Belajar Memberi Dari Nabi Muhammad SAW

Soal memberi ini, saya masih harus belajar banyak. Banyaaaakk banget. Pada semua orang di sekitar saya yang murah hati. Pada Diana. Pada suami. Pada keluarga besar. Dan yang pasti sih, pada junjungan besar Nabi Muhammad SAW.

Saat saya lahir hingga balita, orang tua saya hidup berkecukupan. Tetapi semuanya berubah dalam waktu singkat, hingga saya tumbuh dewasa. Nggak sampai miskin sih, tetapi terkadang saya membandingkan mengapa kehidupan saya tidak “seenak” teman-teman yang lainnya.

Di sisi lain, meskipun belum hidup berkecukupan, orang tua saya selalu memberi pada siapa saja yang meminta bantuannya. Sampai-sampai saya geram, karena bertahun-tahun Lebaran tidak pernah membeli baju baru, tetapi setiap kali memiliki rejeki bukannya ditabung, malah diberikan kepada orang lain. Bahkan yang tidak memiliki hubungan keluarga sekalipun.

“Wes ora usah khawatir. Rejeki kuwi sak paran-paran. Awake dhewe ora isoh nebak seko ngendi mengko rejeki tekane. Sing mbales mengko dudu uwong sing wis tau mbok bantu. Gusti Allah sing maringi.”

Ya belom ngerti lah anak kecil dikasih tahu begitu. Pengennya, baju baru seperti teman-teman yang lainnya…

Diana tumbuh jadi anak yang mudah bergaul dengan anak-anak lainnya. Temannya banyak yang suka main ke rumah. Kalau pas lagi serombongan main di rumah, suka dibagi apa saja yang Diana punya. Misalnya susu UHT, kue dan permen.

Diana punya susu sekardus. Teman-teman mau, nggak?” tanyanya sambil membagikan susu kepada semua temannya.

Pernah, saat di rumah simbahnya, simbahnya pas puasa (bukan di bulan Ramadan). Karena hanya sendirian, sengaja simbahnya tidak membuat makanan khusus untuk berbuka puasa. Sudah punya roti dua bungkus ini, nanti saya buka puasa pakai roti itu saja, batin simbahnya Diana. Dan pas saatnya berbuka, roti sudah nggak ada! Ternyata, satu dimakan Diana, dan satunya lagi diberikan kepada teman mainnya.

Dan soal murah hati ini, siapa lagi yang paling bisa kita teladani kalau bukan Nabi Muhammad SAW. Dikisahkan, beliau pergi ke pasar membawa uang 8 dirham. Di tengah jalan diberikannya 2 dirham kepada seorang budak perempuan. Kemudian, sarung yang dibeli di pasarpun seharga 4 dirham akhirnya diberikan kepada seorang laki-laki tua yang terlihat auratnya. Baru sisanya uang 2 dirham dibelikan sarung untuknya sendiri. (Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW dan Kisah Ajaib Lainnya, halaman 119-121)

Kapan ya, saya bisa sampai level memberi dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang saya simpan untuk diri saya sendiri? *melototin buku rekening yang saldonya masih banyak aja* *lhah, malah #tweetriya*

Buku Kisah hebat Nabi Muhammad SAW

Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW dan Kisah Ajaib Lainnya karya Astri Damayanti ini saya rekomendasiin banget buat bacaan putra-putri Anda. Cocok buat anak usia 4 hingga 12 tahun. Berisi 87 kisah, tidak hanya kisah Nabi Muhammad SAW, tetapi juga kisah-kisah ajaib dari nabi-nabi lainnya. Bukunya setebal 265 halaman dan seluruhnya berwarna ya. Tiap halamannya maksimal terdiri dari 2 paragraf pendek, sehingga cocok juga untuk anak yang sedang belajar membaca.

Buku untuk anak terbitan Bhuana Ilmu Populer rata-rata saya suka. Termasuk buku Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW dan Kisah Ajaib Lainnya, saya suka banget. Ilustrasinya keren-keren. Diana yang belum bisa baca aja suka membolak-balik halamannya sambil bertanya, “Ini gambar apa, Ma?

Kalau sudah bertanya begitu, kesempatan buat saya membacakan ceritanya. Salah satu kelebihan buku ini adalah ceritanya yang singkat. Jadi anak seumuran Diana yang memang mudah bosan dan masih sulit konsentrasi untuk waktu yang cukup lama, tetep bisa menyelesaikan satu atau dua cerita dalam sekali duduk.

Astri Damayanti sendiri sudah menulis lebih dari 100 buku, lho. Jadi kehandalannya dalam bertutur sudah nggak perlu diragukan lagi.

Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW dan Kisah Ajaib Lainnya bisa dibeli di MatahariMall.com yaaa. 

Lomba Blog Kisah Hebat Nabi Muhammad

Tulisan ini sudah 1,459 kali dibaca

5 thoughts on “Belajar Memberi Dari Nabi Muhammad SAW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *