Membuat Gelembung Sabun Untuk Main di Taman

Diana sukanya main di taman kalau sore hari. Saya jadi selalu punya alasan untuk cepet-cepet pulang ke rumah saat di kantor sudah tidak ada kerjaan yang harus diselesaikan. Dulu saat belum ada Diana, saya biasa menunggu jam-jam macet jalanan mereda baru memutuskan pulang. Sekarang, mau macet mau enggak, sebisa mungkin pulang lebih cepet.

Banyak yang bisa dikerjakan di taman, mulai dari sekedar duduk-duduk santai di bawah pohon, bermain bersama anak-anak yang lain (yang berarti Diana bersosialisasi dengan anak berbagai usia), menggunakan berbagai fasilitas bermain di taman, hingga jalan santai atau lari-larian mengelilingi taman.

Karena kesukaannya dengan taman, terkadang satu minggu penuh Diana mengajak bermain ke taman. Tanpa bosan. Tetapi akhir-akhir ini nggak memungkinkan untuk bermain ke taman karena sering sekali hujan dan gerimis tanpa kenal waktu: pagi, siang dan malam. Sampai-sampai sekarang ini Diana suka menagih janji kapan dia akan diajak ke taman lagi.

Siap, Nak. Mama pasti akan mengajak ke taman kalau cuaca sudah memungkinkan. 

Tetapi saya kurang suka bermain ke taman sehabis musim hujan begini. Karena rindang dan rimbunnya pepohonan, banyak nyamuk suka bersarang di sana. Jadi kalaupun Diana memaksa ke taman, paling saya ajak saat akhir pekan saja, dan saat masih siang, tidak terlalu sore.

Main Gelembung Sabun

Apa yang cocok untuk dibawa main ke taman?

Saya seringnya tidak membawa apa-apa sih, selain bekal minum untuk Diana. Terkadang kalau sedang pengen berlama-lama di taman, ya sesekali bawa camilan juga. Bekal minumnya bisa air putih, kadang juga susu Morinaga Chil-Go! susu cair pertumbuhan kesukaannya Diana. Kenapa susu Morinaga Chil-Go! yang dibawa? Soalnya praktis buat menemani kegiatan out door, bawa satu botol aja, nggak perlu seduh-seduh dulu.

Nah, pas, bulan ini stok Morinaga Chil-Go! punya Diana masih agak banyak, kayaknya temen-temen Diana bakalan seneng nih kalau dibagi susu. Biar makin seru, mamanya bikinin buat main-main gelembung sabun di taman. Resep (halah! kayak makanan aja) buat bikin cairan gelembung sabun tiup juga gampang banget, kok.

Morinaga Chil-Go!

Dulu saya pernah coba bikin sekali gagal, karena saya cuma campur sabun cuci piring cair dengan sedikit air di dalam gelas. Rupanya dengan dua bahan tersebut, gelembung sabun yang dihasilkan tidak bisa banyak, hanya satu dua. Lalu saya coba browsing di blog mama-mama gaul, rupanya memang harus ada tambahannya supaya gelembung sabunnya jadi banyak.

Saya rebus dulu satu gelas gula pasir ditambah dengan satu gelas air, hingga cairannya menjadi bersisa satu gelas saja. Lalu setelah dingin, campurkan dengan satu gelas sabun cuci piring cair dan setengah gelas air. Endapkan selama satu malam dan buang endapannya jika ada. Keesokan harinya sudah bisa dimainkan gelembung sabunnya di taman. Pasti seru deh, berlari-larian sambil mengejar gelembung sabun di taman yang teduh.

Keranjang Susu Morinaga Chil-Go!

Jika sudah agak lelah, bisa beristirahat sebentar, buka bekal minuman yang dibawa, nanti dilanjutkan lagi main gelembung sabun sampai habis. Saya buat banyak cairan gelembung sabun begitu, percayalah, dalam waktu singkat pasti sudah habis, karena lebih banyak yang tumpah daripada yang berhasil dimainkan dan ditiup oleh anak-anak. Harus maklum lah ya, karena cara mereka memegang tempatnya memang belum seperti kita orang dewasa. Kalau sudah keasyikan meniup dan berlari, suka nggak merhatiin kalau tangannya sudah miring memegang tempat sabunnya.

Persiapan sudah selesai. Hampir dua gelas cairan gelembung sabun yang terbagi ke dalam tiga gelas bekas minuman siap dimainkan. Susu Morinaga Chil-Go! juga sudah saya masukkan ke dalam keranjang, untuk menemani main sore kami di taman, tinggal berdoa saja semoga cuaca bersahabat.

Yuk, ada yang mau ikut kami main gelembung sabun ke taman?

Tulisan ini sudah 3,900 kali dibaca

4 thoughts on “Membuat Gelembung Sabun Untuk Main di Taman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *