Bayi Batuk Karena Menghirup Baby Powder

Baby Powder atau yang lebih dikenal dengan bedak bayi atau talc, saya yakin saat ini masih menjadi barang wajib beli bagi calon ibu-ibu baru. Termasuk saya. Well, jujur sih saya beli karena satu paket sudah lengkap semuanya, keperluan mandi bayi. Nggak tahunya, baca-baca diberbagai sumber, bedak bayi saat ini sudah tidak disarankan untuk digunakan. Waduh, padahal stok baby powder saya masih banyak dan dalam ukuran botol-botol besar, pula!

Secara umum, talc atau bedak bayi digunakan untuk mencegah keringat berlebih di daerah-daerah yang kemungkinan lembab, seperti lipatan kulit bayi dan di dalam popok atau diaper. Saya menggunakannya di lipatan-lipatan kulit, karena dedek Diana ini bayi yang sangatlah endut, badannya belipet-lipet. Di leher, di ketiak dan di paha. 

American Academy of Pediatrics aja sudah menentang penggunaan bedak. Sangat berbahaya jika terhirup oleh bayi. Maka dari itu, talc atau bedak bayi adalah salah satu barang yang seharusnya disingkirkan dari daftar belanjaan para calon ibu yang sedang menanti kelahiran buah hatinya.

Untuk menghindari diaper rash, bisa digunakan cream yang lebih aman bagi bayi. Tapiiii, namanya juga sayang ya kalau beli barang nggak dipakai, tetep saja saya masih pakaikan bedak bayi setelah mandi di lipatan-lipatan yang sudah saya sebut tadi. Sudah sesuai dengan anjuran sih, kalaupun masih nekat ingin memakai baby powder, tuang secukupnya di tangan, ratakan dalam posisi jauh dari bayi, baru aplikasikan ke bayi.

Dedek Diana Headband

Nah masalahnya, dedek Diana tuh bagian yang paling belipet di paha dan leher. Di paha aman deh makeinnya. Giliran yang di leher, pffttt! Dedek Diana biasa bersin setelah saya sisipkan bedak di lehernya. Awalnya saya pikir biasa ajalah ada sedikit butiran debu talc yang terhirup. Tapi ya penasaran juga, aman nggak sih si baby powder ini buat bayi. Googling langsung dong saya..

Pengalaman seorang ibu bahkan ada yang sampai infeksi lhoh gara-gara memakaikan bedak sebelum mengganti diaper. Saat diaper menjadi lembab, bedak tersebut menggumpal mirip pasta dan menghalangi air kencing keluar dengan semestinya. Infeksi deh. Hiii ngeri.

Tapi ya nggak perlu dibuang juga baby powdernya, karena masih bisa berfungsi, seperti saat jalan-jalan ke pantai.. Kadang kaki sudah dicuci dengan air, pasir-pasir masih menempel di kulit. Bedak ini manjur lhoh buat ngilanginnya. Sama seperti saat habis potong rambut, buat ngebersihin rambut yang nempel di badan, bersih pakai bedak kan dari pada pakai air?

Kesimpulannya, dari pada dedek Diana kena batuk dan sakit, mending dihindari aja deh. Kalau ibu-ibu yang lain, gimana nih? Masih ada yang pakai bedak buat bayinya?

Tulisan ini sudah 3,827 kali dibaca

2 thoughts on “Bayi Batuk Karena Menghirup Baby Powder

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *