Bayi Tidur Pulas, Galau. Begadang, Kesel.

Hehehe, judulnya galau. Itu karena saya dan suami bekerja 9-5. Harus keluar rumah sejak pagi. Dan baru balik lagi sampai di rumah sudah malam. Bayi diasuh oleh simbahnya (tante saya). Waktu yang dimiliki untuk bermain dengan bayi sangat terbatas. Semua orang tua yang bekerja, pasti merasakan hal yang sama dengan yang kami rasakan.

Dengan kemacetan Jakarta yang parah, secepat-cepatnya kami sampai di rumah adalah jam 18.00. Dengan pekerjaan rumah menunggu, seperti sekedar mencuci piring kotor, pakaian, dan botol susu yang kotor yang digunakan oleh bayi. Itu sudah membutuhkan waktu beberapa saat, sampai kami benar-benar memiliki waktu yang berkualitas bersama bayi.

Saat waktu berkualitas bersama bayi tiba, kondisi badan sudah capek, dan bayipun mulai mengantuk.

bayi tidur

Nah, itu dia yang bikin galau. Bayi saya, Diana, jika tidurnya lagi cepet, jam 21.00 atau 22.00 sudah pulas. Waktu berkualitas kami hanya 19.00 sampai 22.00 maksimal. Itu 3 jam lamanya. Sisanya, pagi-pagi setelah dia bangun, dengan menyusui dan memandikannya. Suami malah nggak sempat “ketemu” lagi karena dia sudah harus berangkat sebelum Diana bangun. Paling ya cuma nyium-nyium doang.

Gimana nggak galau kalau bayi tidur pulas dan tepat waktu? Kadang kan pengen juga becandanya lama. Pengen ngajakin bayi ngobrol dan ketawa-ketawa sampai puas.

Tapiii, kalau bayi rewel dan ngajakin begadang, ya kesel juga. Ada waktunya beberapa kali dalam sebulan terakhir Diana tidurnya setelah jam 24.00 alias tidur pagi. Emaknya yang sudah capek, badan seperti rontok tulangnya, harus nemenin begadang sambil menggendong, menyusui, menggendong lagi, menyusui lagi, becanda dan meninabobokkan sampai pulas. Hmmm, tantangan banget rasanya.

Jadi maunya gimana?

Pengennya kok ya di rumah saja. Full nemenin bayi dan mengasuhnya sendiri. Tapi saya coba di rumah selama beberapa hari, kok ya lebih rontok lagi badan rasanya ya? Karena harus menggendong dan momong bayi seharian penuh. Lhaaahh, makin galau aja nih saya sebagai emak-emak.

Semua proses ini harus dinikmati, lah. Nggak setiap hari juga kan begadangnya. Kalau begadangnya pas Jumat malam, nggak ada masalah, karena Sabtu bisa bangun siang sesuka hati.

Apalagi akhir tahun ini, liburannya panjang bener. Tanggal 22, 23, 24 dan 25 Desember suami libur. Saya malah dari tanggal 22 Desember sampai tahun baru libur amat sangat panjang, hehehe..

Rencana sih nanti mau ngajak Diana jalan-jalan ke Bandung. Menikmati waktu bersama anak yang tidak setiap hari bisa didapatkan.

Selamat hari ibu buat semua perempuan Indonesia. Selamat pagi semuanya!

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

7,483 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>