Cegah HIV Superhighway dengan Kondom

Sampai saat ini, belum ada satupun orang yang bertanya ke saya, “Kapan punya adik nih?” saat saya menggendong Diana. Kalaupun ada yang tanya, ya paling-paling saya balas dengan senyuman paling menawan yang saya miliki. Atau jawaban “Mau tau aja atau mau tahu banget?”. πŸ˜†

Pertanyaan yang sering saya terima justru “Pakai kontrasepsi apa?”. Pertanyaan itu pertama datangnya dari Mama saya. Ditambah dengan kalimat penekanan “Jangan sampai telat dan terlanjur hamil lagi. Kasihan Diana masih kecil, jangan sampai kesundulan.” hehehe…

Yang pasti, males banget saya kalau harus pakai kontrasepsi suntik. Takut bo sama jarum. :mrgreen: Apalagi baca-baca di banyak sumber, efek sampingnya lumayan ngeri juga: kenaikan berat badan. Yang disuntikkan ke dalam tubuh adalah hormon estrogen dan progesteron soalnya. Belum lagi jadwal menstruasi suka jadi kacau. Dan kadang sudah berhenti memakai kontrasepsi ini, kesuburan tidak langsung kembali normal. Hih, syereemm

Jadinya saya pakai alat kontrasepsi kondom, saudara-saudara! πŸ˜‰

Gunakan Kondom Agar Tak Tertular HIV

Kondom ini, selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi, juga memiliki fungsi ganda untuk meminimalisir menularnya HIV dan penyakit infeksi menular seksual lainnya. Saya kutip dari Komisi Penanggulangan AIDS;

Selalu ada risiko penularan bila berhubungan seks dengan seseorang penyandang HIV-positif. Risiko dapat dikurangi secara signifikan bila kondom digunakan secara konsisten dan tepat.

Trus, apa itu HIV Superhighway?

DKT-Ethiopia memproduksi sebuah video yang menerangkan betapa cepatnya HIV menyebar. Sila cek video di bawah ini dulu ya…

HIV Superhighway part 1 from Helen Epstein on Vimeo.

Sebanyak 90% kasus HIV merupakan akibat dari penularan seksual dan 60-70% kasus HIV terjadi di kalangan heteroseksual. Monogami dapat mengurangi cepatnya HIV menyebar, sedangkan berganti-ganti pasangan akan menyebabkan HIV Superhighway.

Kondom Mencegah Penyebaran HIV

Monogami Memperlambat Penyebaran HIV

Berganti Pasangan Menyebarkan HIV Lebih Cepat

Inilah Superhighway HIV

Tuh, ngeri banget kan ya HIV Superhighway itu. Jangan berpikir bahwa HIV Superhighway hanya bisa terjadi di Ethiopia saja ya. Di Indonesia, meski menganut paham monogami, tidak menutup kemungkinan juga memiliki potensi untuk terjadi, meski secara diam-diam.

Jumlah Penderita HIV AIDS di Indonesia 2012

Ibu Rumah Tangga Juga Rentan Terkena HIV AIDS

Data dari Kementerian Kesahatan menunjukkan, Januari 2012 sampai dengan trimester III tahun 2012 ini saja telah ditemukan sebanyak 15.372 kasus HIV-pisitif dan 3.541 orang dinyatakan telah terkena AIDS. DAN JANGAN DIKIRA BAHWA IBU RUMAH TANGGA BUKAN KELOMPOK BERISIKO TERKENA HIV! (lihat tanda panah warna merah) Dari grafik laporan Kementerian Kesehatan tersebut, ibu rumah tangga menduduki posisi ke dua dalam jumlah orang dengan kasus AIDS dari Januari hingga September 2012. :Cry:

Di sinilah peran kondom beraksi. Saya suka kondom karena dia berfungsi ganda: mencegah kehamilan (supaya Diana nggak kesundulan πŸ˜‰ ) dan juga mencegah penularan virus HIV dan infeksi menular seksual (IMS) lainnya seperti chlamydia, sipilis, gonore, dan HPV. Di Indonesia, ada DKT Indonesia yang terus menerus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat penggunaan kondom dalam hubungan seks berisiko guna melindungi masyarakat Indonesia. Pada Pekan Kondom Nasional 2012 DKT Indonesia merayakan keberhasilannya dalam pencapaian angka pemasaran sosial sebanyak 1 milyar kondom di Indonesia sejak tahun 1996.

