Serunya Main Lari-larian Bersama Teman Di Taman

Setelah punya anak, saya jadi terbiasa mendapatkan kejutan-kejutan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Salah satunya soal mainan apa yang menarik anak. Bagus dan mahal itu nggak otomatis disukai. Yang kemarin dan hari ini suka bangetpun, kadang-kadang besok bisa ditinggalin begitu saja kalau disodorin. Jadi kalau beli atau bikin mainan untuk anak, ekspektasi yang saya pasang udah diset jangan terlalu tinggi. Biasa aja. Kalau anaknya memang nggak tertarik, ya sudah. Nggak usah dipaksa.

Begitu juga dengan permainan gelembung sabun kemaren yang saya buat.

Main Gelembung Sabun Continue reading “Serunya Main Lari-larian Bersama Teman Di Taman”

Membuat Gelembung Sabun Untuk Main di Taman

Diana sukanya main di taman kalau sore hari. Saya jadi selalu punya alasan untuk cepet-cepet pulang ke rumah saat di kantor sudah tidak ada kerjaan yang harus diselesaikan. Dulu saat belum ada Diana, saya biasa menunggu jam-jam macet jalanan mereda baru memutuskan pulang. Sekarang, mau macet mau enggak, sebisa mungkin pulang lebih cepet.

Banyak yang bisa dikerjakan di taman, mulai dari sekedar duduk-duduk santai di bawah pohon, bermain bersama anak-anak yang lain (yang berarti Diana bersosialisasi dengan anak berbagai usia), menggunakan berbagai fasilitas bermain di taman, hingga jalan santai atau lari-larian mengelilingi taman.

Karena kesukaannya dengan taman, terkadang satu minggu penuh Diana mengajak bermain ke taman. Tanpa bosan. Tetapi akhir-akhir ini nggak memungkinkan untuk bermain ke taman karena sering sekali hujan dan gerimis tanpa kenal waktu: pagi, siang dan malam. Sampai-sampai sekarang ini Diana suka menagih janji kapan dia akan diajak ke taman lagi.

Siap, Nak. Mama pasti akan mengajak ke taman kalau cuaca sudah memungkinkan.  Continue reading “Membuat Gelembung Sabun Untuk Main di Taman”

Perbanyak Nursing Room, Fasilitas Yang Dibutuhkan Para Ibu

Saya menyusui Diana hingga 3 tahun (lebih dikiiit) lamanya. Jangan ditanya apa saya nggak nyoba nyapihnya. Udah, dari jauh hari sebelum 2 tahun dengan berbagai metode seperti yang banyak disarankan oleh situs parenting. Tapi ternyata gagal dan molor sampai lama. Sampai akhirnya Diana berhenti sendiri nggak mau nenen lagi.

Ke mana-mana, selama Diana ngikut, pasti sudah harus siap sedia dimintai nenen. Nggak kenal tempatlah pokoknya. Mau di bus umum, naik kereta api, di dalam pesawat terbang, sampai naik fast boat-pun Diana minta nyusu. Untungnya, saya nggak malu nyusuin di mana aja. Ya ngapain harus malu kan ya? Nyusuin anak kan bukan perbuatan memalukan. Walaupun seiring dengan besar badannya yang hampir setinggi semeter, makin mencolok aja kalau nenenin anak di tempat umum. Orang makin banyak yang melirik.  Continue reading “Perbanyak Nursing Room, Fasilitas Yang Dibutuhkan Para Ibu”