Catatan Akhir Tahun 2017

Rakornas 3 Pilar PDI Perjuangan Desember 2017
Whoa! Sudah sebulan saya nggak nulis di blog ini. Bukan karena malas, tetapi memang waktunya yang tidak memungkinkan, karena saya menjadi salah satu panitia kegiatan yang lumayan besar, jadi harus fokus di situ. Nggak bisa mendua.

Alhamdulillah, kegiatannya sukses dan lancar, jadi rencana saya liburan akhir tahun jadi mulus tanpa kendala. Biasanya lumayan deg-degan juga kalau sudah pesan tiket jauh hari, sedangkan kerjaan kadang tidak bisa diprediksi. Tapi khusus tahun ini, sepertinya liburan saya bakal sukses dan lancar juga. Aamiin. Continue reading “Catatan Akhir Tahun 2017”

Good Job Nana! Sudah Berani Berangkat Sekolah Sendiri

Diana itu anak yang lumayan suka diceritain. Terutama saat menjelang tidur. Kalau sudah kehabisan ide dan bahan cerita, terkadang saya menceritakan kisah nyata saya sendiri. Salah satunya adalah ketika saya masih kecil, seumuran dengan dia.

Saya ceritakan bagaimana dulu saya bersekolah TK. Setiap pagi menu sarapan saya adalah sama dari hari ke hari, nasi putih pakai kecap dan lauknya telur ceplok pakai kerupuk putih. Bah, sangat nggak kreatip ya simbahnya Nana di bidang permasakan. HAHAHAHAHA.

Saya berangkat dan pulang sekolah (dulu di kota Klaten) diantar naik becak. Keluarga kami punya tukang becak andalan. Jadi ya aman, pulang pergi sekolah naik becak langganan, soalnya sekolahnya lumayan jauh (1,5 kilometer kalau saya lihat jaraknya berdasarkan Google Map).

Hari pertama sekolah Nana dulu, saya antarkan sampai sekolah. Tetapi karena kepagian, nomer dua sampai di sekolah, jadi saya pamit, ijin buat ditinggal saja. Anaknya mau. Ya sudah, saya pulang. Jadi hari pertama sekolah, sukses tidak saya tungguin. Ya kalo hari pertama aja udah bisa ditinggal, ngapain juga ya selanjutnya saya tungguin?

Anak Sekolah TK Continue reading “Good Job Nana! Sudah Berani Berangkat Sekolah Sendiri”

Saat Akhir Pekan Hanya Di Rumah Saja

Jam 4 sore dan belum masak, nggak punya makanan apa-apa selain nasi di rumah, tapi saya tetap tenang ngelonin Diana tidur siang yang baru dimulainya sejam yang lalu.

Begitulah salah satu kegiatan kami di rumah kala week end. Nggak ada keharusan buat masak. Nggak wajib nyuci atau setrika. Bisa bebas nemenin Diana ngerjain PR, kalaupun mau nemenin ikutan tidur siang juga boleh. Tapi saya nggak biasa tidur siang, ya jadinya ngetik blog post aja di handphone sambil Instagraman.

Ntar makan gimana? Gampang, jajan. Jangan kayak orang susah. Nggak perlu dibikin ribet kalau makanan harus selalu kita sendiri yang masak. Mending kelonan sama anak daripada uplek di dapur trus anak dibiarin maen hape sendiri. #eh

Ya itu sih pemikiran saya ya. Kalau yang lain punya pemikiran lain ya silakan saja. Bebas. Sesekali saya nulis begini karena kok lama-lama geram dan baper juga kalo dihina sebagai ibu rumah tangga yang nggak pernah masak. Hahahaha..

Perpustakaan Nasional Continue reading “Saat Akhir Pekan Hanya Di Rumah Saja”