Memasak Bubur Kacang Hijau Sendiri Selama Hamil

Sebelumnya, tak pernah terpikir oleh saya untuk memasak bubur kacang hijau sendiri di rumah. Ribetlah pastinya, karena biasanya membeli matang saja hanya Rp. 4.000,- per bungkus. Atau, beli kacang hijau dalam kemasan kotak buatan pabrik, nggak sampai Rp. 5.000,- tinggal sedot. Praktis.

Tapi, saat hamil, mau tak mau saya harus mendengar nasehat orang tua juga. Bukan soal harga yang jadinya malah lebih mahal yang bikin saya bersungut-sungut karena harus masak sendiri, tetapi karena harus nunggu lama biar mateng bubur kacang hijaunya.

Nah, step-step yang saya lakukan untuk memasak kacang hijau sendiri di rumah, sudah melalui beberapa kali trial and error, dan baru belakangan ini saja bisa mateng dengan benar tanpa perlu tumpah ke mana-mana, hehehe…

Pertama, saya beli kacang hijau di warung sebelah rumah. Satu plastik isi seperempat kilogram. Saya juga membeli gula merah sebanyak seperempat kilogram dan dua bungkus santan siap pakai ukuran kecil. Ketiga bahan utama ini cukup untuk memasak bubur kacang hijau dua kali.

Kacang hijau dicuci bersih dan direndam selama 6 jam. Biasanya saya merendam pagi-pagi saat bangun, atau justru malam hari sebelum berangkat tidur. Setelah itu cuci bersih kembali beberapa kali dengan air, dan masukkan ke dalam magic jar (penanak nasi) dengan tambahan air (saya menggunakan Aqua) sebanyak 1 liter. Masak selama 1 jam.

Kedua, matikan magic jar dan keluarkan kacang hijau yang telah direbus tadi. Tunggu sampai agak dingin. Hal ini agar memasak periode yang ke dua nggak terlalu lama. Setelah dingin, baru lakukan langkah ketiga.

Masak kembali kacang hijau dengan api yang kecil, tambahkan sedikit garam, gula merah 125 gram dan satu bungkus santan siap pakai ukuran kecil. Aduk rata hingga mendidih dan segera matikan kompornya. Bubur kacang hijau ala saya sudah siap disantap.

Pengalaman paling menggelikan adalah ketika saya memasukkan santan langsung ke dalam magic jar sejak pertama kali, berbarengan dengan kacang hijau dan gula merah, alhasil airnya meleber tumpah ke mana-mana, hahaha…

Selamat mencoba. Dijamin nggak akan gagal deh kalo ngikutin cara saya. 😀

Related Post

Tulisan ini sudah 5,360 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

12,071 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>