Liburan Akhir Tahun Ke Gunung Bunder Bogor

Selamat tahun baru semua…

Lagi mencoba mengumpulkan semangat untuk ngetik satu blogpost nih di awal tahun ini, karena sudah hampir setengah tahunan saya males nulis.

Mau cerita liburan akhir tahun kemaren aja yah, sama keluarga. Nggak cuma keluarga inti sih, totalnya sekitar 20 orang kayaknya.

Dari jauh hari liburan ini emang udah direncanain kalau pas akhir tahun bakalan kumpul keluarga di Jakarta, dan akan jalan-jalan bareng. Muncullah usul ke Pulau Seribu atau ke Puncak. Pulau Seribu takut ombaknya besar dan Puncak takut macetnya nggak nahan, jadilah diputuskan ke Gunung Bunder aja (Taman Nasional Gunung Salak).

Akhir November baru nyari villanya, dan nggak banyak cingcong langsung dipilih Rasamala. Kami nyewa villa Pinus yang kapasitasnya maksimal 15 orang (tertulis di webnya). Pas kontak mereka dan bilang kami rombongan 16 orang, diarahin ke situ sih. Nggak tahunya, pas berangkat, nambah personel jadi total 20an orang.

Perjalanan dari Cikarang butuh 4 jam, karena sempat berhenti buat beli perbekalan (makanan ringan), trus berhenti lagi karena kartu tol masuk nyelip ke dalam dashboard mobil, dan sempat kena macet di Dramaga. Rombongan terbagi dalam 3 mobil, dengan peserta termuda berusia 5 bulan. Kuat juga ponakan saya ya..

Selama liburan sih kami lebih ke seneng-seneng ngumpul bareng keluarga besar aja, jadi nggak ngoyo harus ke tempat wisatanya. Jalan-jalan ke satu air terjun aja udah bahagia. Lebih bahagia lagi karena liburannya diisi dengan tidur dan makan nggak berhenti-berhenti.

Karena rombongan besar dan liburannya pengen irit, dari awal kami udah siap perbekalan yang dibutuhkan selama liburan. Jadi, urusan makan-makan, kita masak sendiri. Adik ipar saya yang rumahnya deket laut, beli udang dan kepiting buanyak banget. Jadi sehari sebelum berangkat udah masak-masak.

Udang yang segede dua jempol orang dewasa itu dimasak sambel goreng kuah santen, sebagian lagi digoreng tepung. Trus kepitingnya dimasak saos tiram sama Parahita. Bawa beras, bawa rice cooker, bawa segala macem mie, camilan, kopi dan minuman. Di villa udah disediain kompor, wajan, piring dan gelas. Asyik, dijamin kenyang sepanjang waktu.

Soalnya kalau di gunung begitu kan ya jarang ada restoran kan ya? Kalaupun ada, harganya yang kurang pas di kantong.

Bisa sih, pesen dari villa, tapi saya baca-baca, sarapan nasi goreng plus telur aja seporsi udah 30.000 lha kalau dikali 20 orang kan udah lumayan banget budget segitu bisa dibuat masak seharian dengan lauk mewah udang segede gaban dan kepiting sebaskom besar. Tepat bener nih pilihan bawa makanan sendiri dari rumah.

Seperti yang sudah saya bayangkan sebelumnya, saya bakalan kedinginan di Gunung Bunder ini. Padahal kalau dilihat dari ketinggiannya, nggak terlalu dingin lho seharusnya. Cuma seribuan meter doang di atas permukaan laut. Setengah dari tingginya Situ Gunung. Tapi kok dingin ya Gunung Salak ini?

Pas tidur dinginnya ampun. Padahal saya tidur di kasur dan pakai selimut. Apa kabar adik-adik yang pada ngampar di lantai dan cuma jaketan doang yah? Hihihihi…

Dan karena airnya sedingin es, udah pastilah ya, mandinya ditunda aja nanti kalau udah sampai rumah. Tapi Diana kuat lho, saya coba guyur pas mandi pagi. Diana juga malah jalan ke dua air terjun, satu Curug Ngumpet, satu lagi Curug Cadas Ngampar. Keren!

Waktu ke Curug Ngumpet juga jalan sendiri anaknya pulang pergi dari Villa Rasamala. Digendong dikit doang deng, sama bapaknya.

Kalau pas ke Curug Cadas Ngampar, bawa mobil sama Omnya. Pagi-pagi abis bangun tidur. Saya sih pas aja, lambaikan tangan, mending masak mie, ngopi dan sarapan di Villa. Tugas bapaknya seperti biasa yang ngasuh anak, muwahahahaha.

Oke lah, liburan akhir tahun ini ditutup dengan riang gembira, dan liburan lebaran nanti keluarga memutuskan untuk gantian pergi ke Batu, Malang. Tapi saya, suami dan Diana kayaknya nggak bisa gabung karena rencananya mau lebaran ke Padang. Huhuhuhu, sedih. Batu itu salah satu kota yang kami suka. Udah dua kali ke sana, dan masih pengen terus.

Ya sudah, mari kumpulkan piti lagi supaya bisa tetep liburan yak. 🙂

Tulisan ini sudah 24,068 kali dibaca

One thought on “Liburan Akhir Tahun Ke Gunung Bunder Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *