Kecanduan Bikin Video Tentang Diana

Dulu saya bikin video tapi masih agak malu-malu buat nampilin di blog ini. Hanya beberapa saja yang saya upload ke dalam blog. Soalnya ya kadang kualitasnya nggak maksimal. Videonya panjang, tapi ada bagian yang jeleknya di tengah. Setelah itu bagus lagi. Mau upload, bingung cara ngedit videonya, motong bagian yang jeleknya nggak tahu caranya. Hahahaha.

Tapi sebagai blogger yang mau maju, ya harus mau belajar terus. Kalau nggak tahu caranya ngedit, tentu haruslah belajar. Dan sedikit-sedikit, akhirnya saya bisa ngedit video. Memotong dan menggabungkan beberapa video yang awalnya terpisah, menjadi satu bagian. Kemudian menambahkan lagu ke dalamnya, supaya video menjadi makin ciamik. 

Baru sebatas itu saja, sih. Tapi saya sudah lumayan bangga. Dengan kemampuan itu, saya bisa menambahkan video ke dalam sebuah tulisan, sehingga tulisan menjadi semakin berwarna, karena tidak hanya melulu cerita dan gambar saja, tetapi ada juga ‘film pendek‘nya.

Sekarang, beberapa video tentang Diana sudah berhasil saya buat, meskipun belum semuanya saya upload menjadi sebuah postingan blog. Membuat video memang menambah keribetan sih dalam menulis blog, tetapi kalau melihat hasilnya, saya lebih puas.

Dan setelah mampir ke Facebook Fanpage Cussons Baby kemarin, saya tahu ada lomba Cussons Bintang Kecil 4 (#CBK4). Saya tentu mau ikutan, dong. Kesempatan yang baik buat saya, karena tahun ini CBK4 menambah satu kategori baru, yaitu kategori video, selain kategori yang selama ini ada (foto). Syarat utamanya masih tetep sama, kok, untuk mengikuti lomba ini. Pastikan bahwa peserta adalah bayi berusia antara 0 sampai 6 tahun, dan ada minimal 2 produk Cussons Baby atau Cussons Kids. Itu doang, buibu. Gampang, kan?


Ini hasil video yang berhasil saya buat. Diana sedang menggunakan body lotion Cussons Baby, dan disusul menggunakan cologne Cussons Baby yang lovely kiss (soft floral scent) supaya tetep wangi sepanjang hari, meskipun nanti beraktivitas seperti bermain bersama teman, termasuk lari-larian.

Keberhasilan membuat video tentang anak salah satunya ditentukan oleh mood anak sendiri. Diana ini tipe yang nggak bisa dipaksa-paksa. Kalau lagi nggak mau, ya nggak mau. Mamanya harus cari jalan supaya anaknya dengan suka rela melakukan apa yang diarahkan oleh mamanya. Hehehe. Selamat mencoba membuat video tentang buah hatinya ya, buibu.

Cussons Bintang Kecil 4

Nah, kalau videonya sudah selesai, bisa meluncur ke Facebook, Twitter dan Website ini buat submit ya. Gutlak!

Tulisan ini sudah 1,354 kali dibaca

3 thoughts on “Kecanduan Bikin Video Tentang Diana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *