Baru Sebulan Sudah Harus Stripping Clodi

Mulai usia 4 minggu, Dedek Diana sudah mulai saya pakein clodi. Sekarang, Dedek Diana sudah genap berusia dua bulan. Itu berarti, saya telah berclodi ria selama satu bulanan.

Berhubung clodi yang saya miliki jumlahnya cuma 6 biji, secara otomatis semuanya cuci kering pakai. Abis dicuci, langsung dikeringin, trus dipakai lagi. Begitu terus setiap hari tanpa istirahat.

Akibatnya, insert clodi-clodi saya jadi keras. Itu karena deterjen yang dipakai untuk mencuci menumpuk di permukaan insert clodi. Nggak heran, soalnya saya memang nggak ngikutin tata cara mencuci clodi yang benar. Karena alasan tenaga, saya biasanya mencuci clodi bersamaan dengan mencuci baju lainnya. Otomatis, takaran detergen mengikuti jumlah kebutuhan mencuci baju, padahal untuk mencuci clodi hanya dibutuhkan seperempat hingga setengah takaran saja. Jadi numpuk deh tuh residu deterjennya.

Clodi Dedek Diana

Tanda-tanda clodi saya sudah perlu distripping adalah kemampuannya menahan ompol yang jauh menurun. Jika dulu mampu bertahan tiga hingga empat jam, kini dalam 2 jam saja clodi Dedek Diana sudah harus minta diganti insertnya. Kalo enggak, biasanya akan bocor di pinggang bagian belakang pas kepenuhan.

Okelahkalobegitu.

Saya lalu memulai proses stripping clodi dengan mencuci berulang-ulang menggunakan air saja tanpa memakai sabun. Nggak, saya nggak pakai tangan. Pakai mesin cuci Samsung satu tabung bukaan atas, biar nggak capek. Sekitar enam kali cuci peras dengan air tanpa deterjen, sudah cukup manjur membuat insert clodi menjadi lebih lembut. Selanjutnya, saya merebus air.

Kemudian clodi-clodi tersebut saya masukkan ke dalam ember dan ditambah dengan sedikit air dingin, lalu saya tuangkan air mendidih hingga suhunya menjadi sekitar 60 derajat ketika bercampur dengan air dingin dan clodi. Saya diamkan 15 menit, lalu saya kucek dengan tangan satu per satu dan dikeringkan.

Clodi menjadi lebih lembut setelah kering daripada sebelumnya. Tetapi saya juga belum terlalu puas dengan hasil stripping clodi saya itu. Perasaan belum bisa balik seperti semula. Oke, kalau balik seperti semula tentu nggak bisa karena clodi sudah pernah dipakai. Paling tidak, harusnya mendekatilah..

Saya akan banyak membaca sharing ibu-ibu yang sudah memakai clodi lebih dahulu, biar bisa nyontek cara mereka stripping clodi. Yang pasti, model clodi cover ini menguntungkan proses stripping, karena cover terpisah dari insert, jadi cukup insert-nya saja yang dicuci dengan air panas. Lapisan PUL pada cover clodi dapat rusak jika direndam atau diproses dengan air suhu tinggi.

Tulisan ini sudah 17,825 kali dibaca

7 thoughts on “Baru Sebulan Sudah Harus Stripping Clodi

  1. berarti outer yg sistem pocket tetep di striping jg yh wlo ngerusak PUL nya? tau ttg free wash ngga mba, klo pertama lupa freewash gmn ya mba?

    1. Kalau sistem pocket saya belum pernah stripping, Mbak.
      Tapi saya sih kalaupun nanti stripping clodi yang pocket, outernya nggak saya stripping, Mbak.

      Saya juga belum punya pengalaman lupa pre-wash clodi, karena saya selalu cuci beberapa kali dulu sebelum dipakai.

      Maaf ya nggak bisa membantu.

    1. Nggak selalu pakai mesin sih, tapi seringnya gitu, kan aku kerjaaa, jadi kadang udah capek kalo harus ngucek.

  2. mbak ada pengalaman clodinya tetep bocor meski udh distripping? soalnya awal-awal anakku pake clodi tuh pernah bocor, dan semakin lama semakin sering bocornya, kok gitu ya? heran deh.. clodi anakku udah aku stripping semua setiap 2 bulan. anakku pake clodi udh 4 bulan, dan clodinya karet pahanya udah agak longgar gitu, katanya itu sih yang bikin bocor. emang wajar ya mbak karet pahanya jadi longgar gitu? ada tips biar gak bocor mbak? karena clodi-clodi itu udah dicuci pakai eco-ball jadi nggak ada residu deterjen, apakah karena clodi lokal ya? apa juga karena anakku aku kasi minyak kelapa untuk ngilangin pantatnya yg ruam makanya clodinya jadi water repellent…? tapi kan udah stripping juga 🙁 bingung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *