Mengenalkan Hewan Pada Diana [Ke Ragunan]

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201301

Ini sih sebenernya bisa dibilang lagi bokek [pasca 20 hari pulang kampung] tapi gatel pengen jalan-jalan, hehehe… Jadinya cari tempat murah meriah sekaligus bisa bikin bayi saya –sedikit-sedikit– belajar. Kalau diajak mengunjungi gedung-gedung atau landmark yang indah gitu, sebenernya yang menikmati keindahan lebih banyak orang tuanya kan ya? Si bayi tentunya paling nanti kalau sudah dewasa doang pas dilihatin fotonya, owh aku udah pernah ke situ, tapi ya ndak ingat. HAHAHAHA… :mrgreen:

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201302

Jadilah saya dan suami melipir ke Ragunan menggendong Diana sambil manggul nenteng stroller. Dan ternyata, yang namanya hari Minggu itu Kebun Binatang Ragunan penuhnya ampun-ampunan. Kayaknya puluhan ribu orang deh tumplek blek di situ. Parkir membludak, sampai-sampai saya baru tahu kalau mobil boleh masuk ke dalam areal kebun binatang dan bebas parkir di mana saja di bawah pohon rindang, yang menurut pendapat saya sebenarnya itu untuk pengunjung duduk-duduk sambil menggelar tikar.

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201302

Ya sudahlah, apa daya, daripada dipaksakan parkir di luar areal kebun binatang dan membuat macet jalanan, mungkin memang lebih baik untuk sementara pengunjung dimasukkan ke dalam saja areal parkirnya, sambil ditata dan dibangun tempat parkir yang lebih representatif, ya Pak. *macak ngomong sama JOKOWI*

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201302

Mulailah mengenalkan hewan pada anak saya. Awalnya, saya coba hewan-hewan yang berada dalam ruangan seperti musang dan hewan-hewan kecil lainnya. Tapi Diana susah melihatnya. Banyaknya pengunjung lain yang bejubel pengen melihat binatang, jadilah Diana nggak bisa lihat meskipun hewannya sudah ditunjuk-tunjuk. Pindahlah saya mencari hewan-hewan yang berukuran besar terlebih dahulu seperti gajah.

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201302

Tepat pilihan kami, karena Diana betah banget lihat hewan-hewan itu. Apalagi saat lihat kereta kuda yang berkeliling Kebun Binatang Ragunan, matanya nggak pernah lepas dari kuda yang berlari. Untungnya, kereta kuda ini hampir setiap menit ada saja yang melintas, jadi nggak perlu nunggu lama supaya si kuda muncul lagi di hadapan tempat kita berdiri, asal berdiri di jalur yang memang dilintasi saja.

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201306

Pilihan selanjutnya adalah melihat kandang orang utan. Saya kok malah jadi sedih ya, lihat orang utan di Kebun Binatang Ragunan ini, soalnya terlihat kesepian sendirian, gitu… Kalau di hutan Kalimantan sana kan masih banyak temennya, jadi bisa main-main. 😀

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201306

Diana dadah-dadah sama orang utannya. Kalau deket gitu pasti udah ditarik-tarik deh bulunya, hehehe… Sayang kami nggak bisa lama-lama di kandang orang utan ini karena posisi untuk melihat kandangnya naik ke atas, sedangkan strollernya tidak bisa turut serta ke atas. Jadi stroller terpaksa ditinggal parkir di bawah. Kalau ilang kan lumayan. 😳

Oiya, sekalian masukan lagi buat pengelola Kebun Binatang Ragunan, karena saya lihat banyaaaakk sekali mama-mama yang mendorong stroller bayinya jalan-jalan ke Ragunan ini, tapi banyak pula lokasi kandang yang tidak bisa dilalui stroller karena untuk naik berupa tangga, dan tidak ada jalan stroller, boleh lho kalau mulai dibangun jalan yang stroller friendly, Pak…

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201306

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201306

Ada sedikit kesalahan fatal sebenernya kemarin ini, yaitu jalan-jalan tanpa membawa payung! Ya kalau cuma muter-muter di bagian tengah kebun binatang sih nggak panas, karena pohon di Ragunan itu guede-guede dan rindang mintak ampun. Tapi begitu keliling sampai belakang, muter danau, panasnya kayak kulit kena setrikaan. Kasihan Diana sih, kepanasan kayaknya… Nggak papa ya, Nak, Diana kuat banget kok anaknya. Palingan kalo sakit batuk pilek ringan doang. *plaaakk, emaknya nggampangin*

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201306

Setelah jalan jauh beberapa kilometer muterin Kebun Binatang Ragunan di siang hari bolong, sampe nemu kolam dan tiba-tiba sudah ada di pintu masuk barat (padahal dari pintu masuk utara ke kanan), sampailah di kandang burung. Burungnya Burung Beo yang bisa ngomong ‘Kakak Tua’. Diana sampe melongo, mulutnya terbuka lebar melihat burung yang bisa ngomong.

‘Kakak Tua’ saya berseru.

Burungnya membeo, ‘Kakak Tua’…

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201311

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201311

Gongnya dari jalan-jalan ke Ragunan ini adalah ngajak Diana ke kandang Harimau Sumatera yang lagi dimandiin sama pawangnya. Ini kandangnya jarang ada pengunjung yang tahu, karena posisinya di pojok belakang, ngumpet gitu…

Saking sepinya, di kandang ini bisa lama banget ngelihat harimau lagi dimandiin tanpa ada orang lain yang umpel-umpelan pengen ngelihat juga.

DIANA KE RAGUNAN AGUSTUS 201313

Oiya, ini kali kedua Diana ke Kebun Binatang, yang pertama waktu masih usia 5 bulanan, jalan-jalan akhir tahun ke Kebun Binatang Bandung. Sempet naik onta segala.

Tulisan ini sudah 4,505 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *