Bisa Memasak Karena Kemauan, Bukan Keharusan

Saat hari raya lalu, Diana mengumpulkan angpao yang didapatnya dari keluarga besar kami dan berkata, “Ma, uangnya dikumpulin, nanti dikasih ke orang-orang yang nggak bisa pulang kampung ya.” Saat itulah saya merasa sudah berada di jalan yang benar dalam mendidik Diana sehingga memiliki karakter positif seperti ini. Little kid with a big heart! Menumbuhkan anak yang hebat, tentu juga perlu dukungan nutrisi yang penting bagi otak. Zat gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang otak harus diberikan dengan seimbang. Karbohidrat, protein, lemak omega 3 (asam linoleat, EPA dan DHA) dan asam lemak omega 6 (asam linoleat dan AA), serta vitamin dan mineral, haruslah ada dalam asupan makanan si Kecil setiap harinya. Beberapa contoh #BekalSehat untuk Diana dapat dilihat seperti foto-foto di atas. Tidak lupa juga, minum susu Bebelac yang diperkaya dengan lebih banyak Minyak Ikan, FOS:GOS (1:9), Vitamin dan Mineral, agar Diana tumbuh menjadi anak hebat. #JDIDBebelac #BekalBebelac #GrowThemGreat #JDLunch | @jdid | @jdid.mums Nomer Order: 221040553

A post shared by Nana (@dianawahyudi) on

Jadi perempuan harus bisa masak.” Lhah, ogah amat. Ya nggak harus juga semua hal kita bisa toh? Ada orang dengan keahliannya masing-masing, sehingga kita di bumi ini saling melengkapi. Kalau semua ahli masak, siapa yang jadi dokter, yang jadi astronot? Ya kali terbang ke luar angkasa juga perlu masak-memasak pakek kompor?

Ya nggak perlu ahli lah, yang penting bisa.” Ye, masih ngeyel aja. Iya! Bisa lah kalau sekedar masak aer, nancepin beras biar jadi nasi di raiskuker, nyeplok telor, atau ngrebus mie instan. Tapi kan nggak mungkin tiap saat menunya nasi putih lauk mie instan juga, kan? LOL.

Yang bikin terkadang bete itu kalau di-judge sebagai istri yang buruk karena nggak mau masak, maunya enak-enak doang ngabisin duit buat beli lauk mateng, padahal yang ngomong nggak ngerti kalau yang diomongin memilih nggak masak karena ngambil kerjaan lain yang bisa ngasilin duit lebih banyak daripada duit yang dikeluarinnya buat jajan. HAYOLOH!

Continue reading “Bisa Memasak Karena Kemauan, Bukan Keharusan”

Sekolah Bawa Bekal, Meminimalisir Anak Jajan

Setiap hari saya masih berjuang biar bisa bawain Diana bekal ke sekolahnya. Persiapannya bisa dimulai sejak week end. Banyak browsing dulu contoh-contoh bento yang bertebaran di Instagram. Biar bisa nyontek. Lol.

Continue reading “Sekolah Bawa Bekal, Meminimalisir Anak Jajan”

Tak Semua Bekal Anak ke Sekolah Dimasak Sendiri

Kalau yang kenal saya di dunia nyata sih, pasti udah tahulah. Ini sengaja mo nulis soal bekal, biar yang kenal saya di dunia maya doang juga jadi tahu. Karena bisa jadi aja kan ya, ada yang salah mengira kalo saya orangnya rajin. *Hahahaha, kepedean. Emang ada yang mikirin?*

Bekal Anak Sekolah

Yap, kalaupun sesekali saya upload foto bekal anak ke sekolah, nggak semuanya saya masak sendiri. Kebanyakan beli mateng. Ada sih yang saya masak sendiri, biasanya sayur-sayur sederhana seperti tumisan atau sayur sop. Sisanya, beli! Continue reading “Tak Semua Bekal Anak ke Sekolah Dimasak Sendiri”