Dedek Diana Belajar Duduk sama Bapaknya

Saya bertanya-tanya, bolehkah bayi 3 bulan didudukkan? Setelah cari-cari jawabannya, malah memang harus belajar posisi seperti itu. Tetapi harus dipastikan bahwa leher dan kepalanya yang belum mampu berdiri tegak itu terjaga dengan aman.

Dedek Diana belum mampu menegakkan kepala. Lehernya belum kuat menyangga. Saya sudah setiap hari membalikkan badan dedek Diana agar belajar tengkurap, namun kepalanya yang belajar nongol-nongol ke atas selalu saja masih gagal dan berakhir dengan nyungsep. Gelagepan deh jadinya karena hidungnya ketutup kepala.

Dedek Diana sama Bapak

Nah, kalau soal belajar duduk, giliran bapaknya yang megang dedek Diana. Saya nggak sabar kalau harus mangku bayi lama-lama. Selain berat, punggung udah copot duluan karena menyusui dan menggendong. Kalau bapaknya kuat jagain dia sambil duduk nonton bola. 😀

Selain belajar duduk, saya juga mulai menggendong posisi duduk. Belum sempat minta difotoin nih gimana penampakan menggendong duduk ini, tapi kalau orang Jawa menyebutnya dipekeh. Bukan dipekeh murni sih, kalau dipekeh murni itu di samping badan kita bayinya, tapi gendongan saya model duduk bayinya di depan badan. Perut sama perut beradu gitu.

Tentu, saat saya keluar rumah, langsung mendapat komentar. Hampir semua yang melihat bilang, “Aduh, kok sudah dipekeh sih bayinya? Nanti kalau gede jalannya ngangkang lho.”

Atau, “Sudah umur berapa bulan sih? Saya nggendong duduk kalau bayi sudah umur 9 bulan.”

Saya tentu membalasnya dengan senyuman.

Wrap dipakai di negara asalnya dari newborn baby. Saya sih yakin aja dedek Diana nantinya jalan bak peragawati. Hahahaha..

Tulisan ini sudah 12,700 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *