Ayunan Dedek Diana Ala Mama

Dari dulu pengen beli bouncer Fisher Price, tapi kok ya masih tetep ragu sama manfaatnya. Sampai sekarang belom jadi beli deh. Kalau sedikit rewel, saya serahin Dedek Diana ke bapaknya, biar diayun-ayun manual pakai kaki.

Kaki? Yoi. Kakinya suami itu kan panjang bener ya.. Dedek Diana dengan posisi kepala di atas lutut dan kaki di perut (saya belum pernah ambil fotonya, jadi silahkan dibayangin aja), terus diayun-ayun. Dedek Diana bakalan senyum-senyum deh kalau sudah gitu.

Nah, masalah muncul kalau bapaknya lagi kerja, dan saya di rumah berdua aja sama Dedek Diana. Saya pernah coba, kaki saya kurang panjang buat diletakin bayi sepanjang Dedek Diana. Posisi kakinya jadi nekuk di perut saya. Dan bekas sesar jadi keteken, masih sakit banget karena belom sembuh bener.

Jadilah kadang saya siasatin ngayunnya di atas bantal. Ini jangan dibayangin kata “ngayun” seperti memakai ayunan bayi ya..

Saya letakin Dedek Diana di atas bantal. Pegang bagian samping bantal dengan dua tangan, dan mulai deh diguling-guling ke kiri dan ke kanan. Lumayan, kalo lagi ngantuk, bisa merem juga. Tapi ya harus dikasih minum dulu sampai kenyang.

Ayunan Dedek Diana Ala Mama

Mengayun, memang memberikan efek menenangkan. Saya pernah membaca, di Amerika sudah ada jurnal yang menyatakan, mengayun bisa mempercepat tidur dan membuat tidur lebih nyenyak dan dalam pada orang dewasa. Bayi, yang selama di perut ibunya juga diayun, dibawa ke sana ke mari, juga pastinya akan merasakan efek yang sama ketika sudah lahir. Mengayun bayi, salah satu alternatif menenangkan bayi kalau sedang rewel. Tapi kalau rewelnya kebangetan, ya harus mengeluarkan jurus Kangguru.

Kalau sudah diem, atau tidur, kan Mamanya bisa melanjutkan ngeblog. Hehehehe…

Mommy-mommy yang lain, gimana caranya menenangkan bayinya kalau sedang rewel?

Tulisan ini sudah 5,004 kali dibaca

One thought on “Ayunan Dedek Diana Ala Mama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *