Memasak Dengan Cinta Bareng Oxone

Belakangan ini saya suka masak dan pamer bekal sekolahnya Nana di instagram. Meskipun harus ngantor, pagi-pagi ya terkadang grubak-grubuk dulu di dapur bikinin bekal. Yang simple aja sih masaknya, yang saya bisa, hahaha.

Nah, karena lagi suka bikin bekal Nana itulah, saya mulai belajar masak. Belajarnya paling sering nonton Youtube dan nyontek resep dari Instagram. Tapi ya namanya belajar modal Youtube dan Instagram ya, hasilnya kadang masih banyak gagalnya. Rasanya tak seenak yang ada dalam bayangan saya.

Minggu lalu, saya dapat undangan dari Oxone untuk hadir di event Oxone Home Made with Love. Langsung saya okein dong, meskipun tempatnya jauh beut dari rumah saya. Kalau event yang berhubungan sama masak-memasak memang saya lagi syukaaa~

Meluncurlah saya ke PIK Avenue tanggal 21 April 2018 kemaren. Semangat dong, mau nyobain masakan khas Bangka hasil karya chef Eddrian Tjia. Jadi ada 2 masakan khas Bangka nih yang akan disajikan oleh chef Eddrian Tjia di acara cooking demo. Ada Lempah Kuning dan Bujan yang saya baru denger namanya, hehehe, ditambah lagi dengan jus detoks juga yang tentunya sehat dooong.

Oxone Home Made with Love

Chef Eddrian Tjia memasak Lempah Kuning yang pertama. Bumbunya sih menurut saya lumayan sederhana ya. Bumbu halusnya terdiri dari cabai merah, jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih dan terasi Bangka. Ini nih katanya yang bikin beda, karena terasinya. Saya sih belom pernah masak yang pakai terasi-terasian ya (kecuali sambel terasi yang dimakan bareng ayam goreng), jadi penasaran sama rasa Lempah Kuning ini.

Cooking demo ini memakai Oxone Cast Iron Series, inovasi baru dari Oxone, sebuah peralatan masak yang sempurna karena bisa digunakan untuk menggoreng, menumis, merebus dan memanggang dalam satu peralatan masak. Berbahan dasar baja, sehingga tingkat suhu panasnya stabil dan merata membuat masakan matang dengan sempurna. Lapisan enamelnya yang berkualitas dan tahan lama, masakan pun tidak akan lengket saat dimasak dan lebih sehat. Kelebihan lainnya, warnanya cantik, jadi bisa langsung dihidangkan di meja makan tanpa harus ganti tempatnya yaaa~

Bhihik, langsung ngiler banget deh lihat peralatan masak yang satu ini. Chef Eddrian Tjia bilang, kalau tutupnya nggak dibuka, masakan di dalamnya bakal tetap hangat lhooo. Gimana nggak ngiler ya? Udah mau bulan puasa, ini cucok buat masak makanan sahur.

Oxone Indonesia

Demo yang kedua chef Eddrian Tjia memasak Bujan. Bujan ini gorengan khas Bangka berbahan dasar ikan tenggiri dan talas. Agak aneh sih rasanya di mulut saya orang Jawa, yang terbiasa makan gorengan yang manis seperti pisang goreng, dan gorengan semacam tempe sama bakwan, hehehe. Bujan ini ada talas dan ada ikan tenggirinya, jadi rasanya gurih asin ya.

Satu yang diingatkan oleh chef Eddrian Tjia, bahwa kalau mau sehat, makan gorengan itu yang harus diperhatikan adalah minyak gorengnya. Jangan dipakai menggoreng berkali-kali ya. Usahakan maksimal dua kali saja minyaknya dipakai menggoreng.

Dan resep yang ketiga adalah jus detoks. Penting banget nih buat kesehatan, kita banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Nah, produk Oxone yang dipakai untuk membuat jus detoks adalah Oxone Master Slow Juicer. Pakai Oxone Master Slow Juicer, bikin jus yang enak, sehat dan praktis bisa sangat mudah, tinggal plang-plung semua bahan, udah langsung jadi minuman tanpa ampas!

Ampas buah yang dihasilkan saat membuat jus dengan Oxone Master Slow Juicer 99% lebih kering serta jus yang dihasilkan lebih maksimal dan berwarna cerah alami. Saya aja agak takjub lhoh, karena belum pernah minum jus wortel mentah, lha kok kemaren itu saya doyan karena wortelnya dicampur dengan apel. Keren ih.

Makasih Oxone, udah ngundang ke event juara ini. Jangan kapok ya, kapan-kapan undang lagi ya. *maksa*

Tulisan ini sudah 2,451 kali dibaca

One thought on “Memasak Dengan Cinta Bareng Oxone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *