Diana Mau Jadi Fotografer?

Satu benda yang paling Diana minati adalah kamera. Pokoknya paling nggak bisa lihat kamera dipegang sama orang lain. Tiap kali saya atau bapaknya Diana pegang kamera, pasti diminta. Dan selalu ada adegan tarik menarik rebutan, karena tentu saja kami juga belum begitu rela kalau kamera nantinya terjatuh saat di tangan Diana. Sebisa mungkin, ya jangan sampai lah, hal buruk itu terjadi.

Sesekali, bolehlah Diana pegang kamera. Tentunya dalam pengawasan penuh ya. Salah satunya, jika sedang di rumah, dan anaknya duduk atau berdiri di atas matras. Lalu, kami selalu mengajari untuk mengalungkan tali kamera di leher. Pernah suatu kali kami teledor meletakkan kamera sembarangan dan Diana memainkannya. Untung, Diana sudah ‘belajar‘ lebih dahulu melalui pengamatannya saat melihat kami memakai kamera. Otaknya sudah merekam, kalau memakai kamera itu dengan mengalungkannya di leher terlebih dahulu. Jadilah kami langsung ayem, karena setidaknya kamera aman dari resiko terjatuh.

Saat saya ajak ke sebuah acara press conference, yang menjadi perhatian Diana juga kamera-kamera yang ditenteng oleh wartawan. Kalau sudah lancar bicara, kira-kira Diana bakalan ngomong gini nih, “Om, aku juga punya kamera yang sama nih.

Kejadian di foto di atas saat saya ajak maen ke Kebun Raya Bogor. Tantenya Diana punya kamera baru. Beli dari temannya yang mendapatkan door prize dan menjualnya dengan harga yang lebih murah. Langsung deh Diana pengen banget megang kamera tantenya dan beraksi layaknya fotografer profesional.

Sini, sini, tante, Diana aja yang motoin, satu, dua, tiga, klik!

Tulisan ini sudah 1,855 kali dibaca

2 thoughts on “Diana Mau Jadi Fotografer?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *