Belajar Membuat Kerajinan Tangan Dari Kertas Kokoru

Mingu lalu, Diana belajar membuat kerajinan tangan dari kertas Kokoru. Hari libur di tengah minggu, saya dan suami tidak mengajak Diana ke luar rumah, tetapi mencoba kegiatan menarik yang baru.

Kalau lagi ke toko buku (atau kadang di mini market juga ada), saya suka lihat ada kertas kokoru, tetapi belum kepikiran buat beli. Akhirnya beli kertas ini juga karena awalnya laper mata. Lagi perlu beli beberapa ball liner warna-warni, eh, pas di sebelahnya ada kertas kokoru, langsung ikutan disamber deh. Urusan ntar kapan mau dipakai itu dipikir nanti aja.

Ndilalah malah cepet kepakainya, karena malam hari setelah beli, saya langsung search di Youtube tentang cara-cara membuat kerajinan tangan dari kertas kokoru. Saya juga lihat di Instagram, seperti apa saja hiasan yang bisa dibuat dari kokoru. Macem-macem banget ternyata dan lucu semua.

Pas lihat di Youtube, disarankan oleh salah satu channel anak agar memakai lem tembak, walaupun lem apa saja katanya juga bisa. Saya bilang ke Diana, ya sudah besok kita beli dulu lem tembaknya, karena kami belum punya. Pas ke toko buku dekat rumah kosong, akhirnya kami pakai lem biasa, tapi sangat tidak disarankan deh, apalagi kalau bikinnya sama anak-anak. Bikin esmosi jiwa karena menempelnya lama, lem biasa kurang kuat menahan kertas kokoru yang tebal, jadinya tidak bisa set bentuk dalam waktu singkat.

 

View this post on Instagram

 

Keliatan kan, mana yang kreasi Diana, mana yang bikinan mamanya? 🤗 #kokoru #kokoruart #familytime #momblogger #bloggermom #kokorupaper #quillingart #quillingpaper #mainkokoru #paperquilling #papercraft #craft #kokorucraft #kokoruindonesia #paperdolls

A post shared by Isnuansa • Mom Blogger Jakarta (@dianawahyudi) on

Bisa sih bisa jadi, tapi lama, huhuhu.. Diana nggak bisa deh kalau harus bikin bentuk-bentuk yang harus diputer-puter seperti kebanyakan hiasan hasil karya kokoru. Dia akhirnya membuat kapal dan rumah saja, yang minim penggunaan lem sebagai penguat bentuk. Itu yang bikin manusia sama tikus emaknya yah, Diana bikin kapal sama rumahnya.

Setelah itu saya langsung beli lem tembak saja secara online. Pas datang, kami kembali main kertas kokoru membuat kerajinan tangan lagi. Lem tembak harus dipakai dengan pengawasan orang tua ya. Ternyata Diana belum bisa juga kalau diberi kesempatan pegang lem tembak sendiri. Kena lem dia jari kaki bagian kelingkingnya, dan karena merasa kepanasan, langsung disiram air dan dikupas. Jadi kulitnya ikut kekupas, dong!

Pelajaran banget, jadinya lem tembak hanya boleh dipegang sama saya. Diana boleh menempelkan saja di lem yang sudah saya buatkan di posisi yang harus dilem.

Hiasan Kerajinan Tangan

Ini salah satu karya menempel hasil Diana. Saya yang mengaplikasikan lem menggunakan lem tembak, Diana yang meletakkan biji-bijian di atasnya. Selama ini kan cetakan gambar semacam itu hanya untuk kegiatan mewarnai saja, kemarin kami coba menempel biji. Idenya dapat dari buku paket kelas 1 kurtilas.

Teman-teman ada ide lain nggak, prakarya seperti apa yang cocok untuk anak umur 6 tahun seperti Diana?

Tulisan ini sudah 134 kali dibaca

2 thoughts on “Belajar Membuat Kerajinan Tangan Dari Kertas Kokoru

  1. mbak nunik, aq baru tahu loh kalo kertas seperti itu namanya kokoru, aq selama ini tahunya kertas kardus aja, hehehe… aq ada buku “tutorial mainan kardus” sepertinya cocok deh kalo pake kokoru ini karena lucu warna-warni gitu kan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *