7 Tindakan Mudah Untuk Menghemat Listrik

Kalau udah jadi mamak-mamak macam saya, kebutuhan untuk beli pulsa listrik tiap bulan itu bisa bikin pusing kepala ya. Dulu sewaktu masih sama orang tua sih, mana pernah mikirin tagihan-tagihan. Kalau sekarang, naik sekian puluh ribu aja, kesannya duit bulanan jadi cepet banget habisnya.

Nah, saya mau berbagi 7 macam tindakan yang mudah dilakukan, demi menghemat listrik, supaya tagihannya nggak bengkak.

Hemat Listrik

    1. Jangan biarkan kabel selalu menancap di saklar.

      Hahaha, ini kayaknya ‘penyakit’ dari kita semua. Kebanyakan orang sepertinya memang jarang mencabut kabel dari saklar, terutama pada barang-barang seperti televisi, kipas angin, mesin cuci dan charger handphone.

      Jadi kabel-kabel itu selalu terpasang di saklar, karena kita selalu berpikir, pada saat kita butuhkan tinggal cepat kita nyalakan. Televisi tinggal klik remote control langsung hidup. Charger handphone tinggal pasang kala batre habis, dan seterusnya. Padahal, dari situlah sumber pemakaian listrik yang mubazir. Kita selalu membayar, tetapi yang kita gunakan hanya sedikit.

    2. Matikan selalu alat yang tidak terpakai.

      Nah, yang ini nih seringnya kipas angin dan AC kalau di rumah saya. Karena Jakarta panas, terkadang mematikan AC di kamar itu membuat kamar akan terasa panas ketika pertama kali akan masuk. Jadi dengan selalu menyalakan AC, setiap kali akan masuk kamar selalu langsung terasa sejuk, padahal ini tentu sangat memboroskan listrik.

    3. Jangan biasakan menyalakan lampu di siang hari.

      Dengan alasan sirkulasi sinar tidak merata masuk ke dalam rumah, ada saja kebutuhan untuk selalu menyalakan lampu di saat siang hari. Ya tidak semua ruangan sih, tetapi kalau setiap saat lampu menyala, dalam sebulan juga sudah bisa cukup membuat kenaikan tagihan listrik.

    4. Nyalakan AC hanya pada saat tidur.

      Ini mempengaruhi banget pemakaian listrik, karena AC biasanya dayanya besar. Jadi sebisa mungkin nyalakan AC setengah jam menjelang tidur, dan disetting otomatis mati pada saat jam 02.00 atau 03.00 dini hari, karena biasanya kondisi udara sudah lumayan dingin tanpa AC menyala.

    5. Matikan semua peralatan elektronik saat tidur.

      Kebiasaan buruk saya setiap kali menjelang tidur adalah mencharge handphone. Namanya juga tidur ya, pasti baru akan dicabut di pagi hari saat bangun. Lamanya tidur bisa 7 hingga 8 jam, kan sayang banget listrik terbuang, karena batre handphone sudah penuh dalam 2 jam saja.

      Lebih baik kalau pulsa listrik bisa dihemat, dan uangnya dipakai buat beli pulsa online di Tokopedia kan ya? Ya, kan?

      Belum lagi jika sebelum tidur sambil menonton televisi, dan berakhir dengan ketiduran. Makin banyak tuh pemakaian listrik terbuang percuma.

    6. Gunakan stop kontak tunggal untuk benda yang tidak dicabut berkala.

      Ini salah satu trik aja sih. Supaya kita tidak ‘tergiur’ buat nyolokin barbagai macem kabel ke dalam stop kontak ganda, karena sudah paten di situ cuma ada satu lubang. Seperti kulkas kan memang harus stand by terus kan ya, jadi pasang saja di stop kontak tunggal.

    7. Cek daya setiap kali membeli barang.

      Untuk lampu, sekarang ini sudah ada LED dengan daya yang kecil, tetapi nyala terang. Memang, harganya sedikit lebih mahal, tetapi sangat hemat listrik. Begitu juga dengan alat-alat elektronik lainnya. Selalu bandingkan kebutuhan dayanya saat membeli, disamping kualitas barangnya tentu saja. Daya yang kecil bakalan membuat kita tersenyum setiap bulan, karena penggunaan listriknya yang lebih irit.

Begitulah tips dari saya. Semoga bisa juga diterapkan di rumah tangga teman-teman juga ya.

Tulisan ini sudah 37,298 kali dibaca

One thought on “7 Tindakan Mudah Untuk Menghemat Listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *