Bisa Pegang Hiu, Bintang Laut dan lihat Pinguin Di Jakarta Aquarium

Saat awal Jakarta Aquarium dulu buka, saya sempat baca tulisan beberapa teman blogger yang terlebih dahulu ke sana. Membatin pengen ngajak Diana maen ke aquarium raksasa yang ada Jakarta ini, tetapi berpikir ulang juga setelah membaca bagian harga tiket masuknya yang lumayan mahal buat ukuran kantong saya.

Jadi akhirnya berdoa semoga ada undangan atau mendapatkan tiket gratis untuk masuk ke Jakarta Aquarium. Keinginan saya akhirnya dikabulkan, suami mendapatkan tiket masuk Jakarta Aquarium pada saat menghadiri acara launching New Go Mobile CIMB Niaga yang memang partner dalam pembayaran di tempat edukasi ini. Alhamdulillah ya, rejeki buat Diana.

Aquarium Raksasa di Jakarta Barat

Jakarta Aquarium tiket masuk Rp. 175.000

Memasuki Jakarta Aquarium, Diana harus beradaptasi dengan tempatnya yang agak gelap. Dia seperti cepet-cepet pengen nyari ke daerah yang lebih terang gitu, padahal aquarium yang terjejer di kiri kanan belum sempat dilihat satu per satu apa isinya.

Hiu Jakarta Aquarium

Ikan piranha ada juga

Setiap kali aquarium hanya dilihatnya sekilas sambil lewat gitu. Malah di tempat aquarium yang lantainya transparan dan terlihat ikan hiu, ikan pari berseliweran di bawahnya, Diana seperti ketakutan kalau bakalan pecah saat diinjek. Saya kasih pengertian bahwa kacanya ini sangat tebal dan dua lapis, masih saja nggak percaya. Ya sudahlah, anak ini sepertinya ngikut bakat emaknya yang terbatas nyalinya, jadi ya ayoklah diikuti saja ke mana maunya yang dia tertarik untuk melihat-lihat.

Dan jawabannya adalah kolam sentuh! Yap, untung pas datang ke Jakarta Aquarium, pas jadwalnya ikan-ikan itu boleh disentuh sama pengunjung. Diana antusias banget di situ sampai lama banget. Lamaaa banget sampai saya bosan dan menunggu sambil duduk di sofa.

Aquarium Raksasa Jakarta

Untuk menyentuh, pengunjung harus mencuci tangannya terlebih dahulu dengan air tanpa sabun di wastafel. Diana nyobain megang bintang laut, hiu dan teripang. Mas penjaganya sampai bilang, Bu anaknya berani banget. Hihihi, sampai-sampai begitu orang lain megang dan mulai dilepas, langsung dipegang lagi sama Diana. Dan saat harus gantian, dikasih dulu ke orang lain, tapi nggak begitu lama, balik lagi dipegang sama Diana kalau yang lain sudah selesai. Hadeh, rauwisuwis, Nak. Ku capek nungguinnyah.

Kura-kura Jakarta Aquarium

Melihat-lihat ikan Jakarta Aquarium

Aquariumnya super besar

Dengan harga tiket masuk regulernya sebesar Rp. 175.000,- per orang, cukup puas juga sih bisa melihat berbagai hewan yang tidak kita temui kebun binatang biasa. Kami menghabiskan cukup banyak waktu di Jakarta Aquarium, karena setelah puas berkeliling, setelah itu ada drama musikal Pearl of The South Sea. Asyique! Pengunjung udah mulai duduk manis sekitar 15 menit sebelum acara dimulai. Saya dan Diana pada awalnya dapat tempat duduk di belakang, tetapi akhirnya Diana minta duduk di depan. Dia cari spot sendiri.

Sementara Diana nunggu pertunjukan dimulai, saya melipir ke cafetaria untuk membelikan Diana makanan. Saya membeli siomay dan air mineral untuk Diana, serta secangkir kopi untuk saya. (Btw, ternyata boleh bawa makanan dari luar, tau gitu bawa sendiri.) Pas balik lagi di tempat semula, pertunjukan sudah mulai dan saya nggak dapet tempat lagi. Makanya saya serahin aja makanannya ke Diana trus saya berdiri menunggu agak jauh. Diana nonton sambil ngemil siomay.

Setelah selesai nonton Pearl of The South Sea, tahu apa yang terjadi? Diana ngajak balik lagi ke kolam sentuh! WAHAHAHAHA. *elus-elus pinggang*

Jadilah saya balik lagi memenuhi keinginan Diana. Sekaligus ngajakin ngintip Pinguin Humboldt atau pinguin sub tropik yang ada di dalam restorannya. Kenapa ngintip? Karena kalo masuk kagak nahan bo, harus minimal pembelian 500.000,- (per orang?) huhuhuhu, kutaksanggup!

PR banget buat ngajakin Diana udahan dari kolam sentuh. Untungnya sesi kedua tak selama sesi pertama tadi. Akhirnya mau juga dia diajak pulang. Senang punya pengalaman main di Jakarta Aquarium. Pengen balik lagi.

Tulisan ini sudah 200 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *