Bayi Tidur Miring, Baguskah Untuk Kesehatannya?

Saya menulis ini karena tiba-tiba penasaran melihat Diana tidur. Bukan hari ini saja sih, Diana tidurnya miring, sudah lama juga, tapi saya kok baru kepikiran sekarang buat cari tahu apakah tidur miring pada bayi berpengaruh dengan kesehatannya.

Baca-baca beberapa tulisan, lha kok malah jadinya galau, karena satu dengan yang lainnya saling berlawanan. Satu yang sama dari sekian tulisan hanya satu: bayi tidur tengkurap akan menambah resiko bayi terkena SIDS (Sudden Infant Death Syndrome atau sindroma kematian bayi secara mendadak).

Bayi tidur telentang bisa jadi memang lebih sering bangun (untuk bergerak) bila dibandingkan dengan yang tidur tengkurap, tetapi di lain tulisan menyebutkan beban berat badan bayi akan menekan jantung (sama halnya jika bayi tidur miring ke arah kiri). Padahal saat tidur jantung kita tetap bekerja memompa darah.

Tidur miring pada bayi ini bisa disebabkan karena hidung mampet saat bayi sedang pilek. Nah, ini bisa jadi benar pada kasus Diana. Pileknya ini meler nggak sembuh-sembuh. Kalau sampai grok-grok, dikasih asi juga cair sih, nanti keluarnya lewat gumoh. Tapi kan pada saat tidur, hidungnya mungkin sedikit tersumbat ya, jadi pernafasannya juga nggak lancar, tidurnya jadi miring deh.

Menurut majalah kesehatan, justru tidur miring adalah posisi tidur yang paling baik. Nah, loh.. Karena cara tidur bayi dengan kaki menekuk ke arah dada dan punggung sedikit melengkung ini akan memudahkan pernafasann.

Tidak ada tekanan pada jantung, paru-paru dan perut. Yang penting leher menggunakan penyangga bantal, sehingga pundak tidak tertekan. (Diana tidur juga nggak pakai bantal, salah lagi nih)

Tidur tengkurap sisi positifnya adalah bentuk kepala bayi akan lebih bagus, karena mengurangi peyang. 😆

Waduh, soal tidurpun ternyata ada beberapa aliran pendapat ya. Nggak bisa diseragamin pendapatnya. Lha trus, milih yang mana ya yang dijadikan acuan?

Kalau saya sih lebih membiarkan saja si bayi yang memilih mana yang nyaman buat dirinya. Agak-agak kurang setuju dengan pola mengasuh yang terlalu mengekang dan ‘membetulkan’ semua hal supaya sesuai dengan keinginan orang tua.

Saat awal-awal kelahirannya dulu, saya ingat seorang sepupu yang ‘gatel’ mbenerin posisi kepala Diana terus-terusan. Biar nggak peyang, katanya. Saya sih sebagai emaknya nyantai saja. Peyang ya ntar juga kan ketutupan rambut, wong perempuan ini, anaknya. :mrgreen:

Tulisan ini sudah 55,224 kali dibaca

2 thoughts on “Bayi Tidur Miring, Baguskah Untuk Kesehatannya?

  1. iya mba kadang perasaan bayi kan beda-beda kita g bs ngerasain apa yang dirasain bayai pas sakit misal, jadi selama itu aman biarkan aja kalau udah gak nyaman biasanya dia akan ngubah posisinya mba 🙂

  2. tidur miring untuk variasi tidur , krn kalo posisi telentang , pada saat bayi gumoh atau muntah akan mengalir ke telinganya. krn itu posisi miring adalah posisi yg tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *