Arum Manis Siapa Suka?

Arum Manis

Arum manis atau cotton candy, salah satu jajanan yang lumayan saya suka sewaktu kecil dulu. Kalau mau beli, nunggu ada pasar malam dulu. Yang pedagang keliling juga ada sih, tapi modelnya sedikit beda, lebih dikenal dengan nama rambut nenek, bentuknya lebih kasar dari arum manis yang lebih mirip kapas. Kalau arum manis, seperti yang terlihat pada gambar, biasanya dililitkan pada gagang kertas dan dimasukkan ke dalam plastik yang diikat rapat. Kalo terbuka dan tersentuh tangan, gampang melempem soalnya.

Dulu suka beli ya karena rasanya manis. Mana kepikiran soal pewarna yang digunakan buat bikinnya. Kalau sekarang, harus mikir beberapa kali sebelum nawarin Diana nyobain jajanan yang seperti ini. Kalau ada yang menjualnya dengan jaminan tanpa pengawet dan pewarna buatan sih, bolehlah dicoba (meski harganya pasti jadi mahal).

Untungnya saya juga belum pernah ketemu pedagang keliling yang jual arum manis di sekitar rumah. Jadi ya Diana belum pernah minta dibeliin arum manis. Penjual gulali yang dibentuk jadi berbagai bentuk itu malah udah pernah lihat. Saya jadi ingat tentang arum manis ini saat melihat foto jalan-jalan ke kawasan Kota Tua beberapa waktu lalu.

Selain arum manis, satu lagi yang jadi saya ingat saat ini adalah mainan kapal othok-othok (hahaha, nggak tahu namanya apa). Dua-duanya selalu ada di pasar malam di alun-alun Klaten. Hayo, yang anak jadoel, dulu suka njajan apa? Jajanan Diana sekarang ini yang tiap hari dibeli adalah es grim. 😀

Tulisan ini sudah 4,602 kali dibaca

One comment on “Arum Manis Siapa Suka?

  1. arum manis, kesukaan anak2 saya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

11,320 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>