Batita Belajar Corat-coret dan Mewarnai

Sedari bayi, Diana sedikit banyak pasti memperhatikan, bahwa perhatian emaknya tidak 100% tertuju padanya. Bahkan saat berada di sampingnya, di atas tempat tidurpun, emaknya banyak melirik ke gejet. Saat masih bayi, ya paling Diana cuma tertarik sama bening layarnya. Tapi lama kelamaan…

Tibalah saatnya ketika sekarang ini, gejet menjadi rebutan. Sudahpun diumpetin karena rencananya tidak akan terlalu dini mengenalkan ke batita, eh, justru yang ngeluarin pasti emaknya. Tidak lain dan tidak bukan sebagai ‘obat‘ kalau batita mulai rewel dan nggak jelas apa maunya.

Saya berterima kasih pada pencipta aplikasi-aplikasi yang keren-keren, yang bisa digunakan sebagai sarana pendukung mendidik anak. Jadilah gejet saya ini digunakan menampung aplikasi macam cerita Timun Mas, Bawang Putih Bawang Merah, Dibo The Gift Dragon, dan lain sebagainya. Ada juga lagu pengantar tidur dan lagu-lagu anak-anak. Tak lupa beberapa games juga buat emaknya kalo lagi stres.

Soal meniru, emang bener anak-anak ini peniru ulung ya. Dengan modal memperhatikan saja, Diana ngerti dan bisa menirukan kalau menutup aplikasi itu dengan mencubit layar menggunakan 5 jari. Atau, dengan memencet tombol di tengah 2 kali. Haduh, Nak, umurmu baru 1,5 tahun, lhoo. Beberapa kemampuannya saya dokumentasikan dalam bentuk video, dan di atas adalah salah satunya.

Belajar corat-coret sebenernya sudah beberapa bulan belakangan. Sudah lama. Bukan di gejet atau di buku pertama kali, tetapi di tembok kamar. Ah, saya memang tidak bisa mendisiplinkan anak. Yang saya baca, cara agar anak tidak mencorat-coret di sembarang tempat adalah dengan hanya memberikan alat tulis saat berada di meja tulisnya.

Saya memang nggak bisa telaten. Waktu saya dengan Diana ya banyak dilakukan di dalam kamar. Kecilnya ukuran, tidak mungkin memasukkan meja dan lain-lainnya ke dalam kamar semuanya. Hahaha, ini memang pembenaran sih. Intinya, buat saya memang lebih enak ngasih alat tulis, dan mempersilakan Diana menyoret di dinding. Begitulah.

Saat dinding sudah penuh, barulah kepikiran, kenapa nggak belajar corat-coret di gejet aja? Padahal aplikasi Dibo The Gift Dragon yang ada mewarnai gambarnya sudah saya download jauh hari sebelum Diana mampu corat-coret. Walah. *self toyor*

Hmmm, tapi ya namanya juga batita, belum bisa lama kalau belajar mewarnai dan corat-coret ini. Sebentar juga pasti bosan.

Tulisan ini sudah 2,760 kali dibaca

6 thoughts on “Batita Belajar Corat-coret dan Mewarnai

  1. HAHAHAHAH.. aku ngakak loh setiap Diana mulai coret2, dia selalu bilang “NNGGGGGGGG…”

    kalau berhenti coret2, dia diam sambil mencet tombol2 hahahaha… lucuk!

  2. dek Diana seru banget tuh..mewarnai sambil menyanyi 😀

    kalo mas Java…kl udah liat gejet mama pasti deh buka youtube buat liat berbagai macam video truk. menghabiskan kuotah mama 🙁

  3. terima kasih atas artikelnya, kebetulan anak saya beberapa hari lagi ganap satu tahun sudah mulai sering mencoret-coret tembok…. saya jadi tahu manfaatnya dari membaca artikel ini terima kasih banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *