Menunggu Tali Pusat Dedek Diana Puput

Apa pekerjaan yang paling membosankan di dunia ini? Yap, menunggu. Menunggu apa saja. Rasanya waktu akan berjalan sangat lambat. Begitu juga saya yang sampai saat menulis blog ini, masih juga berharap-harap cemas tali pusat Dedek Diana segera terputus.

Membaca banyak referensi yang ada, tali pusat bayi yang dahulunya menghubungkan plasenta dengan janin, akan segera putus dalam waktu 5 sampai dengan 7 hari. Saya dan Mama sudah sangat senang saat hari ke tiga dan ke empat, Dedek Diana sempat sangat rewel dan membuat kami terpaksa begadang tidak tidur menghentikan tangisannya yang sangat keras. Kami berpikir tali pusat Dedek Diana bakalan segera putus. Yay!

Hari ke lima dan ke enam, ternyata Dedek Diana malah sangat anteng, jarang nangis dan tidur mulu. Bangun cuma buat minum dan ngasih tau kalau ngompol atau buang air besar. Daaann, tali pusatnya tak kunjung putus juga! Sabar, saya masih menunggu, siapa tahu sebentar lagi putus, kan memang biasanya di hari ke tujuh. Tapi ternyata, sampai hari ke sembilan dan ke sepuluh, tak kunjung putus juga. Hadeh. 😥

Dedek Diana WahyudiSaya lantas banyak membaca tentang tali pusat ini. Dari banyak bacaan, saya tahu bahwa cara merawat tali pusat yang saya lakukan memang masih banyak diterapkan, meskipun ada sebagian lagi yang sudah meninggalkan cara tersebut. Saya biasa membersihkan tali pusat bayi dengan alkohol 70% dan membungkusnya dengan kasa steril. Beberapa hari sempat memakaikan gurita, tetapi akhirnya tidak lagi. Memasuki hari ke dua belas ini, tali pusat Dedek Diana masih juga belum putus.

Kondisi bayi memang berbeda-beda. Selama tidak terjadi infeksi dan tali pusat bernanah atau bau, tali pusat yang belum putus hingga minggu ke dua masih bisa dibilang normal. Tidak ada masalah. Saya masih sabar menunggu kok, meskipun ya sedikit-sedikit selalu saya lihat kondisinya, apakah ada kemajuan, atau timbul keanehan dan perlu dibawa ke dokter untuk dicek. Tadi pagi, saat memandikannya, saya lihat sudah hampir putus, sedikit lagi. Mungkin besok atau lusa mudah-mudahan beneran sudah bisa putus tali pusatnya.

Kalau sudah putus, memang sih, harapan saya yang paling besar, rewelnya juga bakalan hilang. Susah euy, kalo tiap malam begadang mulu tanpa pernah tidur cukup. Tidur cukupnya seorang ibu yang punya bayi berumur 2 minggu tanpa memiliki asisten rumah tangga, emangnya berapa jam sih? Hahahahaha…

Tulisan ini sudah 4,981 kali dibaca

One thought on “Menunggu Tali Pusat Dedek Diana Puput

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *