Buah Dan Sayur, Wajib Untuk Anak-anak

Anak Minum Teh Manis

Siapa yang anak-anaknya lebih suka minum teh manis dari pada jus buah? *ngacung paling duluan* Hehehehe, emang susah ya menerapkan pola hidup sehat itu? Tapi saya sih nyadarin, lha contohnya aja juga nggak bener. *ambil kaca*

Anak Minta Nugget

Nih, contohnya sewaktu Diana lihat kotak bekel yang akan saya bawa ke kantor. Yang ditunjuknya adalah nugget. Makanan-makanan cepat saji yang dikenalkan ke anak kayaknya lebih cepat menjadi idola dari pada buah dan sayur mayur. Hih.

Anak Minta Buah-buahan

Saya termasuk masih kurang perhatian soal asupan buah ke Diana. Beberapa buah yang sudah saya pernah berikan antara lain: jeruk, salak, semangka, apel, anggur, buah naga, melon, rambutan, duku, pisang, mangga dan pepaya. Masih banyak buah yang sama sekali belum pernah saya coba berikan ke Diana. Sebagian ada yang alasannya karena susah, atau tidak musim.

Buah durian, buah manggis, buah kedondong, buah sawo, buah jambu air, buah belimbing, buah delima, buah nanas, buah jeruk Bali, adalah sebagian buah yang belum pernah dimakan Diana. Waaaah, PR saya ternyata masih banyak juga ya, harus mengenalkan sejumlah buah ke anak.

Untuk sayuran sendiri, kayaknya lebih variatif, dan Diana suka makan pakai sayur.

Makan buah dan sayur setiap hari itu selain jenisnya yang bervariasi, juga jumlahnya harus diperhatikan. Rekomendasi WHO sih 400 gram per hari untuk dewasa ya. Terbagi menjadi dua porsi buah dan 5 porsi sayur. Data dari kementerian kesehatan, baru 5% penduduk Indonesia yang memenuhi rekomendasi tersebut. Widiiihhh. 😥

Kalau generasi mendatang mau lebih sehat, seharusnya concern orang tua terhadap asupan buah dan sayur ke anak-anaknya perlu ditingkatkan lagi ya… Biar anak-anak makan buah dan sayur tiap hari, jadi generasi penikmat buah dan sayur yang sehat. 😉

Tulisan ini sudah 2,785 kali dibaca

2 thoughts on “Buah Dan Sayur, Wajib Untuk Anak-anak

  1. Kalau diriku sembarang doyan sih mbak. jamu paitan aja aku seneng banget. Nah loh.. Jadi kalau ada ya saya makan. Untungnya ibukku tuh gak suka beli ayam. Sukanya beli tempe sama tahu. Padahal kalau minta duit ke aku untuk beli ayam ya aku kasih. Khan aku orang kaya. Hahahhaa..

    Tapi untungnya enggak ya. Jadi duitku utuh. Dan aku makan makanan pribumi sayur mayur saja. hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *