Bayi 16 Bulan Sudah Bisa Apa?

Diana sudah berusia 16 bulan saat ini. Orang bilang, disebutnya batita (bawah tiga tahun). Banyak perkembangan yang ada dibandingkan dengan saat usianya 15 bulan kemarin.

Perkembangan Bayi 16 Bulan

Batita berusia 16 bulan itu pengennya meniru. Apa saja. Mulai dari setrika baju sampai dengan menyapu dan mengepel lantai. Saya yang setrika bajunya lebih sering tengah malam atau pagi-pagi saat Diana belom bangun aja, kadang-kadang masih ketahuan juga pas lagi setrika, bayinya bangun. Cuma melihat sekali aja, dia langsung pengen niruin setrika baju. Halah.

Dari berat badan dan tinggi badannya, saya kurang tahu perkembangannya beberapa bulan terakhir ini (maaf, hihihi 😆 ). Terakhir nimbang sih, beratnya 12 kg dan tingginya 87 cm. Dilihat dari grafik pertumbuhan anak, itu sudah seukuran anak 2 tahun. Emang gede sih kalo dilihat posturnya.

Di umur 16 bulan ini, emosi Diana juga makin kelihatan. Anaknya cepet banget ngambek. Kalau minta sesuatu, dalam waktu sesingkat-singkatnya harus dituruti. Kalo enggak, bakalan ngamuk dengan duduk ndeprok, trus kakinya digasruk-gasrukin ke lantai. Bahkan di aspal juga.

Bayi saya ini juga udah bisa nari dengan mengangkat kakinya satu per satu. Sudah bisa berjalan mundur banyak langkah. Sudah makin ngerti kalau diajak komunikasi seperti: “Sini, Dik, bajunya dilepas dulu kalau mau mandi.” atau “Udah, sana, Dedek duluan ke kamar mandi, nanti disusul.” dll.

Makanan Bayi 16 Bulan

Diana sudah makan nasi. Gaya makannya pengennya kayak orang dewasa, pakai piring sendiri, pakai sendok makan yang gede, nggak mau dibantuin, dan kalau udah gemes nggak bisa masukin makanan ke atas sendok atau ke dalam mulutnya, makanannya akan diacak-acak sampai piringnya bersih. 😆

Tiap kali lihat orangtuanya makan, dia juga pengen makan. Kalau nggak dikasih, jalan sendiri ke lemari makan, ambil piring sendiri. Kemarin, piring saya jadi korban satu lagi karena dipecahin sama Diana. 😥

Bayi 16 Bulan Pintar Meniru?

Satu hal yang paling saya tidak duga adalah Diana bisa menirukan membuang sampah di tempat sampah, padahal saya belum pernah ajarkan secara langsung. Itulah hebatnya bayi! Hanya dengan mengamati saja yang dilakukan orangtuanya, mereka mampu mengerti dan kemudian menirukannya. Saya tahunya saat membuat secangkir kopi instan, dan bungkusnya lupa saya buang. Diana nemu, dan memasukkannya ke dalam tempat sampah. Huebat, kan?

Bayi 16 Bulan Belum Bisa Bicara

Seperti yang sudah saya ceriterakan, Diana belum bisa mengucapkan kata-kata. Bisa sih, bilang ma-ma-ma-ma-ma dan nen-nen-nen. Tetapi mengucapkannya bukan pada saat memanggil mamanya, atau saat meminta minum susu. Dia lebih suka berjalan sendiri ke dispenser kalau pengen minum air putih, atau menunjuk susu emaknya kalau pengen nenen.

Nggak papa lah ya, saya tunggu aja. Karena saya sudah tahu penyebab keterlambatan bicara Diana ini. Berdasarkan ilmu neurosains dijelaskan, bahwa keterlambatan bicara pada seorang anak, bisa jadi dipengaruhi oleh makanannya. Bayi yang terlalu lama diberi makanan lembut (bubur) berisiko bakalan lebih lama mengucapkan kata-kata dibandingkan dengan bayi yang secara bertahap diberikan makanan sesuai dengan umurnya. Salah saya, Diana memang kelamaan saya beri makan bubur. 😳

Bayi 16 Bulan Belum Bisa Berjalan

Kalau soal jalan, Diana sudah bisa jalan sejak berumur 13 bulan. Sekarang, sudah bisa berjalan cepat (hampir berlari). Nah, saya lupa bertanya, apa hubungannya antara keterlambatan berjalan jika dihubungkan dengan ilmu neurosains. Kalau memang anak belum bisa berjalan saat usianya 16 bulan sih, ada baiknya segera konsultasi ke dokter ya. 😀

Tulisan ini sudah 27,480 kali dibaca

13 thoughts on “Bayi 16 Bulan Sudah Bisa Apa?

  1. Hai Mbak..aku suka sekali baca cerita tentang diana..Montok dan nggemesin ya..Diana makannya lahap y mbak..gak pernah GTM kah? salam buat dedek diana

    1. Hallo Mama Nafisa,
      Diana sekarang ini makannya lagi lahap. GTM sih pernah, tapi nggak pernah lama. Trus, nggak pernah yang bener-bener nolak makan sama sekali. Paling 3 suap atau 4 suap masuk, habis itu nggak mau lagi. Tapi kalau beberapa jam dicoba dikasih makan, ntar mau lagi 3 suap. Yah, emaknya yang harus lebih aktif.

  2. waaa..dedek Diana udah makan sendiri ya? Kalo mas Java, pagi sore masih disuapin (sambil jalan-jalan..ya gitu deh..abis mau gimana lagi) 🙁
    tapi kalau siang Java makan sendiri dan nggak jalan-jalan 🙂

  3. jalannya cepat sekali ya, kata orang jawa selalu seperti itu, kalau jalannya cepat bicaranya lambat atau kebalikannya kalau jalannya lambat bicaranya cepat.Kalau saya tidak tahu logikanya darimana atau bagaimana ilmiahnya.hehehe

  4. Masa seh mba…klo msh maem bubur telat bicara? Aurora mau 16 bulan msh maem bubur jg tp uda rada jelas bicaranya….:)

    1. Tidak semua bayi yang makan bubur terlalu lama menjadi terlambat bicara, Mbak. Saya juga baru tahu kalau dari ilmu neurosains begitu. Jadi tingkatan kelembutan makanan itu bertujuan juga menstimulasi otot-otot yang ada di mulut, supaya mampu mengeluarkan suara dengan semestinya.

  5. wah diana sama sperti anakku… belum bisa ngomong, denger-denger sih emang begitu kalo cepat jalan, lambat ngomongnya.. soalnya anakku mulai jalan umur 11 bulan, dan sekarang sudah 16 bulan, larinya sudah lancar, sudah bisa loncat dengan 2 kaki, bisa joged kalo denger musik, suka minta ini itu walau pun cuma nunjuk,, ngomongnya baru bisa mama, papa, cicak, cibi-cibi (meniru cherry bell) lebih lucunya lagi sudah bisa nyanyi, walau pun kata-katanya cuma la..la..la.. na..na..na.. hehehe serunya ngeliat pertumbuhan sikecil.

    1. Seneng ya, Mbak, perkembangan si kecil lancar. Itu 16 bulan sudah ngomong beberapa kata, berarti sudah sesuai dengan tahapan pertumbuhan bayi pada umumnya, Mbak. 🙂

  6. Suka banget baca blogx mbak. Ankku anya usiax 16 bulan. Dia sdh bisa jalan lancar sjk usia 14 bulan. Tp ngomongnya dr sblum usia 1 tahun sdh pntr bgt. Skrg sudah lebih dr 200 kosa kata dia bsa ucapkan.

  7. baby girl ku juga belum ngomong banyak&jalan+larinya masih belum kuat fondasinya tapi alhamdulillah dia suka jalan sendiri daripada digendong.Semoga bertambah terus kepandaian para batita kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *