlihat sabar memasukkan manik-manik satu per satu. Bagus buat melatih kesabarannya.
  • Tetapi begitu ada ‘gangguan dari luar‘ (terdengar suara pintu rumah dibuka), langsung buyar konsentrasinya dan kegiatan meronce kalungnya ditinggalkan.

Tulisan ini sudah 2,777 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *