Bayi 1,5 Tahun, Akhirnya Ngomong Juga!

Diana sudah tepat 1,5 tahun usianya. Soal belum bisa bicara sampai umur 18 bulan, perlahan pudar dari daftar kekhawatiran saya. Bukan lebay, ternyata saat saya cari referensi di google, patut waspada juga pada beberapa kemungkinan jika anak kita belum bisa mengucapkan satu patah kata pun hingga usia 1,5 tahun.

Memang sih, beberapa dokter memberikan toleransinya hingga usia 2 tahun. Tetapi masa menunggu yang lama itu, rasanya lebih lama dibandingkan dengan masa-masa galau saat bertanya-tanya kapankah jodoh yang tepat buat kita datang. Serius. Buat yang saat ini masih jomblo, nanti juga kalau ngalamin kayak saya, jadi tahu rasanya.

Dan Diana ini entah apa namanya. Seperti yang saya pernah tuliskan, pendengarannya bagus. Dua perintah sederhanapun, mampu dia mengerti dan laksanakan. Mengucapkan kata pun sebenarnya dia bisa. Hanya saja malasnya minta ampun. Kayak malu gitu kalau kemampuan ngomongnya diketahui orang. Padahal, kalau dengan ‘permainan’ dia bisa ngomong.

Adik saya sampai ketawa ngakak nggak habis-habis saat saya minta Diana ngomong sambil tutup hidung. Keluarlah kata NENEN sambil setengan bindeng tentu saja, karena ngomongnya sambil hidung dipencet kenceng.

Tuh, sebenernya bisa, kan? Cuma males saja. Atau, malu? Entahlah.

Minggu kemarin, Diana sempat sakit. Panas tinggi. Dua malam berturut-turut. Suhu tubuhnya tinggi banget. Demam. Sampai saya nggak masuk kerja. Nggak tega kalau nitipin Diana ke simbahnya, sementara saya tetep ngantor. Mungkin juga sakitnya Diana ini karena cuaca ekstrim yang belakangan ini mampir. Banyak virus jadi mempan masuk ke tubuh yang kurang fit.

Awalnya saya duga ada hubungannya dengan pertumbuhan giginya. Gigi Diana termasuk lebih awal muncul. Sekarang ini sudah ada 16, dan tinggal nunggu munculnya 4 gigi geraham paling belakang. Saya baca di beberapa referensi, geraham belakang bakalan muncul kira-kira usia 24 bulan. Tapi ya memang Diana termasuk cepet kalo bagian gigi, siapa tahu aja demamnya karena itu. Ternyata bukan.

Trus, apa? Saya bukan yang termasuk percaya mitos, kalau bayi sakit biasanya karena akan ada satu kebisaannya muncul. Ndilalah kok ya selalu begitu ya? Setelah sakit kemarin itu, kemampuan ngomongnya perlahan mulai muncul. Diana nggak terlalu males dan malu lagi ngeluarin omongan. Sudah bisa ngucap nenen, mam dan wawa. Nggak tahu juga wawa itu apaan. Bisa jadi manggil Mbak Najwa, anak tetangga yang biasa main sama dia. Yeay! Akhirnya.

Mudah-mudahan segera nyusul kata-kata selanjutnya ya, Nak. Belum pernah dipanggil sama Diana nih, karena masih ngeluarin suara ‘ugh’ ‘ugh’ doang kalau manggil saya sebagai mamanya. Hiks. 😥

Tulisan ini sudah 7,348 kali dibaca

23 thoughts on “Bayi 1,5 Tahun, Akhirnya Ngomong Juga!

    1. Aamiin. Iya nih, masih deg-degan nunggu nambah kosakatanya. Masih baru itu aja yang Diana bisa.

    1. Hehehe, awal dulu iya, mungkin gatel pas mau numbuh giginya. Sekarang, makin gede, udah enggak lagi sih, Mbak..

  1. Ponakanku hampir rong tahun malah ragelem dikongkon blas loh. Okonge barang yo sak akrepe dewe. Tapi nek dijak omong ra mudeng. Padahal krungu. Haha. Perkembangan cah cilik nek rodoka neh memang bikin sekeluarga rasan rasan “sak jane normal opo ora”

    Haduduuuh.. Semoga normal saja deh ahha..

  2. salah satu keponakan dan sepupu saya juga baru bisa ngomong setelah umur 2 th. Tp, begitu bisa satu kata, langsung menluncur banyak kata lainnya 🙂

    1. Mudah-mudahan Diana juga tipe yang seperti itu, Mbak. Deg-degannya udah agak berkurang sih sekarang.

  3. Subhanallah, selamat ya, mbak, akhirnya dedek Diana ngomong juga :). Semoga habis ini nyusul manggil ‘mama’.
    Baru tahu kalau ada mitos ‘bayi sakit akan muncul sesuatu’, mbak. Apa mungkin beda mitos dengan daerah saya, ya 😉

    1. Hehehe, nggak tahu juga ya, Mbak. Kalau di tempat saya, banyak yang bilang, ‘kemaren sakit mau nambah pinter ya’.. Gitu.

  4. ayo dedek Diana…bicaralah yang banyak 😀
    coba lebih sering diajak ngobrol aja dedek Diana-nya, dikasi liat gambar trus ditanyain ini apa..ini apa..gitu 🙂

    1. Yes, aku udah cerewet banget deh perasaan. Kalau ditanya ini apa? Ugh. Ini apa? Ugh. Ini apa? Ugh.

      Dia jawab tapi semua sama: UGH.

      Kalau dibalik pertanyaannya, mana ikan? Dia tunjuk ikan. Mana ayam? Dia tunjuk ayam. Mana pus? Dia tunjuk kucing.

      Semua anggota badan juga dia udah tahu, dan tepat nunjukin satu per satu kalau ditanya. Hahaha…

  5. Alhamdulilah , putri saya usia 1,5 tahun sudah bisa belajar berhitung 1 sdg 10 dan sudah bisa bernyanyi, beberapa lagu yg sudah di hapal seperti balonku ada lima, burung kakak tua, satu satu aku sayang ibu, naik naik kepuncak gunung, dll. di dalam kandungan kami memberikan musik kelasik dan lagu lagu instrumental.

    1. Manfaat memberika musik klasik emang bagus ya, Mas. Saya dulu juga kasih musik, tapi musik pop kesukaan saya, hehe..

  6. Mom,anak sy mau 16m bicaranya jg msh dikit.semua dipanggil mama.sekarang diana gmn mom ud nambah kosakatanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *