Ber(s)enang Di Beningnya Umbul Manten Klaten

Pernah lihat air di sungai yang sebening kaca? Kalau belom pernah, wajib maen-maen ke Klaten deh, kampung kelahiran saya yang punya banyak mata air sejernih ini. Kalau di Klaten sumber mata air ini disebutnya umbul. Jadi teman-teman bisa mulai googling dengan kata kunci umbul di Klaten, nanti muncul semua nama-nama umbul yang ada lebih dari sepuluh itu, dan kesemuanya dijamin bagus-bagus.

Umbul Manten ini objek wisata pertama yang kami datangi setelah sampai di Klaten pada saat Libur Lebaran tahun 2019 kemarin. Masih sekitar sepuluh harian menjelang hari raya, karena kami bersyukur bisa mendapat ijin liburan duluan.

Bisa diduga, tempat wisata rata-rata masih sepi, karena pemudik belum banyak yang pulang ke kampung halaman. Jadi kami bisa menikmati Umbul Manten dengan agak leluasa.

Menggunakan Google Map kami mencari letak umbul ini. Tidak begitu kesulitan, tetapi ya tetap harus bertanya kepada warga lokal yang kami jumpai, karena saya bingung dengan pintu masuknya ada di sebelah mana. Dari tanda sih sepertinya ada pintu besar di pinggir jalan, tetapi kala itu tertutup (mungkin kalau musim liburan atau akhir pekan terbuka). Jadi kami masuk lewat gang yang agak kecil, parkir di rumah sebelum masjid, jalan melalui jalan tanah kecil di belakang bangunan rumah yang sepertinya adalah kolam renang (tetapi terlihat tidak digunakan karena airnya kosong), hingga ketemu dengan penjaga tiket masuk.

Per orang membayar Rp. 6.000,- (Diana juga dihitung dengan harga sama) kami langsung bisa nyebur ke dalam Umbul Manten yang bener-bener sebening kaca airnya. Karena batu kerikil yang ada di dasar kolam bisa terlihat dengan jelas, saking beningnya air tersebut saya agak khawatir kalau Umbul Manten ini dalem banget airnya. Diana juga takut kelelep. Ya beneran kelelep sih, soalnya dalemnya waktu itu sedada @giewahyudi yang tingginya 173 cm. Diana yang tingginya masih sekitar 130an cm, pasti lebih sehidungnya itu air.

Jadi Diana tetep harus masih selalu ditemani kalau nyebur ke dalam air. Ganti-gantian kalau suami sama Diana nyebur, saya jaga tas di atas, kalau saya yang temani Diana, suami yang tugas jaga tas dan ambil dokumentasi.

Begitu masuk Umbul Manten saya ditawari untuk menyewa tikar, tetapi sewa tikar bisa menjadi gratis asalkan kita memesan makanan atau jajan di warung pemilik tikar. Saya nggak puasa, jadi saya bisa jajan. Pesanlah satu porsi gorengan (berisi 10 buah tempe dan tahu goreng) dan satu kopi susu. Hmm, lezaaatt, setelah dingin-dingin bermain air, bisa langsung mengisi perut dengan yang hangat-hangat.

Kondisi air di Umbul Manten tidak sedingin saat saya masuk ke dalam Umbul Sigedhang yang bisa membuat tubuh menggigil beku. Umbul Manten memang airnya cukup dingin sih, tapi masih bisa ditoleransi. Dingin yang menyegarkan badan. Saya nggak tahu kenapa suhu airnya bisa berbeda sangat jauh antara kedua umbul yang saya datangi tersebut. Saya suka dengan Umbul Manten ini deh!

Selain bagian kolam mata air di bawah pohon Ipik (yang mirip dengan pohon beringin) yang dalam, ada juga aliran sungainya yang tidak begitu dalam. Di bagian pinggir dekat dengan persawahan penduduk, ada juga aliran mata airnya yang hanya semata kaki Diana, jadi Diana bisa bermain di bagian ini sambil mencari kepiting-kepiting kecil tanpa harus ditemani, tapi tetep aman.

Memang ya, fasilitas di Umbul Manten ini juga masih terbatas, belum selengkap Umbul Ponggok yang menyediakan walker dive hingga penyewaan properti dokumentasi under water, tetapi bagi saya Umbul Manten ini tetep menarik banget dan bisa jadi pilihan wisata mata air di Klaten. Selain lebih sepi, juga lebih berasa menyatu dengan alam.

Saat kunjungan saya, biaya kamar ganti pun tidak ditagih. Oiya, kamar gantinya sudah bagus dan ada beberapa ya (kalau tidak salah sekitar 5 kamar ganti di dekat umbul). Itu berarti pengeluaran hanya penitipan sepeda motor Rp. 3.000,- dan tiket masuk saja Rp. 18.000,- untuk bertiga serta jajan Rp. 15.000,- saja! WOW, bener-bener liburan hemat kan?

Gimana dengan cerita Libur Lebaran teman-teman?

Related Post

Tulisan ini sudah 2,265 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

9,641 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>