Saya sebagai ibu rumah tangga sekaligus blogger juga tertantang untuk ikutan mengkampanyekan penggunaan kondom untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

Oiya, peribahasa “Sedia Payung Sebelum Hujan” itu memang benar adanya lho! Sedia kondom sebelum terkena HIV/AIDS dan infeksi menular seksual lainnya. Ingat, wanita paling cantik atau pria paling tampan di dunia bisa jadi sumber kematian Anda. Selalu gunakan kondom ya!

~~~
Kredit gambar: printscreen dari HIV Superhighway, printscreen dari Laporan Kementerian Kesehatan Triwulan III Tahun 2012 dan Kondom Fiesta

Tulisan ini sudah 8,653 kali dibaca

12 comments on “Cegah HIV Superhighway dengan Kondom

  1. Eeii mengerikan sekali, ayo kita perangi penyakit ini dan penyebarannya.

  2. Dwi Wahyudi on said:

    Paparan yang cukup menarik mengenai kondisi AIDS di Indonesia, cuma kok sepertinya bahasa “Oiya, peribahasa β€œSedia Payung Sebelum Hujan” itu memang benar adanya lho! Sedia kondom sebelum terkena HIV/AIDS dan infeksi menular seksual lainnya. Ingat, wanita paling cantik atau pria paling tampan di dunia bisa jadi sumber kematian Anda. Selalu gunakan kondom ya!” terkesan bias yach… πŸ™‚

    • isnuansa on said:

      Komennya masuk spam, Mas.

      Kalimat itu sebenarnya mau menjelaskan, bahwa kondom seharusnya digunakan kapan saja, karena suami atau istri (yang pastinya paling ganteng dan cantik pilihan kita sendiri), bisa jadi menjadi sumbernya.

      Penularan HIV yang paling banyak adalah melalui hubungan seksual. Dan menurut paragraf sebelumnya, ibu rumah tangga adalah termasuk kelompok yang juga paling beresik.

      Gitu, Mas..

  3. Syerem banget kalo menilik kebiasaan orang2 yang suka berganti2 pasangan itu, Mbak. Pake kondom juga nggak. Mereka seperti gak peduli akan kemungkinan tertular penyakit. πŸ™

    • isnuansa on said:

      Bener, Mbak.. Mungkin mereka seperti itu karena kurang pengetahuan soal penyakit menular. Makanya tugas kita yang tahu membantu menyebarkan pengetahuan yang kita miliki supaya masyarakat Indonesia aware terhadap hal ini.

      :Princess:

  4. anny on said:

    Melihat virus HIV cepat menyebar menyeramkan sekali kita harus benar2 menjaga jangan sampai tertular oleh siapapun.
    Yg utama adalah jaga keimanan kita πŸ™‚
    Dan harus waspada

  5. Pencegahan HIV AIDS adalah sebuah paket yang tidak bisa instan, jika dilakukan dg cara instan, maka kerusakan yg ditimbulkannya bisa lebih buruk dari HIV AIDS itu sendiri πŸ™‚

    salam kenal mak πŸ™‚

    • isnuansa on said:

      Betul, Mak… Sebagai blogger, kemampuan saya ya cuma berbagi pengalaman yang saya tahu. Kalau dikerjakan beramai-ramai sesuai kemampuan dan tugas masing-masing, mudah-mudahan yang satu paket itu bisa dijalankan.

      Tulisan saya ini nggak terkesan melegalkan kondom untuk perbuatan yang salah kan? πŸ˜‰

  6. Siapa bilang kondom ilegal?

  7. Ilmumedis on said:

    Penggunaan kondom merupakan salah satu pencegahan penularan HIV. Selain kondom, pencegahan dapat dilakukan dengan prinsip Abstinence(tidak melakukan hub.sex luar nikah), being faithful(setia pada pasangan), drug injection(hindari penggunaan jarum suntik sembarangan), dan education πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

12,263 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>