Lokasi Favorit Batita Mengeksplorasi Rumah (Dan Bisa Membahayakan)

Rasanya kok sudah kurang tepat ya, memanggil bayi lagi ke Diana yang sekarang sudah 15 bulan dan hobi jalan ngiter-ngiter seluruh sudut rumah. Kayaknya lebih tepat mulai sekarang disebut BATITA (bawah tiga tahun) deh. Dan di usia batita, anak-anak mulai hobi mengeksplorasi setiap sudut rumah, karena menurutnya itu sangatlah menarik.

Semakin dilarang, membuatnya semakin penasaran. Saya sudah membuktikannya ke Diana. Kalau dipanggil namanya, dia bakal buru-buru berbalik badan menuju kita, tetapi dua detik kemudian (apalagi kalau kita lengah sedikit), udah ilang deh dia balik lagi ke tempat semula.

Apa saja lokasi favoritnya ‘mengacak-acak’ seisi rumah?

Yang pertama dan paling diincarnya adalah kamar mandi! Entah kenapa Diana ini nggak ada kapoknya masuk ke dalam kamar mandi, padahal dia sudah pernah lho kecebur di dalam bak mandi saat dicebokin. Anaknya kan nggak bisa diem, meskipun dipegangin, kadang masih kroncalan juga. Jadinya nyungsep deh masuk ke dalam bak mandi yang penuh air. Untungnya, bak mandi saya itu kecil, jadi mudah narik dia keluar bak sebelum nelen banyak air.

Hobi masuk kamar mandi ini mungkin juga karena di dalam kamar mandi udaranya adem, karena ada banyak air. Berbeda dengan ruangan lainnya yang panas dan gerah. Air itu jugalah mungkin yang sangat menarik perhatian, karena bisa dipakai ‘keceh‘ maenan air sampai baju basah semua. Saya tidak begitu percaya sih, kalau mainan air itu bisa bikin masuk angin seperti kata orang-orang tua jaman dulu, selama masih wajar basahnya, ya paling-paling kalau anak main basah-basahan itu cucian baju jadi lebih menggunung, itu doang.

Saya lebih concern di sisi keselamatannya aja, karena kalau anak batita tidak mendapatkan pengawasan saat masuk ke dalam kamar mandi, ya resiko yang paling parah adalah tenggelam di dalam bak mandi. Soal masuk angin, kotor dan banyak kuman, itu masih bisa saya tolerir lah, hehehe… (Jadi, kalau saya ‘kehilangan‘ Diana di rumah, langsung kamar mandi yang paling pertama dilihat)

Lokasi favorit kedua, masih berhubungan sama air juga, adalah di keran air yang ada di teras rumah. Ini adalah tempat mencari Diana yang kedua jika saya tidak melihatnya ada di dekat saya.

Meskipun tidak membahayakan, tetapi bisa berbahaya juga jika tidak diawasi. Diana suka membuka dan menutup keran air, lalu memainkan air yang sedang mengalir itu untuk membersihkan tangannya, mengelap mukanya, lalu kemudian duduk di depan aliran air. Kalau cuma sampai di situ, aman. Menjadi berbahaya jika dia lanjutkan dengan berjalan mengitari teras dalam keadaan baju dan kaki sudah basah. Air yang menetes di lantai, berpotensi membuat lantai sangat licin dan batita mudah terjatuh. Keseimbangan yang belum bagus membuat sangat berbahaya bagi kepalanya apabila jatuh nggeblak.

Lokasi favorit selanjutnya adalah lemari piring. Lemari piring saya cuma satu, itupun kecil. Barang-barangnya nggak banyak. Sebagian terbuat dari plastik (atau melamin), sebagian lagi ya berbahan gelas atau keramik. Saya paling kesel kalau batita saya udah mulai nggeratakin barang-barang yang ada di lemari piring. Udah barangnya sedikit, kalau pecah ya harus beli baru lagi, pecahan gelas dan piring pastinya sangat tidak aman untuk tubuh mungilnya.

Kebiasaannya menggapai-gapai barang-barang di atas meja yang tingginya di atas kepala, juga sempet bikin deg-degan, waktu Diana bisa mengambil mangkuk berisi sambal dan memecahkannya di lantai. Semangkuk penuh sambal pedas, bercampur dengan pecahan kaca, kalau keinjek, hmmmm….

Tempat cucian piring menjadi tempat favorit selanjutnya, meskipun dia hanya datang ke tempat itu ketika emaknya sedang cuci piring saja. Dan yang dilakukannya adalah inguk-inguk ke dalam bak cuci piring, sambil menjilat-jilati pinggirannya. Errrrrr! Konon kabarnya di situlah kuman terbanyak berada. Diana, Diana!

Dan sekarang sedang hobi minta dibukakan kulkas, lalu ngeluarin semua isinya. Untungnya, saya nggak banyak menyimpan barang mentah dan bahan makanan di dalam kulkas. Isinya paling susu UHT dan minuman-minuman instan lainnya, hehehe…

Gimana dengan kebiasaan batita teman-teman?

Tulisan ini sudah 1,923 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *