Imunisasi Campak Juga Meskipun Terlambat

Bayi Merangkak

Imunisasi campak pada bayi seyogyanya dilakukan saat umur 9 bulan. Saya juga maunya tepat waktu memberikan imunisasi ke Diana, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, tapi apa daya, pas umur Diana 9 bulan, eh, malah pilek mbeler hidungnya. Saya baca ada sebagian dsa yang menyarankan imunisasi pada saat kondisi badan bayi benar-benar sehat, sebagian lagi mazhabnya memperbolehkan imunisasi meskipun bayi sedang pilek. Saya pilih yang pertama saja deh, toh terlambat sedikit tak mengapa, saya pikir.

Jadilah saya tunggu saja hingga pileknya sembuh. Begitu pileknya sembuh, lha kok ndilalah malah langsung kena campak! Saya nggak tahu kalau Diana kena campak, sebelum simbahnya tiba-tiba nyeletuk saat lihat ada ruam-ruam merah di kulitnya. Waduh, gimana ini? Belum sempat imunusasi campak kok malah udah kena campak duluan. :mrgreen:

Nah, setelah itu saya malah galau. Berdasarkan yang saya baca, biasanya orang hanya sekali kena campak, karena setelah terkena campak dia akan memiliki imun terhadap penyakit tersebut. Hanya beberapa saja yang akan mengalami terkena campak lebih dari satu kali. Lha kalau sudah terkena, apa perlu diimunisasi campak lagi?

Saat terkena campak, masa inkubasi penyakit ini kan 10 hingga 12 hari sebelum akhirnya bayi akan deman tinggi dan keluar ruam di kulitnya. Nah, Diana ini kan sehat-sehat saja sampai keluar ruamnya, nggak pernah panas sama sekali, apalagi sampai demam segala. Paling ya pilek itu tadi saat dia tepat berumur 9 bulan.

Ah, daripada tidak diimunisasi dan nanti akhirnya harus menyesal, lebih baik diimunisasi sajalah meskipun terlambat, sudah terkena duluan.

Jadilah pagi tadi saya bawa Diana ke Puskesmas. Dengan biaya hanya Rp. 2.000,- (bisa gratis kalau saya bawa fotokopi KK dan KTP DKI Jakarta), saya mendaftar untuk imunisasi campak. Sebelum diimunisasi, ditimbang dulu berat badannya, sekarang 10,4 kilogram.

Sampai tulisan ini dibuat, Diana nggak demam. Kata bidan di Puskesmas tadi, biasanya kalau bayi ASI sih nggak akan demam setelah imunisasi campak. Imunisasi campak ini akan diulang lagi saat anak berumur 6 tahun. Masih lama…

Jadi gimana kalau imunisasi campak pada bayi terlambat? Kalau kata saya sih, mending terlambat daripada tidak sama sekali.

Tulisan ini sudah 27,701 kali dibaca

One thought on “Imunisasi Campak Juga Meskipun Terlambat

  1. Ada yg berkeyakinan. Bahwa tubuh manusia adalah perangkat yg luar biasa canggih, memiliki sistem defend yg sangat hebat. maka rekayasa imunisasi benar atau tidaknya, tidak diperlukan. Pikiran ini agak kuno, dibanding peluang bisnis serum jutaan dolar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *