Imunisasi DTP 2 + Polio 3 + Timbang BB Bayi

Hari ini jadwal dedek Diana imunisasi lagi. Bulan lalu sudah imunisasi DTP dan Polio 2, kini saatnya DTP 2 dan Polio 3. Seperti saat imunisasi sebelumnya, saya kembali membawa dedek Diana ke Puskesmas saja. Murah meriah dan dekat. Cukup jalan kaki dari rumah 15 menit sudah sampai.

Saat mendaftar di loket, bapak petugas Puskesmas memberikan informasi kepada semua pasien, bahwa warga DKI kini dapat berobat gratis hanya dengan membawa fotokopi KK dan fotokopi KTP DKI Jakarta. Saya juga sempat ditanya, apakah saya membawanya. Karena terdaftar sebagai warga Jawa Barat, tentu saja saya menjawab tidak. Bapak petugas Puskesmas bertanya sudah berapa lama saya tinggal di Jakarta. Wogh, kalau itu sudah lama, Pak. Sejak 2004 hingga sekarang. Nah, jika mau berobat gratis, tinggal minta surat keterangan domisili saja ke RT/RW. Informatif nih bapak petugas Puskesmasnya.

bayi ditimbang

Selesai membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 2.000,- saya menunggu antrian untuk imunisasi bayi. Tak lama, karena di depan saya hanya ada satu ibu yang akan imunisasi anaknya. Tak sampai 10 menit, giliran Diana dipanggil. Saat menimbang, tak hanya dedek Diana saja yang menutup muka, sayapun juga kalau bisa nggak pengen membaca jarum penunjuk timbangan bayi di depan saya. Umur dedek Diana 3 bulan 12 hari saat ini, dan beratnya sudah 7,6 kilogram aja! Haduh.

Saat disuntik, dedek Diana masih bisa senyum-senyum, dan menangis 5 detik saat jarum dicabut dari paha kanannya. Begitu saya gendong lagi, langsung diem dan senyum-senyum lagi. Trus, pulang deh! Cuma butuh biaya Rp. 2.000,- saja untuk mendapatkan imunisasi DTP dan Polio pada bayi. Murah, kan? Murah, kan? Nggak perlu takut panas.

Pasca imunisasi, sampai dengan sore ini badan dedek Diana adem-adem aja. Nggak panas sama sekali. Tapi rewel banget jadinya, nggak seperti biasanya. Boboknya tiap 15 sampai 30 menit udah bangun dan langsung saya kasih asi lagi. Nggak bisa ditinggal sama sekali, dan anteng kalau saya gendong dengan wrap.

Kalau besok saya nggak nulis soal imunisasi lagi, berarti dedek Diana nggak panas. Tapi kalau ada masalah atau perkembangan, ya pasti akan saya bagi ceritanya di blog ini. 🙂

Tulisan ini sudah 6,197 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *