Babbling Sudah Dimulai Dengan Jejeje

Saya nggak ingat pasti mulainya kapan, mungkin sekitar Diana berumur 4,5 bulan sudah mulai intens mengeluarkan suara ocehan atau babbling. Babbling pada bayi adalah tonggak awal kemampuan bicaranya. Kalo ngoceh-ngoceh nggak jelas, sejak usia 2 bulan sudah mulai sering saya rekam videonya, meskipun lupa-lupa mulu pas mau aplot ke yucup.

Kalau lagi babbling, Diana paling sering mengucapkan je-je-je-je-je dan ta-ta-ta atau da-da-da.

Sama sekali nggak nyebutin kata ma-ma-ma atau pa-pa-pa karena dia jarang mendengar kata itu. Diajarin manggil emak bapaknya bukan dengan sebutan mama dan papa soalnya, hehehe…

Topi Bayi Merah

Kalau kata pertama yang sudah mampu diucapkan dengan baik dan sering terdengar adalah kata enggih. Bayi saya ini sepertinya bakalan jadi anak yang penurut ya nantinya. Kemampuan mengucap kata itu belum tentu dia sudah paham artinya sih, wong baru 5 bulan umurnya. Saya yakin hanya sebagai bagian dari proses babbling saja, yang kebetulan kata tersebut memiliki arti bagi bahasa kita orang dewasa.

Hmmm, saya ajari ngomong apa lagi ya Diana selain je-je-je biar makin banyak kosakatanya?

Nenen? Mimik? Gendong? Mandi?

Kalau saya mengucap kata-kata diatas, Diana merespon dengan senyuman lho. Tau kali ya, kalau empat kata tersebut berakibat enak bagi dirinya. Hahahaha…

Tapi saya baca di beberapa tulisan, kemampuan babbling pada bayi ini dimulai saat usianya 6 bulan. Apa Diana ini bakalan lebih cepet ngomongnya dari pada jalannya? Mengingat sampai sekarang di usianya 5 bulan ini belum bisa tengkurep sendiri kecuali dibalik sama emak bapaknya?

Seneng deh ngikutin perkembangan bicara bayi saya ini. Saya bertekad akan tetap mengajarkan bahasa ibu ke Diana; Bahasa Jawa. Jangan cuma ngerti enggih dan mboten saja nantinya. Kalau di rumah saya dan suami juga lebih sering berkomunikasi dengan Bahasa Jawa, semoga Diana nanti juga bisa ngomong dengan Bahasa Jawa, tidak sekedar ngerti artinya saja. 😉

Related Post

Tulisan ini sudah 5,564 kali dibaca

5 comments on “Babbling Sudah Dimulai Dengan Jejeje

  1. saya dukung 2000 persen mbak. Oh ya, jangan lupa ngajari angka pakek bahasa jawa. Soalnya anak jaman sekarang gak ngerti slawe, suwidak, selikur, dll. Mereka taunya dua lima, enampuluh, dua satu…

    payah hahahahaa….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

12,543 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>