Giliran Bingung Soal Breast Pump

Sama seperti sebelum memutuskan untuk membeli clodi, saya perlu membaca beratus-ratus halaman blog terlebih dahulu untuk membuat keputusan membeli breast pump. Keinginan untuk memberikan asi secara eksklusif kepada dedek bayi, sedangkan saya juga masih tetap harus bekerja setelah selesai cuti nanti, membuat breast pump adalah alat wajib punya. Masalahnya, breast pump yang seperti apa?

Manual Vs Elektrik

Ada dua macam breast pump. Yang manual dan yang elektrik. Secara fungsi, saya pengennya membeli yang elektrik saja, meski harganya relatif lebih mahal dari pada yang manual. Berdasarkan banyak sekali review teman-teman blogger yang telah menggunakan sebelumnya, yang elektrik lebih mudah digunakan, membuat tangan tidak pegal sedangkan hasilnya lebih banyak. Kekurangannya, mungkin hanya ada di suaranya saja yang lebih berisik.

Masalahnya, kemarin saya cek di kantor, toilet tidak memiliki colokan listrik. Jelas, kantor saya tidak memiliki ruangan khusus untuk memerah asi. Jadinya, toilet merupakan satu-satunya alternatif yang bisa digunakan. Saya periksa seluruh bagian, nggak ada colokan listriknya! :mrgreen:

Daripada membeli breast pump yang elektrik dan akhirnya nggak bisa digunakan, maka untuk sementara kesimpulannya saya akan membeli yang manual saja. Memang sih, bisa menggunakan baterai, namun itu berarti pengeluaran tambahan. Dan konon juga hasilnya beda jika dibandingkan menggunakan listrik.

Merek Breast Pump Yang Akan Dipilih

Setelah mengambil kesimpulan tipe breast pump yang akan dibeli, tiba saatnya harus memutuskan merek apakah yang akan dipilih. Sekali lagi, saya mengandalkan Google dan membaca berbagai macam tulisan blogger dan juga ibu-ibu di berbagai forum online. Dua yang paling diminati adalah Medela dan Avent Philips.

Nah, di bagian ini bingungnya bukan ke soal harga, tapi apakah nanti breast pump yang dibeli bakalan cocok sama saya. Dua-duanya sudah saya simpulkan adalah merek yang paling bagus dan banyak digunakan secara puas oleh orang lain. Sampai saat ini saya lebih cenderung ke Avent Philips sih, sepertinya. Okesip, berarti bakalan beli Avent Philips yang manual.

Soal Cooler Box

Peralatan tempur memerah asi belum lengkap kalau hanya berhenti sampai di breast pump saja. Masih harus beli cooler box dan botol penyimpanan hasil asi perah. Untuk botol, saya sudah tahu harus beli di mana yang harganya murah. Tapi untuk cooler box-nya, masih galau juga, harus membeli yang bermerek, atau membeli yang murah saja. Toh, fungsinya hanya untuk membawa asi dari kantor pulang ke rumah. Bukan untuk gaya-gayaan!

Merek Medela harganya juga sekitar Rp. 500.000,-an, sedangkan kalau beli Avent Philips yang manual yang sudah satu set sama cooler bag-nya harganya juga Rp. 1.000.000,-an, jadi nggak beda jauh. Kayaknya memang lebih baik beli yang satu set aja deh, satu merek. Bismillah. Besok kayaknya pesen di toko online saja deh. Semoga ada stoknya. 😀

Tulisan ini sudah 7,419 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *